<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Lifestyle Archives - The Societies</title>
	<atom:link href="https://thesocieties.id/category/the-lifestyle/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thesocieties.id/category/the-lifestyle/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 May 2026 00:04:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/04/cropped-the_s_ico-1-32x32.jpg</url>
	<title>The Lifestyle Archives - The Societies</title>
	<link>https://thesocieties.id/category/the-lifestyle/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Ilustrasi Digital Menjadi Cultural Movement, &#8220;Tucing Berlari&#8221; Rayakan Komunitas dan Kreativitas Lokal</title>
		<link>https://thesocieties.id/dari-ilustrasi-digital-menjadi-cultural-movement-tucing-berlari-rayakan-komunitas-dan-kreativitas-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bella Rianda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 00:04:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[pet]]></category>
		<category><![CDATA[Petfest2026]]></category>
		<category><![CDATA[TucingBerlari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=4377</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah maraknya acara komunitas di Jakarta, jarang rasanya ada sebuah acara yang terasa begitu hangat, menyenangkan, sekaligus relevan dengan kultur kreatif <a href="https://thesocieties.id/dari-ilustrasi-digital-menjadi-cultural-movement-tucing-berlari-rayakan-komunitas-dan-kreativitas-lokal/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/dari-ilustrasi-digital-menjadi-cultural-movement-tucing-berlari-rayakan-komunitas-dan-kreativitas-lokal/">Dari Ilustrasi Digital Menjadi Cultural Movement, &#8220;Tucing Berlari&#8221; Rayakan Komunitas dan Kreativitas Lokal</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah maraknya acara komunitas di Jakarta, jarang rasanya ada sebuah acara yang terasa begitu hangat, menyenangkan, sekaligus relevan dengan kultur kreatif masa kini. Namun itulah yang membuat <em><strong>&#8220;Tucing Berlari&#8221;</strong> </em>berbeda. Bukan sekadar <em>fun walk</em> biasa, acara hasil kolaborasi antara <strong>TFR News</strong> dan IP lokal, <strong>Ibu Tucing</strong>, ini hadir sebagai ruang berkumpul baru bagi para pecinta hewan, ilustrasi lokal, hingga komunitas kreatif urban.</p>
<p>Digelar bersamaan dengan <strong>&#8220;PetFest 2026&#8221;</strong> pada tanggal<strong> 1–3 Mei 2026 di ICE BSD City</strong>, &#8220;Tucing Berlari&#8221; membawa konsep jalan santai ramah keluarga dan hewan peliharaan dengan suasana yang <em>playful</em>, <em>intimate</em>, dan penuh energi menyenangkan.</p>
<figure id="attachment_4379" aria-describedby="caption-attachment-4379" style="width: 755px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4379" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Poster-Tucing-Berlari-1.jpg" alt="" width="755" height="355" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Poster-Tucing-Berlari-1.jpg 755w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Poster-Tucing-Berlari-1-300x141.jpg 300w" sizes="(max-width: 755px) 100vw, 755px" /><figcaption id="caption-attachment-4379" class="wp-caption-text">Courtesy of Tucing Berlari</figcaption></figure>
<p>Karakter Ibu Tucing sendiri sudah lama memiliki tempat spesial di hati banyak orang &#8211; khususnya generasi muda yang dekat dengan kultur internet lokal. Dibuat oleh ilustrator <strong>Bia Maquilla</strong> sejak 2019, karakter kucing <em>calico</em> dengan kepribadian <em>sassy</em> dan ekspresif ini terinspirasi dari kucing peliharaannya sendiri bernama Tucing. Kini, semesta Ibu Tucing berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar dari sekadar ilustrasi digital: sebuah pengalaman yang hidup.</p>
<p>Yang membuat &#8220;Tucing Berlari&#8221; terasa menarik bukan hanya visualnya yang menggemaskan atau konsep berjalan santai bersama hewan peliharaan. Ada sesuatu yang lebih dalam dari acara ini — bagaimana <strong>IP lokal mulai berkembang menjadi bagian dari gaya hidup dan pengalaman kolektif</strong>, bukan hanya sebatas produk <em>merchandise</em>. “Selama tiga tahun terakhir, kami melihat banyak IP lokal yang memiliki potensi besar,” jelas <strong>Christine Laifa</strong>. “Melalui aktivitas seperti Tucing Berlari, harapan kami supaya IP lokal bisa memberikan pilihan lain selain merchandise dan membangun komunitas dengan fans mereka&#8221;.</p>
<p>Ada hal yang terasa segar melihat <em>intellectual property l</em>okal Indonesia berkembang ke arah <em>experiential lifestyle</em> seperti ini. Terlebih di tengah banyaknya acara kreatif yang sering kali terasa terlalu formal atau terlalu eksklusif. &#8220;Tucing Berlari&#8221; justru terasa hangat, dekat, dan penuh rasa kebersamaan.</p>
<figure id="attachment_4380" aria-describedby="caption-attachment-4380" style="width: 584px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4380" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-16-2-1.jpg" alt="" width="584" height="778" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-16-2-1.jpg 584w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-16-2-1-225x300.jpg 225w" sizes="(max-width: 584px) 100vw, 584px" /><figcaption id="caption-attachment-4380" class="wp-caption-text">Courtesy of Tucing Berlari</figcaption></figure>
<p>Mengusung tema <em><strong>“Petropolis; The City Where Pets Belong”</strong></em>, keseluruhan pengalaman di &#8220;PetFest 2026&#8221; dirancang sebagai ruang eksploratif bagi manusia dan hewan peliharaan mereka. Bukan hanya tentang berjalan santai sejauh dua kilometer, tetapi juga menciptakan ruang interaksi baru bagi komunitas pecinta hewan di Jakarta dan sekitarnya. Acara ini juga didukung berbagai <em>brand</em> dan komunitas yang membuat suasananya terasa semakin hidup. Mulai dari <strong>Azko</strong>, <strong>Montigo</strong>, hingga komunitas seperti <strong>Cat Sitter Indonesia</strong> dan <strong>Jakarta Ramah Hewan</strong>, semuanya hadir membawa semangat kolektif yang terasa hangat dan penuh antusiasme.</p>
<p>Menjelang acara utama, TFR News juga mengadakan sesi <strong>halal bihalal <em>intimate</em> </strong>di <strong>The Cat Cabin</strong> bersama media dan komunitas. Suasananya berlangsung santai dengan lomba membuat mainan kucing, sesi bermain bersama kucing-kucing rescue, hingga sesi <strong><em>giveaway </em></strong>dari berbagai <em>brand partner</em>.</p>
<figure id="attachment_4381" aria-describedby="caption-attachment-4381" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4381" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-09-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-09-1-1.jpg 876w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-09-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-09-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 876px) 100vw, 876px" /><figcaption id="caption-attachment-4381" class="wp-caption-text">Courtesy of Tucing Berlari</figcaption></figure>
<p>Di saat banyak orang mulai mencari koneksi yang lebih personal melalui komunitas dan minat yang sama, &#8220;Tucing Berlari&#8221; terasa hadir di waktu yang tepat. Sebab pada akhirnya, acara seperti ini bukan hanya tentang hewan peliharaan atau olahraga santai semata, melainkan tentang <strong>bagaimana karya lokal mampu menciptakan ruang berkumpul yang hangat, menyenangkan, dan penuh rasa memiliki</strong>.</p>
<p>Dan mungkin, di situlah letak daya tarik terbesar &#8220;Tucing Berlari&#8221;: ketika <strong>kreativitas lokal berhasil berkembang menjadi bagian dari kultur dan gaya hidup masyarakat urban masa kini</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/dari-ilustrasi-digital-menjadi-cultural-movement-tucing-berlari-rayakan-komunitas-dan-kreativitas-lokal/">Dari Ilustrasi Digital Menjadi Cultural Movement, &#8220;Tucing Berlari&#8221; Rayakan Komunitas dan Kreativitas Lokal</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Performa, Mode dan Gaya Hidup Urban di &#8220;UNIQLO IN MOTION 2026&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/performa-mode-dan-gaya-hidup-urban-di-uniqlo-in-motion-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bella Rianda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 15:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[active]]></category>
		<category><![CDATA[activities]]></category>
		<category><![CDATA[AIRism]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[HIIT]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[sports]]></category>
		<category><![CDATA[sportswear]]></category>
		<category><![CDATA[UNIQLO]]></category>
		<category><![CDATA[UNIQLOINMOTION2026]]></category>
		<category><![CDATA[yoga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=4356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah berkembangnya wellness culture di kalangan masyarakat urban, activewear sudah berevolusi jauh melampaui fungsi olahraga semata dan telah menjadi bagian dari <a href="https://thesocieties.id/performa-mode-dan-gaya-hidup-urban-di-uniqlo-in-motion-2026/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/performa-mode-dan-gaya-hidup-urban-di-uniqlo-in-motion-2026/">Performa, Mode dan Gaya Hidup Urban di &#8220;UNIQLO IN MOTION 2026&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah berkembangnya <em>wellness culture</em> di kalangan masyarakat urban,<em> activewear</em> sudah berevolusi jauh melampaui fungsi olahraga semata dan telah menjadi bagian dari <em>personal style</em>, simbol gaya hidup aktif, sekaligus <em>fashion essential</em> yang mampu mengikuti ritme keseharian modern. Membaca perubahan ini, <strong>UNIQLO Indonesia</strong> menghadirkan <strong>&#8220;UNIQLO IN MOTION 2026&#8221;</strong>— sebuah <em>immersive community</em> event yang menghidupkan filosofi <strong><em>“Life’s better when you move”</em></strong> melalui pengalaman yang terasa <em>intimate</em>, <em>stylish</em>, dan relevan dengan kehidupan urban masa kini.</p>
<p>Berlokasi di <strong>Senayan Park</strong>, acara ini menghadirkan <strong>lebih dari 2.000 peserta</strong> <strong>dari 50 komunitas olahraga dan <em>wellness</em> lintas kota</strong>, mulai dari Jakarta hingga Sukabumi. Berbeda dari acara olahraga konvensional, &#8220;UNIQLO IN MOTION 2026&#8221; terasa seperti pertemuan antara <em>wellness gathering</em>,<em> community movement</em>, dan <em>fashion experience</em> dalam satu ruang yang sama.</p>
<figure id="attachment_4357" aria-describedby="caption-attachment-4357" style="width: 800px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4357" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-1-1.jpeg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-1-1.jpeg 800w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-1-1-300x169.jpeg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-1-1-768x432.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-4357" class="wp-caption-text">Courtesy of UNIQLO Indonesia</figcaption></figure>
<p>Sepanjang hari, para peserta berkesempatan mengikuti <strong>sesi <em>running</em>, yoga, pilates</strong>, hingga <strong>HIIT</strong> bersama instruktur ternama seperti <strong>Pishiyoga</strong> dan <strong>Laila Munaf</strong>. Namun lebih dari sekadar aktivitas fisik, acara ini menjadi <em>real-life testing ground</em> bagi lini<strong><em> &#8220;Sport Utility Wear&#8221;</em> </strong>milik UNIQLO — koleksi <em>activewear</em> yang dirancang untuk bergerak secara<em> seamless</em> dari <em>workout</em> menuju aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Salah satu <em>highlight</em> utama datang dari<em><strong> &#8220;T-Shirt DRY-EX&#8221;</strong></em>, &#8211; pakaian yang dirancang untuk aktivitas intens dengan teknologi <strong><em>quick-drying</em></strong> dan <strong><em>breathability</em> tinggi</strong>. Materialnya yang ringan dengan detail <em>mesh</em> halus memberikan sirkulasi udara maksimal, menjadikannya ideal untuk sesi HIIT outdoor maupun running di cuaca tropis Indonesia. Fitur <em>odor control</em> juga menjadi nilai tambah yang membuatnya tetap nyaman digunakan sepanjang hari.</p>
<figure id="attachment_4359" aria-describedby="caption-attachment-4359" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4359" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-3-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-3-1-1.jpg 876w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-3-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-3-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 876px) 100vw, 876px" /><figcaption id="caption-attachment-4359" class="wp-caption-text">Courtesy of UNIQLO Indonesia</figcaption></figure>
<p>Untuk aktivitas dengan <em>movement</em> yang lebih fleksibel seperti yoga dan pilates, UNIQLO menghadirkan <strong>&#8220;T-Shirt Aktif Ultra Stretch Lengan Pendek&#8221;</strong>. Siluetnya <em>clean</em> dan minimalis, namun tetap <em>versatile</em> untuk dipadukan ke dalam gaya sehari-hari. Material <strong><em>Ultra Stretch</em> </strong>memberikan kebebasan bergerak 360 derajat tanpa kehilangan struktur, sementara teksturnya yang ringan dan lembut menciptakan sensasi nyaman bahkan setelah sesi olahraga selesai.</p>
<p>Di antara seluruh koleksi yang diperkenalkan, <em><strong>&#8220;AIRism Jaket Ultra Stretch&#8221;</strong></em> Proteksi Sinar UV menjadi salah satu pakaian yang paling mencerminkan pendekatan khas UNIQLO terhadap<em> modern activewear</em>. Menggabungkan <em><strong>teknologi &#8220;AIRism&#8221;</strong> </em>yang sejuk dengan fleksibilitas <em><strong>Ultra Stretch</strong></em>, jaket ini dirancang untuk masyarakat urban dengan gaya hidup aktif. Detail <em>hoodie</em> dengan <em>visor,</em> <strong>proteksi UV hingga UPF 50+</strong>, serta desain minimalis membuatnya terasa serasi bergaya untuk sesi olahraga pagi maupun <em>city errands</em> setelahnya.</p>
<figure id="attachment_4360" aria-describedby="caption-attachment-4360" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4360" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-24-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-24-1-1.jpg 876w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-24-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-24-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 876px) 100vw, 876px" /><figcaption id="caption-attachment-4360" class="wp-caption-text">Courtesy of UNIQLO Indonesia</figcaption></figure>
<p>UNIQLO juga memperlihatkan bagaimana <em>activewear</em> kini semakin menyatu dengan fashion melalui koleksi perempuan seperti <strong>Celana Legging Aktif Flare Ultra Stretch</strong> dan Rok Model Celana Lipit Aktif. Legging flare dengan material matte dan siluet ramping menghadirkan interpretasi sporty yang lebih polished, sementara rok berlipit dengan inner shorts menawarkan keseimbangan antara <em><strong>femininity</strong></em> dan <em><strong>functionality</strong></em>. Keduanya memperlihatkan bagaimana <em>sportswear</em> modern tidak lagi terbatas pada studio olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari wardrobe harian perempuan urban.</p>
<p>Atmosfer acara semakin hidup dengan kehadiran sejumlah figur publik seperti<strong> Luna Maya, Maxime Bouttier, Jerome Polin, Tatjana Saphira, Kenny Austin</strong>, hingga <strong>Sitha Marino</strong>. Mereka tidak hanya hadir sebagai bintang tamu, tetapi juga menjadi representasi bagaimana gaya hidup aktif kini menjadi bagian dari c<em>ontemporary urban culture</em>.</p>
<p><strong>Luna Maya</strong> sendiri tampil mengenakan AIRism Jaket Ultra Stretch UV Protection dan Celana Legging Aktif Ultra Stretch saat mengikuti sesi HIIT. Menurut Luna, pakaian olahraga yang tepat harus mampu menghadirkan kenyamanan tanpa mengorbankan tampilan. Ia menyoroti bagaimana material yang ringan, fleksibel, dan tidak gerah membuat pakaian tersebut tetap nyaman digunakan dari sesi olahraga hingga aktivitas setelahnya.</p>
<figure id="attachment_4361" aria-describedby="caption-attachment-4361" style="width: 534px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4361" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-3-1.jpeg" alt="" width="534" height="800" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-3-1.jpeg 534w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/UNIQLO-IN-MOTION-2026-3-1-200x300.jpeg 200w" sizes="auto, (max-width: 534px) 100vw, 534px" /><figcaption id="caption-attachment-4361" class="wp-caption-text">Courtesy of UNIQLO Indonesia</figcaption></figure>
<p>Hal serupa juga diungkapkan <strong>Maxime Bouttier</strong> yang mengenakan T-Shirt DRY-EX. Ia menilai kenyamanan menjadi elemen penting agar tubuh tetap bebas bergerak, terutama di cuaca panas Indonesia. Teknologi DRY-EX yang <em>breathable</em> dan cepat kering membuat koleksi ini terasa relevan untuk kebutuhan active lifestyle masyarakat urban saat ini.</p>
<p>Melalui &#8220;UNIQLO IN MOTION 2026&#8221;, UNIQLO memperlihatkan bahwa <em>activewear</em> modern bukan lagi sekadar tentang performa olahraga, tetapi tentang bagaimana <strong>pakaian mampu bergerak bersama kehidupan penggunanya</strong>. Dari studio yoga, <em>coffee run</em>, hingga mobilitas kota sehari-hari, Sport Utility Wear hadir sebagai pakaian modern yang menggabungkan teknologi, kenyamanan, dan estetika dalam satu kesatuan yang <em>effortless</em>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/performa-mode-dan-gaya-hidup-urban-di-uniqlo-in-motion-2026/">Performa, Mode dan Gaya Hidup Urban di &#8220;UNIQLO IN MOTION 2026&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rayakan Paskah di Pilihan Destinasi Unggulan Jakarta dan Bali</title>
		<link>https://thesocieties.id/rayakan-paskah-di-pilihan-destinasi-unggulan-jakarta-dan-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 09:31:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[25hourshoteljakartatheoddbird]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[Chupacabras]]></category>
		<category><![CDATA[diningplaces]]></category>
		<category><![CDATA[Easter]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[HotelIndonesiaKempinskiJakarta]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=4227</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lebih dari sekadar momen refleksi, perayaan Paskah merupakan momentum untuk mempererat kebersamaan melalui pengalaman mewah yang inklusif. Menyeimbangkan dinamika Jakarta yang energik <a href="https://thesocieties.id/rayakan-paskah-di-pilihan-destinasi-unggulan-jakarta-dan-bali/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/rayakan-paskah-di-pilihan-destinasi-unggulan-jakarta-dan-bali/">Rayakan Paskah di Pilihan Destinasi Unggulan Jakarta dan Bali</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lebih dari sekadar momen refleksi, perayaan Paskah merupakan momentum untuk mempererat kebersamaan melalui pengalaman mewah yang inklusif. Menyeimbangkan dinamika Jakarta yang energik dengan ketenangan Bali, berbagai destinasi gaya hidup unggulan kini menyajikan kurasi pengalaman unik bagi mereka yang mendambakan selebrasi modern. Perayaan musim ini menjadi titik temu antara keberanian inovasi kuliner dan keagungan tradisi, menghadirkan suasana jamuan yang berkesan sekaligus elegan.</p>
<p>Guna menyempurnakan rencana akhir pekan Anda, kami telah merangkum sejumlah destinasi unggulan yang menawarkan kurasi pengalaman Paskah bagi Anda dan keluarga. Dari Jakarta hingga Bali, berikut adalah deretan hotel dan restoran pilihan yang siap menghadirkan perpaduan antara hospitalitas dan kuliner yang istimewa:</p>
<p><strong>Hotel Indonesia Kempinski Jakarta</strong></p>
<figure id="attachment_4229" aria-describedby="caption-attachment-4229" style="width: 938px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4229" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/Use-this-photo-as-insert-Easter-Buffet-at-Signatures-1.jpg" alt="" width="938" height="625" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/Use-this-photo-as-insert-Easter-Buffet-at-Signatures-1.jpg 938w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/Use-this-photo-as-insert-Easter-Buffet-at-Signatures-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/Use-this-photo-as-insert-Easter-Buffet-at-Signatures-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 938px) 100vw, 938px" /><figcaption id="caption-attachment-4229" class="wp-caption-text">Courtesy of Hotel Indonesia Kempinski Jakarta</figcaption></figure>
<p><strong>Hotel Indonesia Kempinski Jakarta</strong> menghadirkan rangkaian program eksklusif bertajuk <em><strong>&#8220;Easter Weekend Experience&#8221;</strong></em> untuk menyambut perayaan Paskah tahun ini. Penawaran ini dirancang khusus untuk para keluarga yang ingin menikmati<em> long weekend</em> tanpa harus keluar kota.</p>
<p>Menjawab kebutuhan <em>staycation</em> keluarga, Hotel Indonesia Kempinski menghadirkan promo kamar di mana tamu dapat menikmati<strong> diskon 5% untuk pemesanan kamar pertama</strong> dan <strong>potongan signifikan sebesar 30% untuk kamar kedua</strong>. Paket ini sudah termasuk sarapan prasmanan di Signatures Restaurant untuk dua dewasa dan dua anak di bawah 12 tahun. Selain itu, terdapat keuntungan tambahan berupa diskon 20% di Kempi Deli. Penawaran ini berlaku untuk periode menginap Jumat hingga Senin, memberikan fleksibilitas bagi warga ibu kota untuk menikmati <em>urban escape</em>.</p>
<p>Puncak perayaan akan berlangsung pada 5 April 2026 melalui gelaran <strong>Easter Buffet </strong>di <strong>Signatures Restaurant</strong> seharga <strong>Rp 868.000++ per orang</strong>, yang memadukan kurasi kuliner internasional dengan beragam aktivitas interaktif bagi anak-anak di area <strong>Kempinski Little VIP</strong>. Perayaan ini diperkuat dengan penawaran strategis berupa diskon 30% bagi pemegang <strong>kartu kredit BCA Platinum</strong>, serta ketersediaan <strong>paket Day Pass Experience</strong> mulai dari <strong>Rp250.000++ bagi publik</strong> yang ingin menikmati fasilitas kebugaran dan kolam renang tanpa perlu menginap.</p>
<p>Untuk pemesanan, Anda dapat menghubungi <strong>+62 817 0791 398 (reservasi kamar)</strong>, <strong>+62 817 0050 079 (reservasi restoran)</strong>, <strong>+62 878-8000-8909 (reservasi <em>Day Pass</em>)</strong> atau melalui situs web <strong>www.kempinski.com/jakarta</strong>.</p>
<p><strong>25hours Hotel Jakarta The Oddbird</strong></p>
<figure id="attachment_4228" aria-describedby="caption-attachment-4228" style="width: 972px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4228" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/Photo-1_Easter-at-COPA-1-1.jpg" alt="" width="972" height="648" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/Photo-1_Easter-at-COPA-1-1.jpg 972w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/Photo-1_Easter-at-COPA-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/Photo-1_Easter-at-COPA-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 972px) 100vw, 972px" /><figcaption id="caption-attachment-4228" class="wp-caption-text">Courtesy of 25hours Hotel Jakarta The Oddbird</figcaption></figure>
<p>Menyambut paskah kali ini, <strong>25hours Hotel Jakarta The Oddbird</strong> menghadirkan rangkaian pengalaman kuliner selama satu minggu dalam tema <em><strong>&#8220;A Journey of Tradition and Easter Goodies&#8221;</strong></em>. Berlangsung dari<strong> 30 Maret hingga 5 April 2026</strong>, setiap sudut hotel dihidupkan dengan perpaduan rasa musiman dan momen yang terasa ringan dan menyenangkan.</p>
<p>Berbagai program yang dihadirkan terdiri dari berbagai varian bakery easter seperti <em><strong>hot cross buns, chocolate Easter eggs, carrot cake slice, lemon butter cake, cronut Easter nest, </strong></em>hingga <em><strong>Easter twist bread </strong></em>dan<em><strong> Easter Gift Box </strong></em><strong>berisi praline</strong> di <strong>Grab &amp; Go</strong> yang berada di L Level, <strong>COPA</strong> yang menghadirkan menu spesial dengan menonjolkan rasa yang segar dan <em>vibrant</em> dengan sentuhan Latin<em> comfort</em> (tersedia dari 30 Maret hingga 5 April), <em><strong>wine pairing</strong></em> dengan coklat di <strong>Oddbird Bar</strong> dan <strong>Easter Sunday Brunch</strong> pada 5 April (pukul 12.00 hingga 15.00. WIB) dengan berbagai pilihan hidangan mencakup <em><strong>full buffet, outdoor live grill, seafood highlights</strong></em>, serta<em><strong> taco station</strong></em>, dilengkapi dengan <strong>COPA <em>churros trolley</em></strong> dan berbagai <em>dessert activations</em>.</p>
<p>Meriahkan perayaan paskah Anda dan keluarga dengan sejumlah aktivitas untuk anak seperti<em><strong> cookie painting</strong> </em>dan <em><strong>cupcake decoration</strong> </em>dengan harga mulai dari <strong>Rp 588.000++ untuk dewasa</strong> dan <strong>Rp 298.000++ untuk anak</strong>. Bagi tamu yang menginap pada 3 hingga 5 April, suasana Easter juga hadir di dalam kamar melalui sentuhan kecil seperti <em><strong>chocolate treats</strong> </em>dan<em><strong> Easter cookies</strong></em>.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, hubungi 25hours Hotel The Oddbird <strong>di +(62-21) 7288 8888 </strong>atau kunjungi situs web <strong>https://25hours -hotels.com/jakarta/the -oddbird/</strong>, atau ikuti akun<strong> @25hourshotel_jakarta </strong>di media sosial.</p>
<p><strong>Chupacabras</strong></p>
<figure id="attachment_4230" aria-describedby="caption-attachment-4230" style="width: 708px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4230" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/4-DSC00704-1.jpg" alt="" width="708" height="944" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/4-DSC00704-1.jpg 708w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/04/4-DSC00704-1-225x300.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 708px) 100vw, 708px" /><figcaption id="caption-attachment-4230" class="wp-caption-text">Courtesy of Chupacabras</figcaption></figure>
<p>Di perayaan Easter kali ini, restoran steak Amerika Selatan yang berlokasi di Ubud, Bali &#8211; <strong>Chupacabras</strong>, menghadirkan &#8220;<em><strong>Menú de Pascua&#8221;</strong></em> edisi khusus, yang tersedia sepanjang pekan Paskah mulai 30 Maret hingga 5 April 2026. Dirancang sebagai pengalaman bersantap bersama yang unik, menu ini menonjolkan cita rasa terinspirasi Amerika Latin dengan sentuhan lokal yang halus, dilengkapi dengan<strong> pertunjukan musik Latin <em>live</em></strong> serta <strong>koktail <em>tequila</em> edisi terbatas</strong>.</p>
<p>Dengan harga <strong>Rp 850.000++ per orang</strong>, dengan pilihan untuk memesan hidangan secara terpisah, pengalaman bersantap dimulai dengan berbagai hidangan pembuka seperti <em><strong>&#8220;Empanadas de Atún&#8221;</strong></em> , <strong><em>&#8220;Caldillo de Pescado</em> <em>Chileno&#8221;</em></strong>, dan <em><strong>&#8220;Arroz Caldoso de Langosta y Pollo&#8221;</strong></em>. Untuk hidangan utama, para tamu disuguhi dengan <em><strong>&#8220;Pescado de Roca con Ensalada de Garbanzos Como lo Hacía la Abuela&#8221;</strong></em>, <em><strong>&#8220;Pescado Envuelto con un Toque Balinés&#8221;</strong></em> dan hidangan penutup berupa <em><strong>&#8220;Huevo de Pascua en Texturas&#8221;</strong></em>.</p>
<p>Sesuai dengan semangat Paskah sebagai momen berkumpulnya keluarga, Chupacabras juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk anak-anak, seperti <strong>melukis wajah</strong> dan <strong>mewarnai telur Paskah</strong>, yang menciptakan suasana yang meriah bagi para tamu dari segala usia.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang Chupacabras, pemesanan, dan acara mendatang, kunjungi situs web  <strong>www.chupacabrasbali.com</strong>. atau hubungi nomor telfon<strong> (+62) 822 6656 085</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/rayakan-paskah-di-pilihan-destinasi-unggulan-jakarta-dan-bali/">Rayakan Paskah di Pilihan Destinasi Unggulan Jakarta dan Bali</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Plataran Indonesia Hadirkan &#8220;Habibie Legacy Experience&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/plataran-indonesia-hadirkan-habibie-legacy-experience/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 17:01:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[Ainun]]></category>
		<category><![CDATA[culinary]]></category>
		<category><![CDATA[events]]></category>
		<category><![CDATA[Habibie]]></category>
		<category><![CDATA[HabibieLegacyExperience]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Plataran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=4214</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kisah cinta antara Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie dan Ibu Hasri Ainun Besari telah lama bertransformasi menjadi simbol ketulusan, kesetiaan, dan <a href="https://thesocieties.id/plataran-indonesia-hadirkan-habibie-legacy-experience/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/plataran-indonesia-hadirkan-habibie-legacy-experience/">Plataran Indonesia Hadirkan &#8220;Habibie Legacy Experience&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah cinta antara Presiden ke-3 Republik Indonesia, <strong>B.J. Habibie</strong> dan Ibu <strong>Hasri Ainun Besari</strong> telah lama bertransformasi menjadi simbol ketulusan, kesetiaan, dan pengabdian yang tak lekang oleh waktu. Sebagai bentuk penghormatan atas warisan nilai tersebut, <strong>Plataran Catering Services</strong> bekerja sama dengan Wisma Habibie Ainun meluncurkan program eksklusif bertajuk <em><strong>“Habibie Legacy Experience”</strong></em>.</p>
<p>Dirancang sebagai sebuah perjalanan yang intim dan reflektif, program ini bertempat langsung di kediaman yang menyimpan memori personal pasangan legendaris tersebut. Para tamu &#8211; termasuk <em><strong>The Societies,</strong></em> diajak untuk menyelami lebih dalam nilai-nilai keteladanan yang mereka wariskan bagi bangsa melalui berbagai rangkaian aktivitas yang sarat akan makna.</p>
<figure id="attachment_4216" aria-describedby="caption-attachment-4216" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4216" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Satria-Habibie-1-1-1.jpg" alt="" width="750" height="500" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Satria-Habibie-1-1-1.jpg 750w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Satria-Habibie-1-1-1-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-4216" class="wp-caption-text">Courtesy of Plataran</figcaption></figure>
<p>Perjalanan dimulai dengan <em><strong>Exclusive House Tour</strong></em> di <strong>Wisma Habibie &amp; Ainun</strong>. Dalam tur ini, pengunjung mendapatkan kesempatan langka untuk menyusuri ruang-ruang privat yang menjadi saksi bisu perjalanan hidup sang Presiden ke-3 Republik Indonesia. Setiap sudut ruangan menyimpan <strong>memori keluarga, karya intelektual</strong>, hingga <strong>prinsip hidup</strong> yang dipegang teguh oleh keduanya.</p>
<p>Aktivitas kemudian dilanjutkan dengan sesi <em>storytelling</em> yang mendalam. Narasi yang disampaikan tidak hanya menonjolkan sisi romantis dua insan, tetapi juga menitikberatkan pada <strong>aspek ketekunan</strong>, <strong>dedikasi</strong>, dan <strong>pengabdian luar biasa</strong> mereka sebagai tokoh bangsa. Sesi ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi pengunjung mengenai arti kesetiaan yang sesungguhnya.</p>
<figure id="attachment_4217" aria-describedby="caption-attachment-4217" style="width: 947px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4217" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Main-Course-1-1-1.jpg" alt="" width="947" height="502" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Main-Course-1-1-1.jpg 947w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Main-Course-1-1-1-300x159.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Main-Course-1-1-1-768x407.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 947px) 100vw, 947px" /><figcaption id="caption-attachment-4217" class="wp-caption-text">Courtesy of Plataran</figcaption></figure>
<p>Selain napak tilas dan pengenalan beragam nilai kehidupan dan ilmu pengetahuan, <em>highlight</em> utama dari acara ini adalah Plataran Catering Services yang menghadirkan sajian kuliner yang dikurasi secara khusus. <strong>Terinspirasi dari</strong> <strong>hidangan favorit keluarga Habibie dan Ainun</strong>, setiap menu dipersiapkan untuk menghidupkan kembali kisah dan memori yang melekat dalam kehidupan mereka.</p>
<p>Sesi bersantap diawali dengan <em><strong>&#8220;Sayur Lodeh Kenangan Ainun&#8221;</strong> </em>yang disajikan secara unik di dalam batok kelapa dan dilanjutkan dengan hidangan utama yang terdiri dari <em><strong>&#8220;Ayam Semur Si Gula Jawa&#8221;</strong></em> (Salah satu hidangan yang menjadi favorit Ibu Ainun), <em><strong>&#8220;Sate Domba Gulai Kota Kembang&#8221;</strong></em> (Sebuah refleksi rasa yang terinspirasi dari masa muda B.J. Habibie saat menempuh pendidikan di Bandung), <em><strong>&#8220;Iga Sapi Saus Soto Betawi Andalan Satiyah&#8221;</strong></em> (Hidangan penghormatan kepada Satiyah, juru masak keluarga) dan <em><strong>&#8220;Nasi Liwet Manunggal&#8221;</strong></em>. Pengalaman bersantap ditutup dengan hidangan <em><strong>&#8220;Strudel Apel Pelukan Jerman&#8221;</strong></em> yang merefleksikan dekade perjalanan intelektual dan perkembangan cinta mereka selama di Jerman.</p>
<figure id="attachment_4218" aria-describedby="caption-attachment-4218" style="width: 984px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4218" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Chef-Reiyan-Trisandra-Bu-Satiyah-2-1.jpg" alt="" width="984" height="656" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Chef-Reiyan-Trisandra-Bu-Satiyah-2-1.jpg 984w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Chef-Reiyan-Trisandra-Bu-Satiyah-2-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Chef-Reiyan-Trisandra-Bu-Satiyah-2-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 984px) 100vw, 984px" /><figcaption id="caption-attachment-4218" class="wp-caption-text">Courtesy of Plataran</figcaption></figure>
<p><em>“Habibie Legacy Experience” </em>hadir sebagai ruang untuk merawat memori kolektif bangsa melalui pendekatan yang sangat personal. Dengan <strong>memadukan aspek sejarah, narasi, </strong>serta <strong>kuliner</strong>, program ini tidak hanya mengajak pengunjung untuk mengenang masa lalu, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai keteladanan pasangan Habibie dan Ainun kepada generasi muda.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/plataran-indonesia-hadirkan-habibie-legacy-experience/">Plataran Indonesia Hadirkan &#8220;Habibie Legacy Experience&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;The Sacred Ascent&#8221;: Pengalaman Ramadan Monumental di Senayan City</title>
		<link>https://thesocieties.id/the-sacred-ascent-pengalaman-ramadan-monumental-di-senayan-city/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 15:42:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[mall]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[SenayanCity]]></category>
		<category><![CDATA[shopping]]></category>
		<category><![CDATA[TheSacredAscent]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=4162</guid>

					<description><![CDATA[<p>Senayan City membuka rangkaian perayaan Ramadan 2026 melalui &#8220;The Sacred Ascent&#8221;. Mengambil inspirasi dari kemegahan geometris dan detail keahlian tradisi Islam, instalasi <a href="https://thesocieties.id/the-sacred-ascent-pengalaman-ramadan-monumental-di-senayan-city/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/the-sacred-ascent-pengalaman-ramadan-monumental-di-senayan-city/">&#8220;The Sacred Ascent&#8221;: Pengalaman Ramadan Monumental di Senayan City</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Senayan City</strong> membuka rangkaian perayaan Ramadan 2026 melalui <em><strong>&#8220;The Sacred Ascent&#8221;</strong></em>. Mengambil inspirasi dari kemegahan geometris dan detail keahlian tradisi Islam, instalasi artistik kontemporer ini hadir di <strong>Main Atrium, Lantai 1</strong> hingga <strong>4 April 2026</strong>.</p>
<p>Bukan sekadar dekorasi, instalasi &#8220;The Sacred Ascent&#8221; merupakan sebuah karya seni monumental yang menampilkan struktur bertingkat dengan siluet lengkung yang megah. Melalui permainan cahaya dan pola geometris yang presisi, Senayan City menciptakan atmosfer yang <em>immersive</em> dan reflektif.</p>
<figure id="attachment_4167" aria-describedby="caption-attachment-4167" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4167" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_8249-1-1.jpg" alt="" width="681" height="536" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_8249-1-1.jpg 681w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG_8249-1-1-300x236.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-4167" class="wp-caption-text">Courtesy of Senayan City</figcaption></figure>
<p>“Kami ingin menghadirkan Ramadan sebagai sebuah pengalaman yang tidak hanya dirayakan, tetapi juga dirasakan secara lebih mendalam,” ujar <strong>Halina, Leasing &amp; Marketing Communications Director Senayan City</strong>. “<em>The Sacred Ascent</em> merupakan wujud komitmen kami dalam membangun suasana yang hangat, penuh kebersamaan, dan tentunya tetap elevated bagi seluruh pengunjung.”</p>
<p>Selain dekorasi megah, Senayan City telah menyiapkan rangkaian program yang dirancang untuk memberikan keuntungan maksimal bagi para pengunjung yang terdiri dari <em><strong>&#8220;Ramadan Midnight Shopping&#8221; (7 Maret 2026)</strong></em> dengan penawaran diskon hingga 75% dari berbagai <em>brand fashion &amp; lifestyle</em> serta parkir gratis mulai pukul 20.00–24.00 WIB, <em><strong>&#8220;Ramadan Extra Hour&#8221; (14 Maret 2026)</strong></em> di mana jam operasional mall diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB dengan tambahan hadiah menarik bagi pengunjung yang berbelanja minimum Rp1.000.000,- dan <em><strong>&#8220;Blessing Rush Hour &amp; Raffle&#8221;</strong></em> yang menghadirkan kesempatan bagi SCX Member untuk memenangkan hadiah premium seperti <strong>iPhone 17 Pro</strong>, <strong>Samsung Galaxy S25 Ultra</strong>, hingga produk mewah dari <strong>TUMI</strong> dan <strong>Dyson</strong> dengan harga spesial.</p>
<figure id="attachment_4166" aria-describedby="caption-attachment-4166" style="width: 994px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4166" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Ramadan-Rhapsody-11-1-1.jpg" alt="" width="994" height="663" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Ramadan-Rhapsody-11-1-1.jpg 994w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Ramadan-Rhapsody-11-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/Ramadan-Rhapsody-11-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 994px) 100vw, 994px" /><figcaption id="caption-attachment-4166" class="wp-caption-text">Courtesy of Senayan City</figcaption></figure>
<p>Menyambut Ramadan tahun ini, Senayan City bersinergi dengan mitra-mitra strategis untuk memperkaya pengalaman pengunjung seperti <strong>wondr by BNI</strong> yang memberikan <em>cashback</em> hingga Rp500.000,- dan <em>voucher</em> belanja eksklusif, <strong>Chante</strong> yang menghadirkan <em>trunk show</em> koleksi Idul Fitri 2026 pada 4 April mendatang dan <strong>Juva by ZAP</strong> yang memberikan edukasi tren<em> skincare</em> terkini dan metode <em>skin cycling</em> agar pengunjung tampil prima di hari kemenangan.</p>
<p>Para pengunjung juga dapat menikmati berbagai hiburan seperti <strong><em>&#8220;Sacred Night Serenade&#8221;</em> </strong>yang menampilkan <strong>Juicy Luicy</strong>, <strong>Kahitna</strong>, dan <strong>The Soulful</strong>. Selain itu, pertunjukan budaya seperti <strong>El-Tanoura Dance</strong> dan <strong>Darbuca Percussion</strong> akan mengisi suasana sore hari menjelang waktu berbuka.</p>
<figure id="attachment_4164" aria-describedby="caption-attachment-4164" style="width: 994px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4164" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/THE-SACRED-ASCENT-10-1-1.jpg" alt="" width="994" height="663" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/THE-SACRED-ASCENT-10-1-1.jpg 994w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/THE-SACRED-ASCENT-10-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/03/THE-SACRED-ASCENT-10-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 994px) 100vw, 994px" /><figcaption id="caption-attachment-4164" class="wp-caption-text">Courtesy of Senayan City</figcaption></figure>
<p>Sebagai bentuk kepedulian sosial, Senayan City menjalankan<strong> program CSR</strong> dengan mengundang 1.000 anak yatim dan 170 pengemudi transportasi daring untuk berbuka puasa bersama, serta mendistribusikan ratusan paket sembako kepada masyarakat di sekitar area Simprug.</p>
<p>Melalui integrasi antara kemegahan visual, kenyamanan berbelanja, dan semangat berbagi, Senayan City menegaskan posisinya sebagai destinasi gaya hidup utama yang menghargai kedalaman makna Ramadan.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/the-sacred-ascent-pengalaman-ramadan-monumental-di-senayan-city/">&#8220;The Sacred Ascent&#8221;: Pengalaman Ramadan Monumental di Senayan City</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Padel Berkebaya&#8221; : Menghidupkan Budaya dalam Gaya Hidup Aktif Generasi Muda</title>
		<link>https://thesocieties.id/padel-berkebaya-menghidupkan-budaya-dalam-gaya-hidup-aktif-generasi-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 10:47:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiakaya]]></category>
		<category><![CDATA[kebaya]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[PadelBerkebaya]]></category>
		<category><![CDATA[sport]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=4023</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kebaya kembali menunjukkan identitasnya sebagai simbol warisan budaya yang adaptif dan melintasi zaman. Melalui gerakan &#8220;Kita Berkebaya&#8221;, Indonesia Kaya menggelar acara bertajuk <a href="https://thesocieties.id/padel-berkebaya-menghidupkan-budaya-dalam-gaya-hidup-aktif-generasi-muda/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/padel-berkebaya-menghidupkan-budaya-dalam-gaya-hidup-aktif-generasi-muda/">&#8220;Padel Berkebaya&#8221; : Menghidupkan Budaya dalam Gaya Hidup Aktif Generasi Muda</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kebaya kembali menunjukkan identitasnya sebagai simbol warisan budaya yang adaptif dan melintasi zaman. Melalui gerakan <em><strong>&#8220;Kita Berkebaya&#8221;</strong></em>, <strong>Indonesia Kaya</strong> menggelar acara bertajuk <em><strong>&#8220;Padel Berkebaya&#8221;</strong> </em>di <strong>Bounce Social Club</strong>, Jakarta. Kegiatan unik ini mempertemukan keanggunan busana tradisional Indonesia dengan energi olahraga padel yang tengah digandrungi masyarakat urban, sekaligus mematahkan stigma bahwa kebaya hanya diperuntukkan bagi acara formal.</p>
<p>Inisiatif &#8220;Padel Berkebaya&#8221; sendiri merupakan kelanjutan dari komitmen Indonesia Kaya dalam melestarikan kebaya sebagai warisan budaya takbenda. Tidak hanya melihat kebaya sebagai simbol nostalgia, gerakan ini mengajak perempuan generasi muda untuk <strong>menjadikan kebaya sebagai bagian dari gaya hidup aktif, ekspresi diri, dan identitas yang relevan dengan rutinitas masa kini</strong>.</p>
<figure id="attachment_4025" aria-describedby="caption-attachment-4025" style="width: 918px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4025" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/ki-ka-Ola-Harika-Ririn-Ekawati-Renitasari-Adrian-Anastasia-Siantar-Noi-Aswari-1-1.jpg" alt="" width="918" height="612" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/ki-ka-Ola-Harika-Ririn-Ekawati-Renitasari-Adrian-Anastasia-Siantar-Noi-Aswari-1-1.jpg 918w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/ki-ka-Ola-Harika-Ririn-Ekawati-Renitasari-Adrian-Anastasia-Siantar-Noi-Aswari-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/ki-ka-Ola-Harika-Ririn-Ekawati-Renitasari-Adrian-Anastasia-Siantar-Noi-Aswari-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 918px) 100vw, 918px" /><figcaption id="caption-attachment-4025" class="wp-caption-text">Courtesy of Indonesia Kaya</figcaption></figure>
<p><strong>Renitasari Adrian</strong> selaku<strong> Program Director Indonesia Kaya</strong>, menegaskan bahwa membawa kebaya ke ruang olahraga adalah langkah strategis untuk mendekatkan budaya kepada anak muda. “Kami ingin menunjukkan bahwa kebaya bisa hadir di ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan generasi muda, termasuk dalam aktivitas yang aktif dan menyenangkan. Ketika kebaya semakin sering digunakan, ekosistem ekonomi kreatif—mulai dari perajin hingga UMKM—pun akan ikut bergerak dan memberikan manfaat luas,” ujarnya.</p>
<p>Tidak hanya menjadi ajang pamer busana, acara ini turut menjadi ruang interaksi sosial yang inklusif. &#8220;Padel Berkebaya&#8221; dimeriahkan oleh sejumlah figur publik yang dikenal dengan gaya hidup aktifnya, seperti <strong>Ririn Ekawati</strong>, <strong>Anastasia Siantar</strong>, <strong>Ola Harika</strong>, <strong>Noi Aswari</strong>, hingga <strong>Kushandari Arfanidewi</strong>.</p>
<figure id="attachment_4026" aria-describedby="caption-attachment-4026" style="width: 950px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4026" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/Padel-Berkebaya-2-1.jpg" alt="" width="950" height="634" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/Padel-Berkebaya-2-1.jpg 950w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/Padel-Berkebaya-2-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/Padel-Berkebaya-2-1-768x513.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 950px) 100vw, 950px" /><figcaption id="caption-attachment-4026" class="wp-caption-text">Courtesy of Indonesia Kaya</figcaption></figure>
<p>Bagi peserta yang baru mengenal olahraga ini, tersedia sesi <strong><em>&#8220;coaching clinic&#8221;</em> </strong>untuk memperkenalkan dasar-dasar bermain padel. Hal ini memastikan bahwa semangat kebersamaan tetap terjaga tanpa batasan kemampuan olahraga. Ririn Ekawati mengungkapkan kekagumannya terhadap fleksibilitas kebaya di lapangan. “Ternyata kebaya bisa tampil <em>sporty</em>, nyaman, dan tetap cantik. Ini pesan indah untuk generasi muda: <strong>kita bisa mencintai budaya dengan cara kita sendiri tanpa harus kehilangan gaya dan karakter</strong>,” ungkap sang aktris.</p>
<p>&#8220;Padel Berkebaya&#8221; turut menyuguhkan pengalaman holistik bagi para pengunjung. Selain kegiatan olahraga, acara ini menghadirkan beragam aktivitas seperti <strong>&#8220;Pasar Kebaya&#8221;</strong> yang menjadi ruang bagi <strong>UMKM</strong> untuk memasarkan kebaya dan perlengkapan pendukung lainnya serta hiburan musik berupa penampilan dari <strong>DJ Ninda</strong> dan <strong>DJ Neysa</strong> yang menciptakan atmosfer yang modern. Kehadiran musik kontemporer, olahraga, dan busana tradisional dalam satu ruang yang sama menjadi simbol kuat bagaimana budaya lokal dapat terus tumbuh dan bernafas di tengah keseharian masyarakat modern.</p>
<figure id="attachment_4027" aria-describedby="caption-attachment-4027" style="width: 572px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4027" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/ki-ka-Titi-Kamal-Renitasari-Adrian-Ririn-Ekawati-1-1.jpg" alt="" width="572" height="858" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/ki-ka-Titi-Kamal-Renitasari-Adrian-Ririn-Ekawati-1-1.jpg 572w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/02/ki-ka-Titi-Kamal-Renitasari-Adrian-Ririn-Ekawati-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 572px) 100vw, 572px" /><figcaption id="caption-attachment-4027" class="wp-caption-text">Courtesy of Indonesia Kaya</figcaption></figure>
<p>Melalui &#8220;Padel Berkebaya&#8221;, Indonesia Kaya berharap dapat <strong>menginspirasi lebih banyak perempuan untuk merasa bangga dan percaya diri mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan</strong>. Karena pada akhirnya, budaya akan benar-benar hidup ketika ia dijalani dan digerakkan oleh masyarakatnya.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/padel-berkebaya-menghidupkan-budaya-dalam-gaya-hidup-aktif-generasi-muda/">&#8220;Padel Berkebaya&#8221; : Menghidupkan Budaya dalam Gaya Hidup Aktif Generasi Muda</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Coca-Cola Hadirkan FIFA World Cup™ Trophy Tour di Indonesia</title>
		<link>https://thesocieties.id/coca-cola-hadirkan-fifa-world-cup-trophy-tour-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 04:02:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[CocaCola]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[FIFAWorledCup]]></category>
		<category><![CDATA[football]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[sports]]></category>
		<category><![CDATA[WorldCup]]></category>
		<category><![CDATA[WorldCupTrophy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3959</guid>

					<description><![CDATA[<p>Euforia sepak bola dunia kembali menyapa Jakarta seiring dengan tibanya FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola. Dalam rangka menyambut turnamen FIFA <a href="https://thesocieties.id/coca-cola-hadirkan-fifa-world-cup-trophy-tour-di-indonesia/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/coca-cola-hadirkan-fifa-world-cup-trophy-tour-di-indonesia/">Coca-Cola Hadirkan FIFA World Cup™ Trophy Tour di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Euforia sepak bola dunia kembali menyapa Jakarta seiring dengan tibanya <strong>FIFA World Cup Trophy Tour</strong> <strong>by Coca-Cola</strong>. Dalam rangka menyambut turnamen <strong>FIFA World Cup 2026</strong> mendatang, Coca-Cola Indonesia menghadirkan langsung Trofi Asli Piala Dunia—yang terbuat dari emas murni 18 karat—untuk dipamerkan secara langsung kepada para penggemar sepak bola di tanah air.</p>
<p>Kehadiran trofi paling bergengsi di dunia ini mengusung kampanye bertajuk <em><strong>“Lepas Bersama Coca-Cola”</strong></em> dengan pesan utama<em><strong> “Feel it All”</strong></em>. Inisiatif ini bertujuan untuk mengajak para penggemar merasakan seluruh spektrum emosi yang muncul saat pertandingan sepak bola berlangsung, mulai dari antisipasi, ketegangan, hingga kegembiraan yang luar biasa.</p>
<figure id="attachment_3960" aria-describedby="caption-attachment-3960" style="width: 856px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-3960 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/FIFA-World-Cup-Trophy-Tour-Foto-7-1-1.jpeg" alt="" width="856" height="571" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/FIFA-World-Cup-Trophy-Tour-Foto-7-1-1.jpeg 856w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/FIFA-World-Cup-Trophy-Tour-Foto-7-1-1-300x200.jpeg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/FIFA-World-Cup-Trophy-Tour-Foto-7-1-1-768x512.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 856px) 100vw, 856px" /><figcaption id="caption-attachment-3960" class="wp-caption-text">Courtesy of Coca-Cola</figcaption></figure>
<p>“Tur tahun ini menghadirkan kesempatan luar biasa bagi penggemar untuk merasakan langsung semangat dan koneksi yang dihadirkan melalui sepak bola. Kami mengundang masyarakat untuk membangun antusiasme melalui kehadiran Trofi Asli FIFA World Cup<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> ke Indonesia,” ujar <strong>Mickael Vinet, Vice President, Global Assets, Influencers and Partnerships, The Coca-Cola Company</strong>.</p>
<p>Tidak sekadar pameran trofi, acara ini dikemas secara imersif dengan berbagai aktivitas yang menggabungkan hiburan dan olahraga yang menghadirkan rangkaian aktivitas imersif dan pembinaan talenta muda seperti <em><strong>&#8220;Street Fun Soccer&#8221;</strong></em> (pertandingan penuh energi yang dipimpin oleh empat ikon sepak bola ternama), <em><strong>&#8220;Coaching Clinic&#8221;</strong></em> (pelatihan teknis bagi talenta muda kategori usia U15–U18 hasil kolaborasi Coca-Cola dengan Garuda Gemah Nusantara (GGN), <em><strong>&#8220;Aktivitas Interaktif&#8221;</strong></em> (Berbagai spot foto yang ikonik, permainan interaktif, hingga <em>merchandise</em> eksklusif) dan<strong> <em>podcast</em> <em>“Nobar with Coca-Cola</em></strong><em>”</em>: Diskusi yang merefleksikan budaya unik ‘nonton bareng’ khas Indonesia.</p>
<figure id="attachment_3964" aria-describedby="caption-attachment-3964" style="width: 688px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3964" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/FIFA-World-Cup-Trophy-Tour-Foto-3-1-1.jpeg" alt="" width="688" height="780" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/FIFA-World-Cup-Trophy-Tour-Foto-3-1-1.jpeg 688w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/FIFA-World-Cup-Trophy-Tour-Foto-3-1-1-265x300.jpeg 265w" sizes="auto, (max-width: 688px) 100vw, 688px" /><figcaption id="caption-attachment-3964" class="wp-caption-text">Courtesy of Coca-Cola</figcaption></figure>
<p>Kunjungan tahun 2026 ini menjadi sangat istimewa karena menandai perayaan 20 tahun FIFA World Cup<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Trophy Tour by Coca-Cola. Sejak dimulai, Trofi Asli ini telah mengunjungi 182 dari 211 Asosiasi Anggota FIFA di seluruh dunia.</p>
<p><strong>Romy Gai, Chief Business Officer FIFA</strong>, menekankan bahwa tur kali ini merupakan bagian dari persiapan menuju Piala Dunia terbesar dalam sejarah. “Turnamen tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat akan menjadi yang terbesar dengan lebih banyak tim dan pertandingan. Kemitraan kami dengan Coca-Cola terus menyatukan penggemar dan menghadirkan keajaiban sepak bola ke berbagai belahan dunia,” kata Romy.</p>
<p>Secara global, FIFA World Cup<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Trophy Tour by Coca-Cola akan mengunjungi <strong>30 negara</strong> melalui <strong>75 titik kunjungan</strong> dalam waktu <strong>lebih dari 150 hari</strong>. Sebagai mitra jangka panjang FIFA sejak tahun 1974, Coca-Cola kembali menegaskan komitmennya untuk menyatukan masyarakat melalui kekuatan olahraga yang inklusif dan menginspirasi.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/coca-cola-hadirkan-fifa-world-cup-trophy-tour-di-indonesia/">Coca-Cola Hadirkan FIFA World Cup™ Trophy Tour di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Eksplorasi Bahasa Cinta di Jakarta Lewat Serial Netflix &#8220;Can This Love Be Translated?&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/eksplorasi-bahasa-cinta-di-jakarta-lewat-serial-netflix-can-this-love-be-translated/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 17:25:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celebrity News]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#kdrama]]></category>
		<category><![CDATA[#netflix]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[CanThisLoveBeTranslated]]></category>
		<category><![CDATA[celebritynews]]></category>
		<category><![CDATA[CLTBT]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[GoYounjung]]></category>
		<category><![CDATA[KimSeonho]]></category>
		<category><![CDATA[korea]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[series]]></category>
		<category><![CDATA[streaming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3953</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak orang berpendapat, di antara seluruh bahasa di dunia, bahasa cinta lah yang paling susah untuk diterjemahkan. Hal tersebut yang coba diangkat <a href="https://thesocieties.id/eksplorasi-bahasa-cinta-di-jakarta-lewat-serial-netflix-can-this-love-be-translated/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/eksplorasi-bahasa-cinta-di-jakarta-lewat-serial-netflix-can-this-love-be-translated/">Eksplorasi Bahasa Cinta di Jakarta Lewat Serial Netflix &#8220;Can This Love Be Translated?&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="4">Banyak orang berpendapat, di antara seluruh bahasa di dunia, bahasa cinta lah yang paling susah untuk diterjemahkan. Hal tersebut yang coba diangkat oleh serial terbaru persembahan <strong>Netflix</strong> berjudul <em><strong>&#8220;Can This Love Be Translated?&#8221;</strong></em> yang dibintangi oleh aktor dan aktris Korea Selatan ternama,<strong> Kim Seon-ho</strong> dan <strong>Go Youn-jung</strong>.</p>
<p data-path-to-node="4">Menyebarkan pesan cinta secara global di seluruh dunia, drama populer ini &#8211; melalui Netflix, memilih Jakarta sebagai tempat spesial untuk menyelenggarakan berbagai rangkaian acara istimewa seperti konferensi pers global, fan event dan instalasi imersif yang dihadiri langsung oleh <em><strong>The Societies</strong></em>. Dalam acara konferensi pers yang dihadiri langsung oleh dua bintang utama, Kim Seon-ho dan Go Youn-jung, serta sutradara Yoo Young-eun, ketiganya secara eksklusif berbagi kisah di balik layar pembuatan komedi romantis yang melintasi berbagai negara ini.</p>
<figure id="attachment_3955" aria-describedby="caption-attachment-3955" style="width: 786px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3955" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT__Press-Conference_Kim-Seon-ho_Go-Youn-jung_Yoo-Yeung-eun-1-1.jpg" alt="" width="786" height="982" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT__Press-Conference_Kim-Seon-ho_Go-Youn-jung_Yoo-Yeung-eun-1-1.jpg 786w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT__Press-Conference_Kim-Seon-ho_Go-Youn-jung_Yoo-Yeung-eun-1-1-240x300.jpg 240w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT__Press-Conference_Kim-Seon-ho_Go-Youn-jung_Yoo-Yeung-eun-1-1-768x960.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 786px) 100vw, 786px" /><figcaption id="caption-attachment-3955" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix</figcaption></figure>
<p data-path-to-node="6">Ditulis oleh penulis naskah legendaris <b>Hong Sisters</b> (<i>Alchemy of Souls</i>, <i>Hotel Del Luna</i>), serial ini mengikuti dinamika hubungan antara Joo Ho-jin (Kim Seon-ho), seorang penerjemah multibahasa, dengan Cha Mu-hee (Go Youn-jung), seorang selebriti papan atas dunia. Mengambil latar di berbagai negara seperti Korea Selatan, Jepang, Kanada, hingga Italia, serial ini mengeksplorasi tantangan komunikasi ketika perasaan cinta sering kali tidak dapat diterjemahkan secara harfiah.</p>
<p data-path-to-node="7">Sutradara Yoo Young-eun menjelaskan bahwa visual yang memukau di setiap lokasi memiliki peran krusial dalam cerita. &#8220;Di Jepang, saya ingin memberikan kesan hangat, sementara di Kanada, kehadiran aurora borealis memberikan sentuhan dramatis yang memperkuat perasaan kedua karakter,&#8221; ungkapnya.</p>
<figure id="attachment_3956" aria-describedby="caption-attachment-3956" style="width: 829px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3956" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT__Press-Conference-1-1.jpg" alt="" width="829" height="467" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT__Press-Conference-1-1.jpg 829w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT__Press-Conference-1-1-300x169.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT__Press-Conference-1-1-768x433.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 829px) 100vw, 829px" /><figcaption id="caption-attachment-3956" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix</figcaption></figure>
<p data-path-to-node="9">Aktor <b>Kim Seon-ho</b> mengungkapkan tantangan yang ia hadapi saat berperan sebagai Joo Ho-jin. Selain harus menggambarkan karakter yang tertutup secara emosional, ia menghabiskan waktu selama empat bulan untuk mempelajari aksen bahasa Inggris, Italia, dan Jepang dengan bantuan instruktur profesional. &#8220;Saya berfokus pada bagaimana Ho-jin bereaksi melalui tatapan, gaya bicara, dan gerakan, terutama karena karakternya sangat kontras dengan Mu-hee yang lebih ekspresif,&#8221; jelas Kim Seon-ho.</p>
<p data-path-to-node="11">Di sisi lain, <b>Go Youn-jung</b> berbagi perspektifnya mengenai karakter Cha Mu-hee, seorang <i>superstar</i> yang membangun dinding pertahanan diri demi menghindari luka emosional. &#8220;Mu-hee sering kali menggunakan kalimat yang berputar-putar untuk melindungi dirinya. Saya ingin menunjukkan sisi rapuh di balik popularitas instannya sebagai selebriti dunia,&#8221; tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="13">Selain konferensi pers, Netflix juga menyelenggarakan acara penggemar yang mempertemukan lebih dari <b>3.000 penggemar</b> dengan para idola mereka. Antusiasme masyarakat Indonesia tercermin dari jumlah pendaftar yang menembus angka 30.000 orang sejak acara ini diumumkan.</p>
<figure id="attachment_3957" aria-describedby="caption-attachment-3957" style="width: 590px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3957" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT_Fan-Event_5-1-1.jpg" alt="" width="590" height="332" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT_Fan-Event_5-1-1.jpg 590w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/CTLBT_Fan-Event_5-1-1-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 590px) 100vw, 590px" /><figcaption id="caption-attachment-3957" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix</figcaption></figure>
<p data-path-to-node="14">Sebagai bagian dari promosi, Netflix menghadirkan <b>&#8220;Can This Love Be Translated? Experience Zone&#8221;</b> di Atrium Kota Kasablanka, Jakarta. Eksibisi imersif ini memungkinkan publik untuk merasakan atmosfer negara-negara yang dikunjungi oleh karakter utama dan terbuka untuk umum secara gratis hingga 18 Januari 2026.</p>
<p data-path-to-node="15">Menutup rangkaian acara, baik pemeran maupun sutradara menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dari penonton Indonesia. Go Youn-jung bahkan menyamakan keindahan adegan-adegan dalam serial ini dengan panorama alam Indonesia, serta mengajak penonton untuk terus mengikuti kisah Ho-jin dan Mu-hee hingga episode terakhir.</p>
<p data-path-to-node="16">Dengan perpaduan narasi yang emosional, skala produksi internasional, dan kehadiran bintang-bintang ternama, <i>Can This Love Be Translated?</i> diprediksi akan menjadi salah satu tayangan komedi romantis paling ikonik di platform Netflix pada tahun 2026.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/eksplorasi-bahasa-cinta-di-jakarta-lewat-serial-netflix-can-this-love-be-translated/">Eksplorasi Bahasa Cinta di Jakarta Lewat Serial Netflix &#8220;Can This Love Be Translated?&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asa Sibcy: Inovator Rasa dan Reinterpretasi Modern Hidangan Klasik Inggris</title>
		<link>https://thesocieties.id/asa-sibcy-inovator-rasa-dan-reinterpretasi-modern-hidangan-klasik-inggris/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adelia Ayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 04:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Influential Figures]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[AsaSibcy]]></category>
		<category><![CDATA[British]]></category>
		<category><![CDATA[culinary]]></category>
		<category><![CDATA[FairmontJakarta]]></category>
		<category><![CDATA[influentialfigures]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[KirkWestaway]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[profile]]></category>
		<category><![CDATA[restaurant]]></category>
		<category><![CDATA[TheCorwnbyKirkWestaway]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3933</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak tiba di Jakarta pada Januari 2025, Chef Asa Sibcy telah memimpin dapur restoran bergengsi restoran yang dipimpin oleh Chef terkemuka di <a href="https://thesocieties.id/asa-sibcy-inovator-rasa-dan-reinterpretasi-modern-hidangan-klasik-inggris/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/asa-sibcy-inovator-rasa-dan-reinterpretasi-modern-hidangan-klasik-inggris/">Asa Sibcy: Inovator Rasa dan Reinterpretasi Modern Hidangan Klasik Inggris</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak tiba di Jakarta pada Januari 2025, <strong>Chef Asa Sibcy</strong> telah memimpin dapur restoran bergengsi restoran yang dipimpin oleh Chef terkemuka di dunia untuk masakan Inggris modern sekaligus peraih dua Michelin Star &#8211; <strong>Kirk Westaway</strong> bernama <strong>The Crown by Kirk Westaway</strong> yang terletak di Fairmont Jakarta. Menjalani 15 tahun karirnya yang cemerlang bekerja di bawah arahan Chef legendaris, <strong>Heston Blumenthal</strong>—termasuk di restoran berbintang Michelin seperti <strong>The Fat Duck</strong> dan menjadi bagian tim pembukaan Dinner by Heston di Dubai— Asa kini membawa visi untuk memperkenalkan makanan Inggris yang otentik dan modern ke pasar Indonesia.</p>
<p>Bekerja di berbagai restoran ternama global dan di bawah arahan seorang Chef legendaris, siapa sangka minat Asa terhadap dunia kuliner terinspirasi dari sebuah hal sederhana yang lekat dengan hati banyak orang &#8211; <strong>keluarga</strong>. Aroma dan rasa masakan kreasi sang Nenek dan Ibu membuatnya tertarik untuk mendalami bidang kuliner. “Saya mulai memasak ketika saya masih muda. Ketika melihat nenek dan Ibu saya sedang berkreasi di dapur, saya selalu tertarik dengan aroma dan suaranya sehingga saya tertarik dan penasaran dengan hal tersebut,” kenangnya.</p>
<p>Ketertarikan itu membawanya bekerja paruh waktu di hotel kecil, yang kemudian mengantarnya terjun penuh waktu ke dapur segera setelah lulus sekolah. Passion terhadap dunia kuliner mengantarkan Asa bergabung dengan tim Chef peraih gelar OBE (Officer of the Order of the British Empire dan peraih enam Michelin Star &#8211; Heston Blumenthal, di berbagai outletnya seperti <strong>The Hind’s Head</strong>, <strong>The Fat Duck</strong> dan <strong>Dinner by Heston di Atlantis The Royal, Dubai</strong> yang berhasil meraih Bintang Michelin hanya dalam 100 hari.</p>
<figure id="attachment_3935" aria-describedby="caption-attachment-3935" style="width: 648px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3935" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Chef-5-Canva-1.jpg" alt="" width="648" height="972" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Chef-5-Canva-1.jpg 648w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Chef-5-Canva-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 648px) 100vw, 648px" /><figcaption id="caption-attachment-3935" class="wp-caption-text">Courtesy of Rici Linde</figcaption></figure>
<p>Dengan segala pengalaman gemilang berkaliber internasional &#8211; lantas, apa yang membuat Asa memutuskan pindah ke Jakarta, Indonesia? Jawabannya sangat sederhana &#8211; mengenalkan hidangan khas Inggris ke sebuah pasar yang terbilang belum akrab dengan hal tersebut. Keputusan tersebut lah yang membuat Ia menjabat sebagai <strong>Chef de Cuisine dari The Crown by Kirk Westaway</strong> &#8211; di bawah arahan chef global ternama lainnya, Kirk Westaway. “Lima belas tahun bekerja untuk seseorang membuat saya terdorong mencari sesuatu yang berbeda dan baru, terutama di mana makanan Inggris tidak terlalu dikenal dengan akrab. Kirk dan saya berbagi visi yang sama tentang makanan Inggris, jadi Jakarta terlihat seperti tempat yang sempurna,&#8221; jelas Chef Asa.</p>
<p>Selain persamaan visi dengan Kirk, kedatangan Asa ke Indonesia juga berasal dari ketertarikannya terhadap budaya Indonesia yang akrab dikenalnya ketika Ia bekerja di Dubai. “Saya bekerja dengan banyak orang Indonesia di Dubai Jadi saya sangat terbiasa dengan budaya Indonesia, tata krama serta keramah tamahannya. Semakin giat belajar tentang Indonesia, saya semakin tergugah untuk membuat hidangan menggunakan bahan-bahan alami di Indonesia dan mengolahnya dengan cara Inggris klasik &#8211; seperti yang saya lakukan di The Crown by Kirk Westaway.</p>
<figure id="attachment_3937" aria-describedby="caption-attachment-3937" style="width: 780px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3937" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-2-1-1.jpeg" alt="" width="780" height="513" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-2-1-1.jpeg 780w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-2-1-1-300x197.jpeg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-2-1-1-768x505.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 780px) 100vw, 780px" /><figcaption id="caption-attachment-3937" class="wp-caption-text">Courtesy of The Crown by Kirk Westaway</figcaption></figure>
<p>Cara Asa dalam mengenalkan kuliner Inggris terhadap publik Indonesia terbilang cukup kreatif &#8211; yaitu melalui <strong>sebuah narasi</strong>. Menurutnya, khasanah kuliner Inggris yang sesungguhnya adalah tentang kesederhanaan yang fokus pada kualitas produk dan bahan baku terbaik (seperti daging, kentang tumbuk, dan daun bawang terbaik). Ia juga menekankan bahwa<em> British cuisine</em> memiliki <strong>sejarah yang sangat kaya &#8211; dari hidangan kuno hingga sejarah abad ke-18</strong>.</p>
<p>Narasi unik yang dihadirkan oleh sang Chef de Cuisine adalah menggabungkan tradisi klasik Inggris dengan rasa lokal khas Indonesia. Salah satu inovasi paling menarik adalah caranya menggabungkan tradisi klasik Inggris dengan rasa lokal. Salah satunya melalui<strong> Trifle Nanas (<em>Pineapple Trifle</em>)</strong> di mana trifle &#8211; makanan penutup klasik Inggris berpadu dengan cita rasa lokal. Sponge cake disajikan dengan apel yang diinfus teh hijau, karamel nanas yang dimasak dengan rempah Indonesia seperti cengkeh, jeli nanas, dan <em>custard saffron</em> dengan vanila dari Sulawesi.</p>
<p>Inovasi tersebut juga terlihat di set menu The Crown by Kirk Westaway yang dirancang sebagai sebuah perjalanan yang menceritakan kembali makanan Inggris dalam format modern di mana hidangan berbahan ikan Halibut disajikan dengan saus <em>cider</em> yang terbuat dari <em>cider</em> Indonesia untuk menggantikan<em> champagne</em> serta menu Wagyu yang terdiri dari daging wagyu yang dipadukan dengan<em> halibut confit</em> manis, <em>purée halibut</em>, dan ceciwis &#8211; sayuran versi Indonesia dari<em> Brussels sprouts</em>.</p>
<figure id="attachment_3938" aria-describedby="caption-attachment-3938" style="width: 780px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3938" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Halibut-1-1.jpeg" alt="" width="780" height="521" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Halibut-1-1.jpeg 780w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Halibut-1-1-300x200.jpeg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Halibut-1-1-768x513.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 780px) 100vw, 780px" /><figcaption id="caption-attachment-3938" class="wp-caption-text">Courtesy of The Crown by Kirk Westaway</figcaption></figure>
<p>Meskipun menghadirkan inovasi melalui hidangan yang Ia sebut mewakili personalitasnya &#8211; yaitu Trifle Nanas dengan sentuhan lokal, Chef Asa tetap mempertahankan sisi klasik dan <em>signature</em> khas hidangan Inggris seperti menu <em><strong>&#8220;Leek &amp; Potato Soup&#8221;</strong> </em>yang merupakan hidangan <em>signature</em> yang mewakili Chef Kirk Westaway karena kesederhanaannya yang kompleks.</p>
<p>Mendefinisikan filosofi kulinernya sebagai upaya untuk mengambil bahan-bahan sederhana dan menaikkan nilainya dengan cara terbaik, Asa menyebut <strong>gaya memasaknya adalah “penuh suka cita”</strong> dengan menekankan <strong>dapur sebagai tempat yang menyenangkan di mana tim menikmati dan melakukan pekerjaan yang mereka minati</strong>. &#8220;Jika kita melakukan pekerjaan dalam lingkungan yang menyenangkan &#8211; kinerja dan karyawan akan terasa lebih produktif. Itulah yang kami inginkan: tim yang berkinerja tinggi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dalam industri <em>hospitality</em> yang dikenal bertekanan tinggi dan menuntut jam kerja ekstrem, Asa membawa filosofi manajemen dapur yang berbeda. Alih-alih menerapkan budaya kerja yang <em>overwork</em>, Chef Asa <strong>fokus pada struktur, organisasi, dan keseimbangan hidup-kerja (<em>work-life</em> balance)</strong> sebagai kunci utama menjaga konsistensi dan kualitas di level tertinggi. Bagi dirinya, untuk mengatasi tekanan tinggi di dapur, setiap individu memerlukan outlet atau hobi sebagai sarana untuk mengeluarkan tenaga. Asa memilih olahraga dan berjalan kaki adalah sarana yang esensial untuk hal tersebut. &#8220;Jika Anda tidak bisa menjaga diri Anda sendiri, Anda tidak bisa menjaga orang lain &#8211; termasuk tim di dapur&#8221; ujarnya.</p>
<figure id="attachment_3936" aria-describedby="caption-attachment-3936" style="width: 648px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3936" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Chef-2-Canva-1.jpg" alt="" width="648" height="972" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Chef-2-Canva-1.jpg 648w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/01/Chef-2-Canva-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 648px) 100vw, 648px" /><figcaption id="caption-attachment-3936" class="wp-caption-text">Courtesy of Rici Linde</figcaption></figure>
<p>Dalam konteks manajemen tim, ia menolak pandangan bahwa bekerja di dapur bintang lima harus identik dengan jam kerja yang tidak masuk akal. Baginya,<em> work-life balance</em> sangat penting karena kehidupan bukan hanya tentang pekerjaan. &#8220;Kami ingin membantu membawa budaya kerja sehat ke Indonesia dengan menunjukkan bahwa Anda bisa memasak makanan yang sangat tinggi tanpa harus bekerja dalam waktu yang tidak masuk akal”, tegas Chef Asa.</p>
<p><strong>Pendekatan yang sangat terstruktur, metodik, dan berlandaskan proses</strong> ini membantu menciptakan lingkungan yang baik dan fun. Tim dapat memiliki waktu luang di pagi hari untuk berolahraga, melakukan yoga, atau melakukan hobi, yang pada akhirnya berkontribusi pada lingkungan kerja yang bahagia dan produktif. Dalam menjaga level kreativitas yang tinggi dan menghindari <em>burnout,</em> Chef Asa menekankan bahwa hal tersebut adalah hasil dari kerja tim yang terus menerus. Proses kreatif di The Crown by Kirk Westaway melibatkan diskusi intensif dengan Chef Kirk Westaway mengenai ide-ide dan ketersediaan bahan. “Ide yang telah disaring kemudian diolah bersama tim, di mana setiap anggota berpartisipasi dalam pembuatan prototipe, uji coba, dan memberikan umpan balik (<em>feedback</em>) kolektif. Hal tersebut adalah proses yang selalu berkembang, dan itu tidak akan pernah berhenti,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tujuan akhir Chef Asa dan tim The Crown by Kirk Westaway adalah untuk <strong>mengubah <em>mindset</em> para tamu tentang makanan Inggris</strong>. Mereka ingin para tamu meninggalkan restoran dengan pemahaman bahwa makanan Inggris itu lezat dan menarik. Namun, yang terpenting dari semuanya, Chef Asa berharap setiap tamu memiliki waktu yang menyenangkan dan pengalaman terbaik yang bisa disajikan, baik mereka memilih menu set atau sekadar datang untuk menikmati hidangan sederhana seperti <em>burger</em> dan <em>pie</em>.</p>
<p>“Kami ingin <strong>para tamu memiliki <em>mindset</em> yang berbeda terhadap makanan Inggris setelah bersantap di The Crown by Kirk Westaway</strong>. Selain persepsi terhadap hidangan, kami ingin mereka melalui waktu yang menyenangkan dan berkesan bersama para kerabat dan orang terkasih. <strong>Itulah yang terpenting dari bisnis restoran dan industri kuliner</strong> &#8211; kepuasan pelanggan dan pelayanan yang terbaik,” tutup Chef Asa.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/asa-sibcy-inovator-rasa-dan-reinterpretasi-modern-hidangan-klasik-inggris/">Asa Sibcy: Inovator Rasa dan Reinterpretasi Modern Hidangan Klasik Inggris</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nonita Respati: Sang Jembatan Budaya Indonesia dengan Dunia Fashion Global</title>
		<link>https://thesocieties.id/nonita-respati-sang-jembatan-budaya-indonesia-dengan-dunia-fashion-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adelia Ayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 11:13:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Influential Figures]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[designer]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[influentialfigures]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[NonitaRespati]]></category>
		<category><![CDATA[profile]]></category>
		<category><![CDATA[PURAGRAPH]]></category>
		<category><![CDATA[Purana]]></category>
		<category><![CDATA[PuranaHome]]></category>
		<category><![CDATA[style]]></category>
		<category><![CDATA[wastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3883</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam Bahasa Sanskerta, kata “Purana” secara harafiah berarti kumpulan kisah kuno tentang penciptaan, sejarah, legenda, silsilah dewa dan raja, serta kosmologi. Makna <a href="https://thesocieties.id/nonita-respati-sang-jembatan-budaya-indonesia-dengan-dunia-fashion-global/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/nonita-respati-sang-jembatan-budaya-indonesia-dengan-dunia-fashion-global/">Nonita Respati: Sang Jembatan Budaya Indonesia dengan Dunia Fashion Global</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam Bahasa Sanskerta, kata “Purana” secara harafiah berarti kumpulan kisah kuno tentang penciptaan, sejarah, legenda, silsilah dewa dan raja, serta kosmologi. Makna historis tersebut diterjemahkan secara implisit oleh jenama <strong>PURANA</strong> yang didirikan oleh sang<em> founder</em>, <strong>Nonita Respati</strong>. Selaras dengan makna sarat sejarah dari kata Sanskerta tersebut, <em>brand</em> yang didirikan <strong>sejak tahun 2009</strong> ini mengartikan hal tersebut sebagai komitmen untuk menghormati &#8220;Pusaka&#8221; atau arsip tradisi dan warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan dan dimodernisasi.</p>
<p>Ketika <em><strong>The Societies</strong></em> bertemu dengan sang desainer sehari sebelum peluncuran acara <em><strong>“PURANA 16 Years: A Tapestry of Nature”</strong></em> di <strong>Cikini 82 &#8211; Jakarta Pusat</strong>, kami melihat kejeniusan Nonita Respati yang mampu menerjemahkan wastra dan unsur budaya Indonesia yang kental ke dalam sebuah inovasi desain dan produk yang relatable dengan masa kini. Tampil cantik dengan gaya <em>effortless chic</em> melalui padanan kemeja putih dari <strong>PURAGRAPH</strong>, celana hitam dan sepasang sepatu<em> loafers</em> berwarna coklat, sang desainer mengajak kami berkeliling melihat <em>preview</em> koleksi perdana dari <strong>PURANA Home</strong> dan bercerita mengenai 16 tahun perjalanan PURANA di dunia fashion tanah air dan kisah suksesnya sebagai desainer mode yang berhasil mengangkat wastra di berbagai panggung bergengsi dunia.</p>
<figure id="attachment_3885" aria-describedby="caption-attachment-3885" style="width: 648px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3885" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8642-ok-1-1.jpg" alt="" width="648" height="972" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8642-ok-1-1.jpg 648w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8642-ok-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 648px) 100vw, 648px" /><figcaption id="caption-attachment-3885" class="wp-caption-text">Courtesy of Rici Linde</figcaption></figure>
<p>“Perjalanan ini dimulai pada tahun 2009 saat PURANA didirikan. Awalnya, kami melihat peluang untuk membawa wastra tradisional, yang sering dianggap formal atau hanya untuk acara tertentu, menjadi busana<em> ready-to-wear</em> harian,” kenang Nonita. Tentunya, keyakinan untuk berkecimpung di bidang tersebut didasari kesadaran bahwa <strong>Indonesia memiliki arsip budaya, teknik, dan inovasi yang tak terbatas dalam wastra</strong>, dan <strong>PURANA hadir sebagai jembatan untuk memodernisasi hal itu</strong>.</p>
<p>Seperti yang diketahui publik, wastra Indonesia (seperti batik, tenun, songket) masih menghadapi tantangan dalam mencapai penerimaan global dan popularitas di kalangan generasi muda domestik. Hal tersebut melibatkan berbagai unsur seperti <strong>penyederhanaan siluet atau identitas serta faktor kepraktisan (<em>wearability</em>)</strong>. Meski dihadapkan dengan sekelumit tantangan tersebut, PURANA berhasil <strong>mengubah wastra menjadi pakaian<em> ready-to-wear</em> yang ringan dan <em>modern</em></strong> (seperti batik<em> brush</em> atau tenun dengan <em>siluet loose</em>) sehingga wastra bisa diterima sebagai busana harian oleh generasi muda Indonesia dan pecinta fashion global.</p>
<figure id="attachment_3886" aria-describedby="caption-attachment-3886" style="width: 648px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3886" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8726-Ok-1-1.jpg" alt="" width="648" height="972" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8726-Ok-1-1.jpg 648w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8726-Ok-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 648px) 100vw, 648px" /><figcaption id="caption-attachment-3886" class="wp-caption-text">Courtesy of Rici Linde</figcaption></figure>
<p>“Kuncinya adalah siluet kontemporer dan kenyamanan<em> ready-to-wear</em>. Kami menghilangkan kesan berat atau formal pada wastra tradisional. Purana mengolah wastra (batik dan tenun) menjadi potongan yang ringan, desain yang modern, dan motif yang dapat dipadukan (<em>mix and match</em>) dengan pakaian dasar lainnya, sehingga mudah diintegrasikan ke dalam gaya hidup harian, dari kantor hingga acara santai,” tutur Nonita.</p>
<p>Meski memadukan wastra Indonesia dengan unsur modern, Nonita konsisten menghadirkan perpaduan DNA PURANA yang menggabungkan wastra tradisional dengan siluet kontemporer dan menciptakan pola yang otentik. “Inspirasi utama kami adalah kekayaan alam, budaya, flora, fauna, dan arsitektur Indonesia. Setiap motif bukan hanya dekorasi, tetapi hasil <em>co-creation</em> dengan seniman pola lokal, menjadikannya sebuah penceritaan tentang warisan Indonesia,” jelas sang desainer.</p>
<p>Bagi Nonita, ada tiga faktor utama yang membedakan PURANA dengan brand fashion lokal berbasis budaya lainnya. Ketiga hal tersebut adalah <strong>DNA Konsistensi Wastra</strong> (Komitmen PURANA untuk terus berinovasi dalam motif dan teknik wastra &#8211; seperti batik brush dan tenun, yang menjadikannya relevan sebagai <em>ready-to-wear</em> yang modern, bukan sekadar busana etnik), <strong>Etika dan Kolaborasi Mendalam</strong> (prinsip <em>slow fashion</em> dan etika bisnis yang berpegang pada fair trade serta berkolaborasi mendalam dengan komunitas pengrajin artisan &#8211; seperti Batik Semarang dan seniman) serta <strong>Diplomasi Budaya</strong> (memposisikan diri sebagai gerakan diplomasi budaya yang dibuktikan dengan pencapaian di kancah global seperti<strong> LAFW</strong> dan kolaborasi <em>brand</em> lintas sektor dengan <em>brand</em> internasional seperti <strong>Sephora</strong>).</p>
<figure id="attachment_3887" aria-describedby="caption-attachment-3887" style="width: 648px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3887" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8687-ok-1-1.jpg" alt="" width="648" height="972" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8687-ok-1-1.jpg 648w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8687-ok-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 648px) 100vw, 648px" /><figcaption id="caption-attachment-3887" class="wp-caption-text">Courtesy of Rici Linde</figcaption></figure>
<p>Dapat dikatakan, konsistensi serta inovasi tersebut membuat PURANA bertahan di tengah gempuran fast fashion. “Antisipasi kami terfokus pada <strong>tiga strategi untuk melawan gempuran <em>fast fashion</em></strong>. Yang pertama adalah inovasi Lintas Sektor dengan melakukan ekspansi ke <strong>PURANA Home Living</strong> dan <strong>PURAGRAPH</strong> untuk menciptakan citra merek yang holistik dan relevan dalam gaya hidup modern. Kemudian melalui penguatan experiential marketing dengan membangun komunitas loyal melalui pengalaman langsung &#8211; seperti Pameran Imersif 16 Tahun ini, lokakarya wastra (Jumputan Arashi, Brushed Batik), dan <em>storytelling</em> yang agresif di media sosial untuk mengedukasi nilai di balik harga produk. Langkah terakhir adalah inovasi teknik wastra dengan konsisten berkolaborasi untuk menciptakan teknik wastra yang benar-benar baru, sambil mempertahankan hak cipta desain yang ketat,” terang Nonita.</p>
<p>Pesatnya perkembangan sektor digital membuat PURANA menjadi <strong><em>storyteller</em> selain fokus pada produksi dan kualitas produk</strong>. “Dulu, fokus kami terpusat pada pada produksi dan kualitas produk. Sekarang, dunia digital menuntut peran kami sebagai <em>storyteller</em>. Kami harus lebih agresif dalam penceritaan di media sosial untuk mengedukasi konsumen tentang nilai di balik harga, proses kreatif, etika, dan keberlanjutan. Digital adalah alat diplomasi budaya yang sangat kuat,” ujar Nonita. Bagi sang<em> founder</em>, digitalisasi di dunia fashion dan wastra kini berada di persimpangan yang krusial. Tantangan terberat adalah mempertahankan relevansi dan orisinalitas di tengah persaingan <em>fast fashion</em> yang masif. “Wastra harus mampu terus dianggap &#8220;segar&#8221; dan &#8220;kontemporer&#8221; oleh Generasi Z dan Milenial tanpa mengorbankan kualitas wastra dan etika produksi yang lambat (slow fashion). Ini menuntut<em> brand</em> untuk lebih agresif dalam storytelling dan inovasi pengalaman,” tambahnya.</p>
<figure id="attachment_3888" aria-describedby="caption-attachment-3888" style="width: 648px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3888" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8610-ok2-1-1.jpg" alt="" width="648" height="972" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8610-ok2-1-1.jpg 648w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8610-ok2-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 648px) 100vw, 648px" /><figcaption id="caption-attachment-3888" class="wp-caption-text">Courtesy of Rici Linde</figcaption></figure>
<p>Enam belas tahun eksis di dunia mode tanah air, PURANA telah menciptakan <strong>berbagai inisiatif seperti pameran retrospektif &amp; imersif 16 tahun dengan konsep multi-sensori dan interaktif, ekspansi <em>lifestyle</em> dengan meluncurkan Purana Home Living (termasuk kolaborasi dengan Sango Ceramics) dan memperkuat lini Puragraph serta mendirikan dana kreatif yaitu &#8220;Purana Future Creatives Fund&#8221; dari hasil penjualan untuk beasiswa siswa desain dan modal awal koperasi perajin, sebagai komitmen keberlanjutan jangka panjang</strong>. Tentunya, hal tersebut selaras dengan salah satu titik balik yang berkesan bagi Nonita selama perjalanan PURANA, berupa komitmen etika yang Ia junjung dimana keputusan tegas untuk hanya berkolaborasi dengan pengrajin yang menjunjung tinggi hak cipta dan praktik kerja yang adil, menjadikan PURANA sebagai brand yang berpegangan teguh pada etika.</p>
<p>Sebagai seorang desainer yang bergerak di bidang mode yang kental dengan wastra dan budaya, Nonita merasa bahwa dunia fashion dan wastra kini berada di persimpangan yang krusial. “Tantangan terberat adalah <strong>mempertahankan relevansi dan orisinalitas di tengah persaingan fast fashion yang masif</strong>. Wastra harus mampu terus dianggap &#8220;segar&#8221; dan &#8220;kontemporer&#8221; oleh Generasi Z dan Milenial tanpa mengorbankan kualitas wastra dan etika produksi yang lambat (<em>slow fashion</em>)” terangnya. Nonita melihat melihat potensi pasar fashion Indonesia, terutama untuk produk-produk lokal seperti PURANA. “Potensi pasar sangat besar, terutama untuk segmen <em>affordable luxury</em> yang memiliki nilai tambah budaya. Konsumen saat ini semakin cerdas dan mencari brand yang tidak hanya menawarkan desain bagus, tetapi juga etika, transparansi, dan cerita. Kami memposisikan Purana di segmen ini, di mana kesadaran akan produk lokal berkualitas tinggi dan beretika sedang tumbuh pesat,” imbuhnya.</p>
<p>Sebagai seorang desainer yang sukses, Nonita memiliki pesan bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang fashion, yaitu <strong>memprioritaskan etika dan proses serta menjadikan kesehatan sebagai prasyarat</strong>. Ia berpesan agar para desainer muda tidak hanya mengejar <em>hype</em> dan kecepatan agar menciptakan sebuah brand yang beretika karena <em>milestone</em> lebih dari sekadar angka penjualan serta mengutamakan <em>wellness</em> diri karena kreativitas tidak dapat dipaksakan di bawah tekanan yang tidak sehat.</p>
<figure id="attachment_3889" aria-describedby="caption-attachment-3889" style="width: 648px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3889" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8523-ok2-1-1.jpg" alt="" width="648" height="972" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8523-ok2-1-1.jpg 648w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG_8523-ok2-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 648px) 100vw, 648px" /><figcaption id="caption-attachment-3889" class="wp-caption-text">Courtesy of Rici Linde</figcaption></figure>
<p>Hal tersebut juga yang diaplikasikan dirinya sebagai desainer ternama yang memiliki jadwal padat. Nonita memprioritaskan diri melalui kesehatan fisik dan mental sebagai prasyarat &#8211; bukan sebagai hasil serta <strong>memperkuat tim inti dengan mendorong tim untuk memiliki kepemilikan (<em>ownership</em>) dan mendelegasikan beban kerja</strong>. Keputusan untuk memfokuskan energi hanya pada PURANA dan nilai-nilai intinya adalah kunci kebangkitan dan keseimbangan.</p>
<p>Menutup sesi wawancara, Nonita berbagi mengenai rencana masa depan bagi dirinya dan tentu saja, untuk PURANA. Dalam lima tahun ke depan (sejalan dengan <strong>“Act III Purana: Langgeng 2025 &amp; Beyond”</strong>), PURANA akan bertransformasi menjadi sebuah gaya hidup (lifestyle brand) yang terintegrasi, bukan hanya label busana. “Untuk PURANA, kami akan fokus pada ekspansi lini <strong>Home Living</strong> dan <strong>Puragraph</strong>, menjalankan prinsip <strong><em>Zero Waste</em> </strong>dan <em><strong>Triple Bottom Line (People, Planet, Profit)</strong></em>, dan yang terpenting &#8211; menjalankan PURANA Future Creatives Fund untuk terus memberdayakan generasi kreatif Indonesia. Saya ingin terus menjadi <em>visionary</em> yang memastikan bahwa <strong>kreativitas PURANA memiliki dampak sosial yang kuat dan berkelanjutan</strong>, sambil memastikan kesehatan dan keseimbangan pribadi menjadi fondasi untuk terus berkreasi,” tutup Nonita.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/nonita-respati-sang-jembatan-budaya-indonesia-dengan-dunia-fashion-global/">Nonita Respati: Sang Jembatan Budaya Indonesia dengan Dunia Fashion Global</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
