<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JUNIrecords Archives - The Societies</title>
	<atom:link href="https://thesocieties.id/tag/junirecords/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thesocieties.id/tag/junirecords/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Jul 2025 07:51:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/04/cropped-the_s_ico-1-32x32.jpg</url>
	<title>JUNIrecords Archives - The Societies</title>
	<link>https://thesocieties.id/tag/junirecords/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>GIGI Rilis &#8220;Menari-Nari&#8221;, Ajakan Berdamai dengan Masa Lalu</title>
		<link>https://thesocieties.id/gigi-rilis-menari-nari-ajakan-berdamai-dengan-masa-lalu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 07:51:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[band]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[GIGI]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[JUNIrecords]]></category>
		<category><![CDATA[MenariNari]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[single]]></category>
		<category><![CDATA[song]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=2813</guid>

					<description><![CDATA[<p>Grup musik ternama tanah air, GIGI, resmi merilis lagu terbaru berjudul &#8220;Menari-Nari&#8221;, sebagai langkah awal menuju peluncuran album penuh mereka yang akan <a href="https://thesocieties.id/gigi-rilis-menari-nari-ajakan-berdamai-dengan-masa-lalu/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/gigi-rilis-menari-nari-ajakan-berdamai-dengan-masa-lalu/">GIGI Rilis &#8220;Menari-Nari&#8221;, Ajakan Berdamai dengan Masa Lalu</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Grup musik ternama tanah air, <strong>GIGI</strong>, resmi merilis lagu terbaru berjudul <strong>&#8220;Menari-Nari&#8221;</strong>, sebagai langkah awal menuju peluncuran album penuh mereka yang akan datang, <strong>&#8220;Forever In The Air&#8221;</strong>. <em>Single</em> ini menandai kembalinya GIGI dengan warna musik yang segar namun tetap mengakar pada identitas kuat mereka. Sebagai pelengkap, &#8220;Menari-Nari&#8221; juga hadir dalam bentuk video lirik bernuansa metropolitan dengan visual yang memberikan interpretasi artistik dari pesan lagu tersebut.</p>
<p>Rilisan terbaru ini merupakan bentuk semangat dari para personel yang terdiri dari <strong>Armand Maulana, Dewa Budjana, Gusti Hendy,</strong> dan <strong>Thomas Ramdhan</strong> untuk kembali meramaikan industri musik Tanah Air dengan warna yang lebih segar dan relevan. Lewat <em>single</em> ini, GIGI ingin menghadirkan sesuatu yang baru tanpa meninggalkan ciri khas mereka, sekaligus menjangkau generasi pendengar yang lebih luas, baik para penggemar setia maupun kalangan muda yang mungkin baru mengenal karya-karya GIGI. Dalam kata lain, lagu ini bisa menjadi jembatan antara lintas generasi dan memperkuat eksistensi GIGI di panggung musik Indonesia.</p>
<p>Lagu &#8220;Menari-Nari&#8221; menampilkan isu yang sering terjadi di dalam percintaan dan kehidupan &#8211; masa lalu. Masa tersebut seringkali menjadi bayang-bayang kuat dalam memori, membentuk latar emosional yang mendalam bagi setiap orang. Melalui lagu ini, GIGI menagajak para pendengar untuk &#8216;berdamai&#8217; bukan dengan cara melupakan atau menghindar, melainkan &#8216;menari&#8217; bersama kenangan tersebut agar bisa melangkah lebih ringan menyambut masa depan yang penuh kemungkinan.</p>
<figure id="attachment_2815" aria-describedby="caption-attachment-2815" style="width: 756px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-2815" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/PROFILE-GIGI-BAND-MENARI-NARI-1-1.jpg" alt="" width="756" height="503" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/PROFILE-GIGI-BAND-MENARI-NARI-1-1.jpg 756w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/PROFILE-GIGI-BAND-MENARI-NARI-1-1-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 756px) 100vw, 756px" /><figcaption id="caption-attachment-2815" class="wp-caption-text">Courtesy of GIGI</figcaption></figure>
<p>Di dalam proses pembuatan lagunya, berbagai variasi dan perubahan terjadi di dalamnya. Digarap di Puncak pada tahap awal, &#8220;Menari-Nari&#8221; menampilkan aransemen lebih cepat dan nada berbeda yang berubah menjadi lebih lambat di tahap akhir serta menampilkan solo Hawaiian atau harmonika. Korelasi proses dengan tema lagu terlihat dari bagfian solo gitar yang dibiarkan tetap ada &#8211; layaknya masa lalu di mana terkadang hal yang tidak direncanakan justru paling layak untuk dipertahankan.</p>
<p>Single terbaru Gigi “Menari-nari”, kini bisa didengarkan hari ini di layanan digital <em>streaming platforms</em> seperti <strong>Spotify, Apple Music, Deezer, YouTube Music</strong> dan lain-lain.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/gigi-rilis-menari-nari-ajakan-berdamai-dengan-masa-lalu/">GIGI Rilis &#8220;Menari-Nari&#8221;, Ajakan Berdamai dengan Masa Lalu</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perayaan Perasaan Raisa di Album &#8220;ambiVert&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/perayaan-perasaan-raisa-di-album-ambivert/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 17:29:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[album]]></category>
		<category><![CDATA[ambIVert]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[JUNIrecords]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[Raisa]]></category>
		<category><![CDATA[track]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=2726</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah perjalanan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir &#8211; yaitu dengan menjadi penyanyi solo perempuan pertama Indonesia yang menggelar konser di Stadion <a href="https://thesocieties.id/perayaan-perasaan-raisa-di-album-ambivert/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/perayaan-perasaan-raisa-di-album-ambivert/">Perayaan Perasaan Raisa di Album &#8220;ambiVert&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah perjalanan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir &#8211; yaitu dengan menjadi penyanyi solo perempuan pertama Indonesia yang menggelar konser di Stadion Gelora Bung Karno, merilis film dokumenter, serta sederet kolaborasi dengan figur musik berpengaruh—<strong>Raisa</strong> membuka babak baru dalam perjalanan musiknya dengan merilis album studio kelima, <strong>&#8220;ambiVert&#8221;</strong>, pada <strong>25 Juni</strong> kemarin.</p>
<p>Bukan sekadar kelanjutan diskografi, album terbaru Raisa ini menjadi penanda penting dalam perjalanannya sebagai penyanyi/penulis lagu yang selalu berhasil menjelajahi rasa. Ia mengungkap getaran emosi yang samar melalui potret musik yang beresonansi dengan banyak orang &#8211; menjadikan berbagai karya Raisa terasa begitu hangat dan dekat dengan pendengarnya.</p>
<figure id="attachment_2728" aria-describedby="caption-attachment-2728" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2728" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/06/TBK-1-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/06/TBK-1-1-1.jpg 876w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/06/TBK-1-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/06/TBK-1-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 876px) 100vw, 876px" /><figcaption id="caption-attachment-2728" class="wp-caption-text">Courtesy of JUNI Records</figcaption></figure>
<p>Album &#8220;ambiVert&#8221; digarap tanpa tendensi atau ekspektasi berlebihan, melainkan menjadikannya cermin kejujuran akan kedewasaan Raisa sebagai manusia seutuhnya dengan segala perasaannya. Melalui album ini, Raisa seolah melepaskan titel yang selama ini melekat padanya, masuk ke dalam diri, menggali kembali sisa-sisa peristiwa yang telah dialami, dan menyatakan bahwa pada dasarnya &#8211; semua orang memiliki luka yang sama. Tajuk &#8220;ambiVert&#8221;sendiri dipilih sebagai representasi karakter manusia yang tak terlepas dari kehidupan penuh warna, namun di sisi lain seringkali dihampiri kerapuhan dalam kesendirian.</p>
<p>“Menurutku rata-rata orang itu <em>ambivert</em>. Sepertinya nggak mungkin ada yang 100% <em>extrovert</em> dan nggak ada sisi <em>introvert</em> sama sekali. Begitu juga sebaliknya. Jadi, itu yang digambarkan di album ini. Lagi bersenang-senang dengan sama teman, ada lagu <em>‘<strong>It&#8217;s Okay To Not Be Okay’</strong></em> atau <em><strong>‘Ternyata Tanpamu&#8217;</strong>.</em> Tapi ketika lagi sendirian, reflektif, kita masuk zona <em>introver</em>t dan ada lagu-lagu seperti<em><strong> ‘I&#8217;ll Be Waiting’</strong></em>. Semua sisi ambivert itu bisa ditemuin di album ini,” ungkap Raisa.</p>
<figure id="attachment_2729" aria-describedby="caption-attachment-2729" style="width: 584px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2729" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/06/TBK-2-1-1.jpg" alt="" width="584" height="876" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/06/TBK-2-1-1.jpg 584w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/06/TBK-2-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="(max-width: 584px) 100vw, 584px" /><figcaption id="caption-attachment-2729" class="wp-caption-text">Courtesy of JUNI Records</figcaption></figure>
<p>Diproduseri oleh <strong>Lafa Pratomo, Rendy Pandugo</strong>, dan <strong>Rishanda Singgih</strong>, Raisa menulis sendiri kesebelas <em>track</em> dalam album ini. Sepuluh di antaranya ia kerjakan melalui lokakarya intens bersama para produser di sebuah vila di kawasan Sentul, Jawa Barat. Metode &#8220;mengasingkan&#8221; diri sejenak dari rutinitas rumah tangga ini memungkinkan materi &#8220;ambiVert&#8221; memiliki kedalaman tersendiri, karena sesi penulisan lagu yang intens mampu menjaga proses kreatif tetap hidup.</p>
<p>Album ini juga menghadirkan kolaborasi Raisa dengan sahabat lamanya,<strong> Barsena Bestandhi</strong>, dalam <em>track</em> <strong><em>“Awal Kisah Selamanya”</em></strong> dan juga solois pria pendatang baru berkarakter kuat,<strong> Rony Parulian</strong>, dalam<em> track <strong>“Tetap Bukan Kamu”</strong>.</em></p>
<p>&#8220;ambiVert&#8221; dapat didengar di semua <strong><em>platform streaming</em> musik digital</strong>. Rilisan eksklusif berupa <em>boxset</em> dapat dipesan melalui <strong>JUNI Goods</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/perayaan-perasaan-raisa-di-album-ambivert/">Perayaan Perasaan Raisa di Album &#8220;ambiVert&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Raisa Bagikan Pesan Mendalam Lewat Single &#8220;Si Paling Mahir&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/raisa-bagikan-pesan-mendalam-lewat-single-si-paling-mahir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 03:36:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[JUNIrecords]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[Raisa]]></category>
		<category><![CDATA[single]]></category>
		<category><![CDATA[sipalingmahir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=1546</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penyanyi ternama tanah air, Raisa, kembali menyapa pendengar melalui single baru berjudul &#8220;Si Paling Mahir&#8221;. Lagu ini merupakan kolaborasi perdananya dengan Lafa <a href="https://thesocieties.id/raisa-bagikan-pesan-mendalam-lewat-single-si-paling-mahir/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/raisa-bagikan-pesan-mendalam-lewat-single-si-paling-mahir/">Raisa Bagikan Pesan Mendalam Lewat Single &#8220;Si Paling Mahir&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penyanyi ternama tanah air, <strong>Raisa</strong>, kembali menyapa pendengar melalui <em>single</em> baru berjudul <strong>&#8220;Si Paling Mahir&#8221;</strong>. Lagu ini merupakan kolaborasi perdananya dengan <strong>Lafa Pratomo</strong>, produser musik yang pernah bekerja sama dengan berbagai musisi ternama seperti Danilla, Sal Priadi dan Bernadya.</p>
<p>Ditulis oleh Raisa Andriana, Lafa Pratomo dan Haris Pranowo, lagu ini merupakan sebuah gambaran mendalam dari perjuangan seseorang dalam menahan beban hidup yang kompleks. Tidak hanya menyoroti cerita patah hati, &#8220;Si Paling Mahir&#8221; menyoroti berbagai tantangan di dalam hubungan keluarga, pekerjaan dan aspek kehidupan lainnya.</p>
<figure id="attachment_1548" aria-describedby="caption-attachment-1548" style="width: 576px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1548 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/10/Profile-SPM-2-1-1.jpg" alt="" width="576" height="864" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/10/Profile-SPM-2-1-1.jpg 576w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/10/Profile-SPM-2-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px" /><figcaption id="caption-attachment-1548" class="wp-caption-text">Courtesy of JUNI Records</figcaption></figure>
<p>“Melalui lagu ini aku ingin memberikan ruang bagi mereka yang merasa sendirian dalam perjuangannya. Lagu ini adalah sebuah pengakuan bahwa menjadi kuat itu tidak berarti harus selalu terlihat sempurna. Kita semua berhak merasa lelah dan selalu butuh dukungan,&#8221; cerita Raisa.</p>
<p>Senada dengan sang penyanyi, Lafa bertutur tentang bagaimana &#8220;Si Paling Mahir&#8221; menjadi bentuk apresiasi kepada para individu yang berjuang tanpa henti. &#8220;Kami ingin melahirkan lagu yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga menyentuh hati. Lagu ini adalah bentuk penghargaan untuk semua orang yang telah berjuang tanpa kenal lelah,&#8221; ujarnya.</p>
<figure id="attachment_1549" aria-describedby="caption-attachment-1549" style="width: 576px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1549" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/10/Profile-SPM-1-1-1.jpg" alt="" width="576" height="864" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/10/Profile-SPM-1-1-1.jpg 576w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/10/Profile-SPM-1-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px" /><figcaption id="caption-attachment-1549" class="wp-caption-text">Courtesy of JUNI Records</figcaption></figure>
<p>“Pertemuan Lafa dan Raisa terjadi pada sesi <em>workshop</em> yang kami lakukan tengah tahun ini. Sengaja saya dan Raisa ingin mencari nama-nama baru yang belum pernah bekerjasama. Saya utamanya menantang lagi Raisa keluar dari zona nyamannya, bekerja dengan produser baru. Hasilnya saya sangat puas. Ternyata kerja Raisa dan Lafa sangat padu. <em>Single</em> ini adalah pembuka, harapannya kedepannya kerjasama Raisa dan Lafa bisa berlanjut dengan lagu-lagu lain,” ujar <strong>Adryanto Pratono, CEO JUNI Records</strong>.</p>
<p>Memiliki pesan mendalam tentang kekuatan dalam kerentanan, &#8220;Si Paling Mahir&#8221; mengajak pendengar untuk saling mendukung dan mengingatkan bahwa berbagi perasaan adalah bentuk kekuatan yang sejati. &#8220;Si Paling Mahir&#8221; dapat didengar di berbagai <em>streaming platforms</em> seperti Apple Music, Langitmusik, Spotify, YouTube &amp; Youtube Music dan lain-lain.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/raisa-bagikan-pesan-mendalam-lewat-single-si-paling-mahir/">Raisa Bagikan Pesan Mendalam Lewat Single &#8220;Si Paling Mahir&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rasukma Rilis &#8220;Lala, Lala&#8221; : Single Perdana yang Sarat Makna</title>
		<link>https://thesocieties.id/rasukma-rilis-lalalala-single-perdana-yang-sarat-makna/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 01:15:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[celebritynews]]></category>
		<category><![CDATA[JUNIrecords]]></category>
		<category><![CDATA[lalalala]]></category>
		<category><![CDATA[musicandconcerts]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[rasukma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=1235</guid>

					<description><![CDATA[<p>JUNI Records memperkenalkan musisi terbarunya, Rasukma, melalui single perdana yang berjudul &#8220;Lala, Lala&#8221;. Single ini menjadi penanda langkah awal duo folk/pop asal <a href="https://thesocieties.id/rasukma-rilis-lalalala-single-perdana-yang-sarat-makna/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/rasukma-rilis-lalalala-single-perdana-yang-sarat-makna/">Rasukma Rilis &#8220;Lala, Lala&#8221; : Single Perdana yang Sarat Makna</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JUNI Records memperkenalkan musisi terbarunya, Rasukma, melalui<em> single</em> perdana yang berjudul &#8220;Lala, Lala&#8221;. Single ini menjadi penanda langkah awal duo <em>folk/pop</em> asal Bandung beranggotakan Eson dan Adel ini dalam proses perilisan album pertama mereka.</p>
<p>&#8220;Lala, Lala&#8221; sendiri bercerita tentang keresahan sang vokalis/gitaris, Shahreza Sendhang Rasendya &#8211; yang akrab disapa Eson, terhadap sang Ibu yang bernama Lala, yang masih harus berjerih payah hingga saat ini. Terkadang Ia mendapati Ibunya masih harus bekerja hingga larut demi anak-anaknya yang sudah beranjak dewasa.</p>
<figure id="attachment_1236" aria-describedby="caption-attachment-1236" style="width: 719px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1236 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/09/PHOTO-PROFILE-2-RASUKMA-1-1.jpg" alt="" width="719" height="480" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/09/PHOTO-PROFILE-2-RASUKMA-1-1.jpg 719w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/09/PHOTO-PROFILE-2-RASUKMA-1-1-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 719px) 100vw, 719px" /><figcaption id="caption-attachment-1236" class="wp-caption-text">Courtesy of JUNI Records</figcaption></figure>
<p>Rasukma mempersembahkan lagu ini bagi para Ibu yang selalu bekerja keras dan berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Selain menjadi bentuk apresiasi, duo ini berharap &#8220;Lala, Lala&#8221; menjadi pengingat akan dibalik kerja keras sang anak, kita &#8211; terutama kaum Ibu, perlu juga untuk sesekali beristirahat dan bersenang-senang.</p>
<p>“Kami rasa, sudah waktunya kami yang ambil giliran. Biar ibu kami lebih banyak beristirahat, menikmati hari-harinya, dan menuai buah dari apa yang sudah ia tanam dan rawat selama ini. Sekarang, giliran anak-anaknya yang bekerja keras untuk membalasnya” terang Eson.</p>
<figure id="attachment_1237" aria-describedby="caption-attachment-1237" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1237 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/09/ARTWORK-SINGLE-LALALALA-RASUKMA-1.jpeg" alt="" width="750" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/09/ARTWORK-SINGLE-LALALALA-RASUKMA-1.jpeg 750w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/09/ARTWORK-SINGLE-LALALALA-RASUKMA-1-300x300.jpeg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/09/ARTWORK-SINGLE-LALALALA-RASUKMA-1-150x150.jpeg 150w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-1237" class="wp-caption-text">Courtesy of JUNI Records</figcaption></figure>
<p>Seperti lagu-lagu Rasukma sebelumnya, lagu ini diproduseri dan ditulis oleh Eson dari segi lirik dan juga aransemen. Adel pun turut ambil peran dalam aransemen vokal. “Demo pertama dari lagu “Lala, Lala” dibuat pada bulan Maret 2023. Setelah beberapa kali mengalami perubahan aransemen, lagu ini akhirnya direkam pada Agustus 2023 di Ava Studio, Bandung” terang Rasukma pada Rabu (28/8).</p>
<p>Dari segi penulisan lirik dan aransemen<em>, single</em> ini sendiri terinspirasi oleh sederet musisi lokal seperti Efek Rumah Kaca, Sore dan juga musisi mancanegara seperti Pink Floyd dan Radiohead. Nuansa pop yang dibalut dengan aransemen dan sejumlah unsur <em>genre</em> <em>folk</em> dan Alternatif sangat kuat di lagu ini.</p>
<p><em>Single</em> terbaru Rasukma “Lala, Lala” dapat didengarkan di berbagai layanan <em>digital streaming platforms</em> seperti Spotify, Apple Music, Deezer, YouTube Music dan lain-lain.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/rasukma-rilis-lalalala-single-perdana-yang-sarat-makna/">Rasukma Rilis &#8220;Lala, Lala&#8221; : Single Perdana yang Sarat Makna</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;JUNI Day X&#8221; Hadirkan Raisa, Bernadya, Kunto Aji dan Rasukma</title>
		<link>https://thesocieties.id/juni-day-x-hadirkan-raisa-bernadya-kunto-aji-dan-rasukma/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adelia Ayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 04:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[bernadya]]></category>
		<category><![CDATA[events]]></category>
		<category><![CDATA[festival]]></category>
		<category><![CDATA[JUNI]]></category>
		<category><![CDATA[JUNIDayX]]></category>
		<category><![CDATA[JUNIrecords]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[KuntoAji]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[Raisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=1146</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak terasa sudah satu dekade sejak penyanyi ternama Indonesia, Raisa Andriana dan CEO dari JUNI Records, Ardyanto Pratono mendirikan JUNI &#8211; perusahaan <a href="https://thesocieties.id/juni-day-x-hadirkan-raisa-bernadya-kunto-aji-dan-rasukma/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/juni-day-x-hadirkan-raisa-bernadya-kunto-aji-dan-rasukma/">&#8220;JUNI Day X&#8221; Hadirkan Raisa, Bernadya, Kunto Aji dan Rasukma</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak terasa sudah satu dekade sejak penyanyi ternama Indonesia, Raisa Andriana dan CEO dari JUNI Records, Ardyanto Pratono mendirikan JUNI &#8211; perusahaan yang bergerak di bidang dunia hiburan yang mencakup pertunjukan, musik dan <em>merchandise</em>. Merayakan pencapaian dan perjalanan selama 10 tahun terakhir, JUNI mengadakan konser spesial bertajuk &#8220;JUNI Day X&#8221; pada 1 November mendatang.</p>
<p>Bertempat di Hall Basket, Senayan, konser ini akan menampilkan sejumlah musisi ternama yang berada di bawah naungan JUNI Records seperti Raisa, Bernadya, Kunto Aji dan pendatang baru di dunia musik bernama Rasukma. Berbeda dari festival musik pada umumnya, masing-masing artis akan mengusung konsep serta set panggung yang berbeda dan berwujud konser kolektif yang belum pernah dihadirkan sebelumnya.</p>
<figure id="attachment_1148" aria-describedby="caption-attachment-1148" style="width: 717px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1148 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/POSTER-JUNI-DAY-X.jpg" alt="" width="717" height="800" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/POSTER-JUNI-DAY-X.jpg 717w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/POSTER-JUNI-DAY-X-269x300.jpg 269w" sizes="auto, (max-width: 717px) 100vw, 717px" /><figcaption id="caption-attachment-1148" class="wp-caption-text">Courtesy of JUNI Records</figcaption></figure>
<p>Menghadirkan konsep istimewa, &#8220;JUNI Day X&#8221; akan menghadirkan pertunjukan &#8220;The Deep-Cut Set&#8221; dari Raisa,  &#8220;Mantra Purifikasi Pikir&#8221; dari Kunto Aji, &#8220;Tur Berjalan 2.0&#8221; dari Bernadya dan memperkenalkan Rasukma. &#8220;The Deep Cut Set&#8221; akan menghadirkan sejumlah lagu yang jarang dimainkan oleh Raisa di panggung regulernya.</p>
<p>Persembahan &#8220;Mantra Purifikasi Pikir&#8221; sendiri merupakan gabungan dari album &#8220;Mantra Mantra&#8221; dan &#8220;Pengantar Purifikasi Pikir&#8221; milik Kunto Aji. Sementara Bernadya akan membawa full lagu-lagu dari album populernya, &#8220;Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan&#8221; di panggung indoor arena untuk memberi kesempatan bagi penggemar yang belum sempat menghadiri &#8220;Tur Berjalan&#8221;.</p>
<figure id="attachment_1149" aria-describedby="caption-attachment-1149" style="width: 1434px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1149 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/INFO-TICKET-JUNI-DAY-X.jpg" alt="" width="1434" height="1600" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/INFO-TICKET-JUNI-DAY-X.jpg 1434w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/INFO-TICKET-JUNI-DAY-X-269x300.jpg 269w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/INFO-TICKET-JUNI-DAY-X-918x1024.jpg 918w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/INFO-TICKET-JUNI-DAY-X-768x857.jpg 768w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/08/INFO-TICKET-JUNI-DAY-X-1377x1536.jpg 1377w" sizes="auto, (max-width: 1434px) 100vw, 1434px" /><figcaption id="caption-attachment-1149" class="wp-caption-text">Courtesy of JUNI Records</figcaption></figure>
<p>Tidak hanya meliputi konsep, kolaborasi di &#8220;JUNI Day X&#8221;  juga menjadi sebuah upaya kolaboratif untuk membangun interaksi dalam komunitas para penggemar. Salah satunya aktivitas seru untuk penggemar dari masing-masing artis. “Saya mengundang semua untuk datang ke konser ini. Raisa, Bernadya, Kunto Aji, dan Rasukma, akan tampil di konser berdurasi 5 jam dengan set yang tematik. Semoga momen spesial ini bisa kita rayakan bersama. Tiket dijual mulai 26 Agustus 2024, tersedia di Loket.com,” ujar CEO JUNI Records Adryanto Pratono.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai &#8220;JUNI Day X&#8221;, Anda dapat menlihat di laman Instagram @juni_concert.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/juni-day-x-hadirkan-raisa-bernadya-kunto-aji-dan-rasukma/">&#8220;JUNI Day X&#8221; Hadirkan Raisa, Bernadya, Kunto Aji dan Rasukma</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elegi Patah Hati di Album Bernadya, &#8220;Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”</title>
		<link>https://thesocieties.id/kisah-patah-hati-di-album-bernadya-sialnya-hidup-harus-tetap-berjalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adelia Ayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2024 02:24:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[bernadya]]></category>
		<category><![CDATA[JUNIrecords]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[sialnyahiduptetapharusberjalan]]></category>
		<category><![CDATA[spotify]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=841</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Mungkin sebentar lagi ku bisa, kuterima. Waktuku, peranku dalam hidupmu selesai.&#8221; Itulah sedikit petikan lirik dari hits single Bernadya yang telah didengarkan <a href="https://thesocieties.id/kisah-patah-hati-di-album-bernadya-sialnya-hidup-harus-tetap-berjalan/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/kisah-patah-hati-di-album-bernadya-sialnya-hidup-harus-tetap-berjalan/">Elegi Patah Hati di Album Bernadya, &#8220;Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;<em>Mungkin sebentar lagi ku bisa, kuterima. Waktuku, peranku dalam hidupmu selesai.</em>&#8221; Itulah sedikit petikan lirik dari <em>hits single</em> Bernadya yang telah didengarkan lebih dari 30 Juta kali di streaming platform Spotify, &#8220;Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”. Tentunya, topik patah hati dan <em>move on </em>yang kerap digemari masyarakat umum menjadi alasan mengapa lagu-lagu Bernadya digemari publik. Namun, album perdana ini juga menjadi bukti satu fase pendewasaan diri dari penyanyi kelahiran 16 Maret 2004 ini.</p>
<p>Melalui pemaparan kisah cinta yang lebih gamblang, Bernadya menjadikan album &#8220;Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan” menjadi sebuah bukti kedewasaan dirinya setelah merilis mini album, &#8220;Terlintas&#8221; pada tahun lalu. Tentunya, perubahan ini terlihat melalui pendekatan misterius berupa visual yang didominasi warna hitam yang melambangkan kegundahan, kekecewaan, dan amarah yang membalut sisi melankolis.</p>
<figure id="attachment_843" aria-describedby="caption-attachment-843" style="width: 816px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-843 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-1-1-1.jpg" alt="" width="816" height="1224" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-1-1-1.jpg 816w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-1-1-1-200x300.jpg 200w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-1-1-1-683x1024.jpg 683w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-1-1-1-768x1152.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 816px) 100vw, 816px" /><figcaption id="caption-attachment-843" class="wp-caption-text">Courtesy of Thomas Danes</figcaption></figure>
<p>Bukan sekadar luapan dari sudut pandang pribadi sang penyanyi, album ini juga mewakili perasaan banyak orang. Perasaan tentang sesuatu yang tidak pernah kita harapkan, namun sering terjadi dan harus kita hadapi layaknya hidup yang terus berjalan.  “Lagu-lagu yang ada di dalam album ini bukan sekedar pemaparan cerita, tapi lebih kepada pengungkapan langsung soal semua yang dirasakan secara personal terhadap satu orang,” ungkap Bernadya.</p>
<p>Di samping kepiawaian sang penyanyi dalam bertutur kata lewat nada, racikan aransemen dari Petra Sihombing dan Rendy Pandugo sebagai produser berhasil menyempurnakan emosi yang ingin disampaikan dalam setiap lagu yang mengantar perjalanan cinta tersebut melalui tiga buah fase.</p>
<figure id="attachment_844" aria-describedby="caption-attachment-844" style="width: 815px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-844 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-2-1-1.jpg" alt="" width="815" height="1222" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-2-1-1.jpg 815w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-2-1-1-200x300.jpg 200w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-2-1-1-683x1024.jpg 683w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/07/Sialnya-Profile-2-1-1-768x1152.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 815px) 100vw, 815px" /><figcaption id="caption-attachment-844" class="wp-caption-text">Courtesy of Juni Records</figcaption></figure>
<p>Ketiga fase ini terdiri dari fase pertama (<em>heartbreak</em>) yang diungkapkan melalui lagu ‘Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan’, ‘Kata Mereka Ini Berlebihan’, ‘Lama-Lama’, dan ‘Kita Kubur Sampai Mati’. Fase kedua (<em>self doubt</em>) tercermin melalui ‘Ambang Pintu’ dan ‘Berlari’ yang kemudian ditutup dengan fase ketiga (<em>realization</em>) lewat single andalan ‘Kini Mereka Tahu’ dan ‘Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan’ yang menutup perjalanan kisah elegi patah hati di album ini.</p>
<p>“Aku tetap mencoba menulis lagu senatural mungkin. Menuangkan hal-hal yang ada di dalam pikiranku dan menjadikannya lirik-lirik yang apa adanya. “Dengan yang tersaji di dalam album pertamaku ini, aku berharap para pendengar bisa menerima sejauh apapun aku mencoba untuk bereksplorasi,” ujar Bernadya.</p>
<p>Album terbaru Bernadya “Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”, kini bisa didengarkan hari ini di layanan digital streaming platforms seperti Spotify, Apple Music, Deezer, YouTube Music dan lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/kisah-patah-hati-di-album-bernadya-sialnya-hidup-harus-tetap-berjalan/">Elegi Patah Hati di Album Bernadya, &#8220;Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bernadya Rilis Single Terbaru Berjudul &#8220;Kini Mereka Tahu&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/bernadya-rilis-single-terbaru-berjudul-kini-mereka-tahu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 05:14:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[bernadya]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[JUNIrecords]]></category>
		<category><![CDATA[kinimerekatahu]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=638</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penyanyi Bernadya merilis single terbaru berjudul &#8220;Kini Mereka Tahu&#8221;. Lagu ini merupakan kelanjutan dari kisah lagu “Kata Mereka Ini Berlebihan” dan disebut <a href="https://thesocieties.id/bernadya-rilis-single-terbaru-berjudul-kini-mereka-tahu/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/bernadya-rilis-single-terbaru-berjudul-kini-mereka-tahu/">Bernadya Rilis Single Terbaru Berjudul &#8220;Kini Mereka Tahu&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penyanyi Bernadya merilis <em>single</em> terbaru berjudul<strong> &#8220;Kini Mereka Tahu&#8221;</strong>. Lagu ini merupakan kelanjutan dari kisah lagu “Kata Mereka Ini Berlebihan” dan disebut sebagai pembuka jalan untuk <em>universe</em> Bernadya yang baru.</p>
<p>Lagu ini sendiri bercerita tentang sejumlah kisah pasangan yang pada kenyataannya tidak seindah yang terlihat. Lewat <strong>“Kini Mereka Tahu”</strong>, Bernadya berbicara dari sudut pandang seseorang yang tersakiti dan berusaha menutupi keburukan sang pasangan secara terus-menerus di dalam suatu hubungan.</p>
<figure id="attachment_644" aria-describedby="caption-attachment-644" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-644 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Bernadya-Kini-Mereka-Tahu-Artwork-1.jpg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Bernadya-Kini-Mereka-Tahu-Artwork-1.jpg 1000w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Bernadya-Kini-Mereka-Tahu-Artwork-1-300x300.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Bernadya-Kini-Mereka-Tahu-Artwork-1-150x150.jpg 150w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Bernadya-Kini-Mereka-Tahu-Artwork-1-768x768.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-644" class="wp-caption-text">Courtesy of Thomas Danes</figcaption></figure>
<p>Lebih dalam lagi, Bernadya juga memaparkan lagu ini dari sudut pandang orang yang tersakiti di dalam suatu hubungan dan betapa besar usahanya dalam menutupi sifat buruk pasangan. “Dari pihak yang tersakiti, dia merasa sudah lelah bahkan muak dengan terus melebih-lebihkan pasangannya kepada orang lain, sedangkan di balik itu ada banyak sifat buruknya yang selalu ditutup-tutupi,” ungkap solois kelahiran 16 Maret 2004 tersebut.</p>
<p>Dengan aransemen musik yang lebih kompleks, sang penyanyi dan Petra Sihombing selaku produser, berhasil menghadirkan kesan emosional mendalam yang berbeda dengan lagu-lagu Bernadya sebelumnya. Menurut Adryanto Pratono selaku CEO dari JUNI Records, lagu ini memperlihatkan kemampuan sang penyanyi sebagai penulis lagu dan memperlihatkan karakter lain dari Bernadya.</p>
<figure id="attachment_641" aria-describedby="caption-attachment-641" style="width: 810px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-641 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Snapinsta.app_439079441_18417339247067559_2458528441125130836_n_1080-1.jpg" alt="" width="810" height="1013" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Snapinsta.app_439079441_18417339247067559_2458528441125130836_n_1080-1.jpg 810w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Snapinsta.app_439079441_18417339247067559_2458528441125130836_n_1080-1-240x300.jpg 240w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/05/Snapinsta.app_439079441_18417339247067559_2458528441125130836_n_1080-1-768x960.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 810px) 100vw, 810px" /><figcaption id="caption-attachment-641" class="wp-caption-text">Courtesy of Instagram/@bernadyaribka</figcaption></figure>
<p>“Aku berharap dari lagu ini aku bisa mewakili banyak orang yang butuh menyampaikan perasaannya, namun merasa kesulitan. Dengan <strong>Kini Mereka Tahu</strong>, kalian bisa mengungkapkan semuanya sepuas-puasnya, “tutur Bernadya lebih jauh mengenai lagunya.</p>
<p>Single terbaru Bernadya, Kini Mereka Tahu, kini bisa didengarkan hari ini di beragam layanan <em>digital streaming platforms</em> seperti Spotify, Apple Music, Deezer dan YouTube Music.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/bernadya-rilis-single-terbaru-berjudul-kini-mereka-tahu/">Bernadya Rilis Single Terbaru Berjudul &#8220;Kini Mereka Tahu&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
