<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>movies Archives - The Societies</title>
	<atom:link href="https://thesocieties.id/tag/movies/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thesocieties.id/tag/movies/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Dec 2025 16:42:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/04/cropped-the_s_ico-1-32x32.jpg</url>
	<title>movies Archives - The Societies</title>
	<link>https://thesocieties.id/tag/movies/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>&#8220;Lupa Daratan&#8221;: Pencarian Jati Diri di Tengah Tawa</title>
		<link>https://thesocieties.id/lupa-daratan-pencarian-jati-diri-di-tengah-tawa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 16:42:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Movies & Cultures]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#netflix]]></category>
		<category><![CDATA[#netflixindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[ErnestPrakasa]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[Imajinari]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[LupaDaratan]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[SiPalingAktor]]></category>
		<category><![CDATA[streaming]]></category>
		<category><![CDATA[VinoAgustian]]></category>
		<category><![CDATA[VinoGBastian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3897</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa jadinya jika seorang aktor ternama lupa akan kemampuan beraktingnya? Itulah premis yang diangkat oleh Ernest Prakasa, sang sutradara dari film &#8220;Lupa <a href="https://thesocieties.id/lupa-daratan-pencarian-jati-diri-di-tengah-tawa/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/lupa-daratan-pencarian-jati-diri-di-tengah-tawa/">&#8220;Lupa Daratan&#8221;: Pencarian Jati Diri di Tengah Tawa</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apa jadinya jika seorang aktor ternama lupa akan kemampuan beraktingnya? Itulah premis yang diangkat oleh <strong>Ernest Prakasa</strong>, sang sutradara dari film <em><strong>&#8220;Lupa Daratan&#8221;</strong></em>. Film ber<em>genre</em> drama komedi ini menceritakan tentang aktor egosentris bernama <strong>Vino Agustian (Vino G. Bastian)</strong> yang kehilangan kemampuan aktingnya tepat saat Ia hampir mendapatkan peran utama dalam film biografi tentang sosok penting di Indonesia.</p>
<p>Tayang pada 11 Desember 2025, &#8220;Lupa Daratan&#8221; turut dibintangi deretan aktor dan aktris ternama seperti Dea Panendra, Agus Kuncoro, dan Emil Kusumo. Film ini menandai kolaborasi perdana antara Ernest Prakasa dengan aktor Vino G. Bastian, sekaligus kerja sama pertama <strong>Netflix</strong> dengan <strong>Imajinari</strong> &#8211; rumah produksi yang telah merilis berbagai film Indonesia populer seperti <em><strong>&#8220;Agak Laen&#8221;, &#8220;Ngeri-Ngeri Sedap&#8221;, &#8220;Jatuh Cinta Seperti di Film-Film&#8221;</strong></em>, dan <em><strong>&#8220;Tinggal Meninggal&#8221;</strong></em>. Di film Lupa Daratan, Ernest Prakasa menduduki kursi sutradara dan penulis naskah.</p>
<figure id="attachment_3900" aria-describedby="caption-attachment-3900" style="width: 520px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-3900" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/Vino-G.-Bastian-1-1.jpg" alt="" width="520" height="780" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/Vino-G.-Bastian-1-1.jpg 520w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/Vino-G.-Bastian-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="(max-width: 520px) 100vw, 520px" /><figcaption id="caption-attachment-3900" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix Indonesia</figcaption></figure>
<p>Dalam konferensi pers, Ernest Prakasa berbagi cerita mengenai visinya menciptakan kisah ini, berawal dari ide yang cukup ringan dan menggelitik. &#8220;Premisnya muncul dari ide apa yang terjadi ketika aktor sedang menyiapkan proyek besar dan kemampuannya justru hilang. Dari situ mulai dipikirkan kemampuannya hilang karena apa dan muncul konsep <em>brotherhood</em>,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebagai aktor utama, Vino G. Bastian mengungkapkan bahwa saat pertama kali ia membaca skenario film ini rasanya seperti berada dalam dunia film yang sehari-hari ia jalani. &#8220;Kurang lebih sama, yaitu mengurus jadwal dengan manajer, bertemu penggemar, atau berbincang dengan orang-orang film. Bedanya, karakter Vino Agustian ini merasa terlalu bangga dengan pencapaian dia sendiri dan apa yang dia capai itu adalah jerih payahnya sendiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Di <em>premiere</em> film yang berlangsung pada <strong>10 Desember 2025</strong> di <strong>Cinépolis, Senayan Park (SPARK)</strong>, acara ini dihadiri oleh para kreator serta pemerannya, maupun para pelaku industri film Indonesia seperti <strong>Arie Kriting, Kristo Immanuel, Bene Dion, Muhadkly Acho, Ardit Erwandha</strong>, maupun penulis ternama, <strong>Dee Lestari</strong>.</p>
<figure id="attachment_3901" aria-describedby="caption-attachment-3901" style="width: 780px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3901" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/Lupa-Daratan-7-1-1.jpg" alt="" width="780" height="520" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/Lupa-Daratan-7-1-1.jpg 780w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/Lupa-Daratan-7-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/12/Lupa-Daratan-7-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 780px) 100vw, 780px" /><figcaption id="caption-attachment-3901" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix Indonesia</figcaption></figure>
<p>Selain pemutaran film secara perdana di Jakarta, acara <em>premiere</em> yang juga dihadiri oleh para penggemar ini disajikan dengan kemasan yang berbeda melalui kehadiran <strong>sejumlah orang yang mirip dengan karakter utama (Vino Agustian)</strong>. Acara bertambah meriah dengan adanya sesi penghargaan yang terinspirasi dari adegan di &#8220;Lupa Daratan&#8221;, berupa tiga penghargaan yang diberikan kepada tiga undangan yang beruntung dalam kategori <em><strong>&#8220;Si Paling Necis&#8221;</strong></em>, <em><strong>&#8220;Si Paling Senyum Manis&#8221;</strong></em>, dan <em><strong>&#8220;Si Paling Nungguin Lupa Daratan&#8221;</strong></em>.</p>
<p>Sebagai salah satu film yang paling dinantikan tahun ini, &#8220;Lupa Daratan&#8221; membawa penonton masuk ke balik glamornya dunia film sekaligus menyajikan sentuhan drama yang mengharukan. Film ini juga menghadirkan penampilan spesial dari <strong>Lukman Sardi, Sheila Dara Aisha, Kristo Immanuel, Arie Kriting, Ardit Erwandha, Indra Jegel, Morgan Oey</strong>, dan banyak <em>cameo</em> lainnya.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/lupa-daratan-pencarian-jati-diri-di-tengah-tawa/">&#8220;Lupa Daratan&#8221;: Pencarian Jati Diri di Tengah Tawa</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Netflix Hadirkan Petualangan Terakhir &#8220;Stranger Things&#8221; di Jakarta</title>
		<link>https://thesocieties.id/netflix-hadirkan-petualangan-terakhir-stranger-things-di-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 06:30:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#netflix]]></category>
		<category><![CDATA[#netflixindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[alien]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[mystery]]></category>
		<category><![CDATA[OneLastAdventureinJakarta]]></category>
		<category><![CDATA[scifi]]></category>
		<category><![CDATA[series]]></category>
		<category><![CDATA[Strangerthings]]></category>
		<category><![CDATA[thriller]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3811</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menyambut penayangan musim terakhir serial populer &#8220;Stranger Things 5&#8221; yang dimulai pada 27 November 2025, Netflix menghadirkan &#8220;One Last Adventure in Jakarta&#8221; <a href="https://thesocieties.id/netflix-hadirkan-petualangan-terakhir-stranger-things-di-jakarta/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/netflix-hadirkan-petualangan-terakhir-stranger-things-di-jakarta/">Netflix Hadirkan Petualangan Terakhir &#8220;Stranger Things&#8221; di Jakarta</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambut penayangan musim terakhir serial populer <strong>&#8220;Stranger Things 5&#8221;</strong> yang dimulai pada <strong>27 November 2025</strong>, Netflix menghadirkan <em><strong>&#8220;One Last Adventure in Jakarta&#8221;</strong></em> di <strong>M Bloc Space, Jakarta Selatan</strong>. Berlangsung dari <strong>21 hingga 30 November 2025</strong>, acara ini merupakan bagian dari rangkaian <em>fan event</em> yang diselenggarakan di berbagai negara. Acara ini sendiri sudah mencatat rekor diramaikan oleh lebih dari dua ribu penggemar di tiga hari pertama penyelenggaraannya.</p>
<p>Dalam acara ini, para penggemar diajak untuk merayakan seluruh momen seru dan penuh nostalgia dari musim pertama hingga terakhir &#8220;Stranger Things&#8221; seperti bersepeda sambil bertahan hidup dari serangan Demogorgon melalui <strong>permainan <em>arcade game</em></strong> dengan ilustrasi visual 18 <em>bit</em> yang terkenal di era 1980-an serta berpartisipasi dalam <strong>&#8220;<em>treasure hunt</em>&#8220;</strong> yang melatih kepiawaian pengunjung mencari sejumlah benda ikonik dari serial kreasi <strong>The Duffer Brothers</strong> ini.</p>
<figure id="attachment_3814" aria-describedby="caption-attachment-3814" style="width: 752px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3814" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/11/ST5-MBLOC-0016-1-1.jpg" alt="" width="752" height="502" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/11/ST5-MBLOC-0016-1-1.jpg 752w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/11/ST5-MBLOC-0016-1-1-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 752px) 100vw, 752px" /><figcaption id="caption-attachment-3814" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix</figcaption></figure>
<p>Sejumlah penggemar yang telah mencoba permainan menyampaikan keseruan berkat berbagai manuver yang dilakukan demi lolos dari Demogorgon dan beberapa berhasil meraih skor tertinggi yang tercatat selama acara berlangsung. Selain aktivasi, acara &#8220;One Last Adventure in Jakarta&#8221; turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah kreator konten seperti <strong>Medy Renaldy, Mamang Osa, </strong>dan <strong>Aul &#8216;Tutorial Hidup&#8217;</strong>.</p>
<p>Penggemar juga diajak mengungkap foto misterius dengan menemukan berbagai <strong><em>easter eggs</em> </strong>terkait serial ini yang tersebar di lokasi acara berhadiah hal menarik dan terbatas untuk para penggemar atau mengabadikan momen di <strong><em>photo booth</em> </strong>bertema &#8220;Stranger Things&#8221;.</p>
<figure id="attachment_3815" aria-describedby="caption-attachment-3815" style="width: 722px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3815" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/11/ST5-MBLOC-0019-1-1.jpg" alt="" width="722" height="482" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/11/ST5-MBLOC-0019-1-1.jpg 722w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/11/ST5-MBLOC-0019-1-1-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 722px) 100vw, 722px" /><figcaption id="caption-attachment-3815" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix</figcaption></figure>
<p>Acara ini terbuka untuk umum dengan<strong> batas usia minimal 18 tahun</strong> dengan imbauan berhati-hati bagi pengunjung ibu hamil maupun yang sensitif terhadap cahaya. Registrasi untuk kedatangan tanggal <strong>25 hingga 30 November</strong> dapat dilakukan secara <strong><em>online</em></strong>, sementara kunjungan di tanggal <strong>24 November</strong> menggunakan sistem <strong><em>walk-in</em></strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/netflix-hadirkan-petualangan-terakhir-stranger-things-di-jakarta/">Netflix Hadirkan Petualangan Terakhir &#8220;Stranger Things&#8221; di Jakarta</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cinta dan Pengorbanan Seorang Ibu di Film &#8220;Pangku&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/cinta-dan-pengorbanan-seorang-ibu-di-film-pangku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 05:59:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Movies & Cultures]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[BusanInternationalFilmFestival]]></category>
		<category><![CDATA[ClarestaTaufan]]></category>
		<category><![CDATA[DevanoDanendra]]></category>
		<category><![CDATA[drama]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[FediNuril]]></category>
		<category><![CDATA[FFI]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[FilmPangku]]></category>
		<category><![CDATA[GambarGerak]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[pangku]]></category>
		<category><![CDATA[rezarahadian]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada pepatah yang mengatakan jika &#8220;Kasih Ibu Sepanjang Masa&#8221;. Hal itu terasa nyata ketika The Societies menyaksikan film &#8220;Pangku&#8221; besutan Reza Rahadian <a href="https://thesocieties.id/cinta-dan-pengorbanan-seorang-ibu-di-film-pangku/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/cinta-dan-pengorbanan-seorang-ibu-di-film-pangku/">Cinta dan Pengorbanan Seorang Ibu di Film &#8220;Pangku&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada pepatah yang mengatakan jika &#8220;Kasih Ibu Sepanjang Masa&#8221;. Hal itu terasa nyata ketika <em><strong>The Societies</strong> </em>menyaksikan film &#8220;Pangku&#8221; besutan Reza Rahadian pada acara <em>press screening</em> (28/10) di<strong> Epicentrum XXI, Jakarta</strong>. Sebagai film panjang pertama Reza sebagai sutradara (sebelumnya, Ia pernah menyutradarai film pendek drama/<em>thriller b</em>erjudul <strong>&#8220;Sebelah&#8221; </strong>pada tahun <strong>2011)</strong>, kami melihat ciri khas karakter penyutradaraan sang aktor yang terasa sepanjang film &#8211; sederhana, natural namun bermakna.</p>
<p>Mengangkat kisah perjuangan seorang ibu, pengemasan cerita dan adegan harus sukses menggugah emosi penonton yang sayangnya &#8211; beberapa film, atau bahkan sinetron menampilkan hal tersebut secara berlebihan. &#8220;Pangku&#8221; menawarkan hal yang sebaliknya. Setiap adegan terasa nyata dan sederhana yang membuat penonton seolah-olah sedang menyaksikan secara langsung kisah tersebut layaknya sebuah kisah kehidupan pada umumnya.</p>
<figure id="attachment_3621" aria-describedby="caption-attachment-3621" style="width: 520px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3621" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1309-1-1.jpg" alt="" width="520" height="780" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1309-1-1.jpg 520w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1309-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 520px) 100vw, 520px" /><figcaption id="caption-attachment-3621" class="wp-caption-text">Courtesy of Arman Poplicist</figcaption></figure>
<p>Melihat judulnya, banyak publik yang &#8216;tertipu&#8217; jika film ini akan berfokus kepada cerita dewasa mengingat fenomena &#8220;Kopi Pangku&#8221; daerah Pantura yang mengijinkan pembeli di warung kopi untuk memangku wanita sembari menyeruput segelas kopi hangat. Siapa sangka, topik tersebut justru hanya berperan sebagai penguat cerita yang melengkapi kisah perjuangan penuh haru seorang Ibu dalam membesarkan dan merawat anaknya.</p>
<p>Film ini mengikuti kisah <strong>Sartika (Claresta Taufan)</strong>, seorang wanita hamil besar yang mencari pekerjaan. Nasib membawanya bertemu dengan pasangan tua<strong> Maya (Christine Hakim)</strong> dan<strong> Jaya (Jose Rizal Manua)</strong>, yang kemudian menampungnya. Seiring waktu, Sartika menemukan kehidupan baru untuk membesarkan anaknya, <strong>Bayu (Shakeel Fauzi)</strong>, dan jatuh cinta dengan seorang supir truk ikan bernama <strong>Hadi (Fedi Nuril)</strong>.</p>
<p>Film &#8220;Pangku&#8221; menghadirkan kisah tentang perjuangan seorang ibu tunggal dengan penceritaan yang sederhana, membumi, dan universal. <strong>Narasi yang tulus ini membuatnya mudah<em> relate</em></strong> dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan penonton.</p>
<figure id="attachment_3622" aria-describedby="caption-attachment-3622" style="width: 520px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3622" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1347-1-1.jpg" alt="" width="520" height="780" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1347-1-1.jpg 520w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1347-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 520px) 100vw, 520px" /><figcaption id="caption-attachment-3622" class="wp-caption-text">Courtesy of Arman Poplicist</figcaption></figure>
<p>Sebagai debut penyutradaraannya, Reza Rahadian memilih untuk menampilkan kisah ibu tunggal dengan penuh kasih. Kisah tersebut terasa personal karea terinspirasi dari pengalaman pribadi Reza selama 38 tahun sebagai anak dari seorang ibu tunggal. Ditambah dengan 20 tahun karier aktingnya, memberinya perspektif yang cermat nan tajam dalam menggali perasaan ibu yang menjalani hidup tanpa banyak pilihan. Singkat kata, Film ini merupakan &#8216;surat cinta sang aktor/sutradara kepada Ibunya.</p>
<p>“Sumber inspirasi dari cerita di film Pangku berasal dari ibu saya sebagai seorang single mother dan bagaimana saya tumbuh bersamanya. Itulah awal dari semuanya, dan saya ingin menjadikan film ini sebagai tribut untuk ibu,” ujar Reza Rahadian, penulis sekaligus sutradara film Pangku.</p>
<p><strong>Bukan sekedar penghormatan bagi Sang Ibunda, Reza juga berhasil mewujudkan mimpinya untuk menyutradarai film panjang.</strong> “Setelah berada di industri film selama lebih dari 20 tahun, saya merasa membutuhkan tantangan dan ruang baru untuk berkembang lagi sebagai seorang seniman, dan menyutradarai adalah hal yang sudah saya impikan sejak lama,” ujarnya.</p>
<p>Senada dengan Reza yang mengutamakan peran perempuan di dalam filmnya, <strong>Gita Fara</strong> menjelaskan bahwa film ini didedikasikan untuk perjuangan banyak wanita. “Film Pangku berbicara tentang ibu dan bagi banyak ibu di luar sana, yang hidupnya harus bekerja keras berkali lipat. Film ini untuk semua orang yang berjuang tanpa kemudahan dan pilihan-pilihan,&#8221; ujar sang produser.</p>
<figure id="attachment_3623" aria-describedby="caption-attachment-3623" style="width: 520px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3623" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1186-1-1.jpg" alt="" width="520" height="780" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1186-1-1.jpg 520w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1186-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 520px) 100vw, 520px" /><figcaption id="caption-attachment-3623" class="wp-caption-text">Courtesy of Arman Poplicist</figcaption></figure>
<p>Produser Gita Fara menjelaskan bahwa film ini didedikasikan untuk perjuangan banyak wanita: “Film Pangku berbicara tentang ibu dan bagi banyak ibu di luar sana, yang hidupnya harus bekerja keras berkali lipat. Film ini untuk semua orang yang berjuang tanpa kemudahan dan berbagai pilihan,&#8221; ujarnya. Penampilan apik para pemain utama membuahkan hasil manis di ajang <strong>Festival Film Indonesia (FFI) 2025</strong>. Pangku total meraih <strong>7 nominasi Piala Citra</strong>, termasuk <strong>&#8220;Film Cerita Panjang Terbaik&#8221;, Pemeran Utama Perempuan Terbaik&#8221;, &#8220;Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik&#8221;</strong> dan <strong>&#8220;Penulis Skenario Asli Terbaik&#8221;</strong>.</p>
<p>Tidak hanya di skala Nasional, di tingkat internasional, &#8220;Pangku&#8221; sukses memenangkan <strong>4 penghargaan di BIFF 2025</strong> dalam kompetisi program <strong>Vision Asia</strong>, yaitu <strong>KB Vision Audience Award, FIPRESCI Award, Bishkek International Film Festival-Central Asia Cinema Award</strong>, dan <strong>Face of the Future Award</strong>. Dibintangi oleh jajaran aktor ternama seperti <strong>Fedi Nuril, Jose Rizal Manua, Devano Danendra, Lukman Sardi, Happy Salma</strong>, dan <strong>Nazira C Noer</strong>, film Pangku siap menyajikan sebuah tontonan yang hangat dan lekat di hati penontonnya.</p>
<figure id="attachment_3624" aria-describedby="caption-attachment-3624" style="width: 780px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3624" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1110-1-1.jpg" alt="" width="780" height="520" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1110-1-1.jpg 780w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1110-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/10/ARM1110-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 780px) 100vw, 780px" /><figcaption id="caption-attachment-3624" class="wp-caption-text">Courtesy of Arman Poplicist</figcaption></figure>
<p>Film Pangku tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai <strong>6 November 2025</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/cinta-dan-pengorbanan-seorang-ibu-di-film-pangku/">Cinta dan Pengorbanan Seorang Ibu di Film &#8220;Pangku&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Deretan Foto Behind the Scenes dan Official Poster Film &#8220;Pangku&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/deretan-foto-behind-the-scenes-dan-official-poster-film-pangku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 15:41:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Movies & Cultures]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[BIFF]]></category>
		<category><![CDATA[BIFF2025]]></category>
		<category><![CDATA[BusanInternationalFilmFestival]]></category>
		<category><![CDATA[CannesFilmFestival]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[FilmPangku]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KopiPangku]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[pangku]]></category>
		<category><![CDATA[poster]]></category>
		<category><![CDATA[rezarahadian]]></category>
		<category><![CDATA[trailer]]></category>
		<category><![CDATA[women]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3273</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak beredarnya berita bahwa aktor Reza Rahadian akan segera merilis film debutnya sebagai sutradara yang berjudul &#8220;Pangku&#8221;, berbagai prestasi cemerlang sudah dihadirkan <a href="https://thesocieties.id/deretan-foto-behind-the-scenes-dan-official-poster-film-pangku/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/deretan-foto-behind-the-scenes-dan-official-poster-film-pangku/">Deretan Foto Behind the Scenes dan Official Poster Film &#8220;Pangku&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak beredarnya berita bahwa aktor <strong>Reza Rahadian</strong> akan segera merilis film debutnya sebagai sutradara yang berjudul <strong>&#8220;Pangku&#8221;</strong>, berbagai prestasi cemerlang sudah dihadirkan sebelum penayangan film tersebut di tanah air. Per hari ini, Film dengan judul internasional<em><strong> &#8220;On Your Lap&#8221;</strong></em> ini tengah berkompetisi di program Vision,<strong> Busan International Film Festival (BIFF) 2025</strong>, yang akan berlangsung pada <strong>17–26 September 2025 </strong>di<strong> Busan, Korea Selatan</strong>.</p>
<p>Sebelum kompetisi tersebut, film &#8220;Pangku&#8221; merilis tanggal tayang, memperkenalkan jajaran pemain serta menayangkan official poster dan teaser. Ditayangkan serentak pada tanggal <strong>6 November 2025</strong> di jaringan bioskop Indonesia, film ini mengumumkan sejumlah jajaran pemain seperti <strong>Jose Rizal Manua, Reza Chandika, Kaan Lativan, Nazira C. Noer, Galabby, T.J. Ruth, Lukman Sardi</strong>, dan <strong>Nai Djenar Maisa Ayu</strong> yang akan bergabung dengan <em>main cast</em> yang terdiri dari <strong>Claresta Taufan, Fedi Nuril, Christine Hakim, Devano Danendra, </strong>dan<strong> Shakeel Fauzi</strong>.</p>
<figure id="attachment_3276" aria-describedby="caption-attachment-3276" style="width: 960px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3276" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-08-1.jpg" alt="" width="960" height="639" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-08-1.jpg 960w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-08-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-08-1-768x511.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption id="caption-attachment-3276" class="wp-caption-text">Courtesy of Film Pangku</figcaption></figure>
<p>Selain memperkenalkan jajaran pemeran, &#8220;Pangku&#8221; juga merilis <strong><em>official teaser</em> </strong>dan <strong>poster</strong>. Dalam<em> trailer</em> resminya, film ini memperlihatkan kisah seorang perempuan muda yang sedang mengandung bernama <strong>Sartika (Claresta Taufan)</strong> yang merantau dari kota asalnya demi memberikan masa depan yang baik bagi sang anak kelak. Ia kemudian bertemu dengan seorang pemilik kedai kopi di Pantura bernama <strong>Maya (Christine Hakim)</strong> yang meminta Sartika yang usai bersalin, untuk bekerja <strong>menyuguhkan kopi sambil dipangku oleh para lelaki</strong>. Pekerjaan ini menghantar sang ibu muda bertemu dan jatuh cinta dengan seorang sopir truk distributor ikan bernama <strong>Hadi (Fedi Nuril)</strong>.</p>
<p>Hal tersebut tergambar secara presisi di dalam <strong><em>official poster</em></strong> yang menampilkan Sartika yang tengah menggendong anaknya yang masih bayi, sembari bersolek mengenakan <em>lipstick</em> merah yang menyiratkan pekerjaannya sebagai pelayan jasa &#8216;<strong>kopi pangku&#8217;</strong>. Visualisasi yang indah tersebut semakin terasa menyentuh ketika dipasangkan dengan lagu tema resmi &#8220;Pangku&#8221; &#8211; yaitu <strong>lagu legendaris</strong> <strong>&#8220;Ibu&#8221; </strong>dari <strong>Iwan Fals</strong> yang menampilkan perjuangan sosok perempuan dan seorang Ibu dalam bertahan hidup.</p>
<figure id="attachment_3275" aria-describedby="caption-attachment-3275" style="width: 960px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3275" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-05-1.jpg" alt="" width="960" height="639" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-05-1.jpg 960w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-05-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-05-1-768x511.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption id="caption-attachment-3275" class="wp-caption-text">Courtesy of Film Pangku</figcaption></figure>
<p>&#8220;Pangku&#8221; sendiri mengangkat cerita yang berasal dari <strong>fenomena di jalur Pantura yang bernama &#8216;kopi pangku&#8217;</strong> &#8211; sebuah layanan di mana <strong>beberapa warung kopi menyediakan jasa para wanita yang akan menemani pembeli dengan berbincang sambil duduk di pangkuannya</strong>. Hal ini menjadi menarik karena saat ini layanan tersebut sudah jarang ditemukan karena pergeseran sosial.</p>
<p>“Film Pangku membawa kisah tentang perjuangan perempuan yang bertahan hidup dengan menjadi pelayan kopi pangku tanpa memiliki banyak pilihan. Di film ini, kita akan melihat perjuangan dua perempuan, Sartika dan Maya, yang sama-sama saling ‘memangku’ meski masing-masing berada dalam kesusahan hidup mereka. Sebuah kisah yang menurut saya akan beresonansi dengan kondisi sosial kita dan juga dengan penonton di luar Indonesia,” <strong>ujar sutradara film &#8220;Pangku&#8221; Reza Rahadian</strong>.</p>
<figure id="attachment_3274" aria-describedby="caption-attachment-3274" style="width: 960px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3274" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-01-1.jpg" alt="" width="960" height="640" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-01-1.jpg 960w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-01-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/BTS-Pangku-01-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption id="caption-attachment-3274" class="wp-caption-text">Courtesy of www.erieknjuragan.com</figcaption></figure>
<p>&#8220;Pangku&#8221; sebelumnya telah melalui berbagai tahap pengembangan dan mendapat penghargaan. Dimulai dari penghargaan <strong>White Light Post-Production Award di JAFF Future Project (JFP) 2024</strong>, lolos seleksi untuk dipresentasikan di <strong>Hong Kong &#8211; Asia Film Financing Forum ke-23 (HAF23)</strong> hingga terpilih menjadi salah satu dari lima proyek film yang memenangkan <strong>HAF Goes to Cannes Program</strong> dan melanjutkan perjalanan untuk dipresentasikan di <strong>Marché du Film</strong> atau <strong>Cannes Film Market</strong>, <strong>Cannes Film Festival 2025</strong>. Pangku juga terpilih mengikuti <strong>Far East in Progress</strong>, <strong>Focus Asia 2025 di Far East Film Festival 2025</strong> dan mendapatkan bantuan pendanaan <strong>Red Sea Fund for Post-Production dari Red Sea Film Foundation</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/deretan-foto-behind-the-scenes-dan-official-poster-film-pangku/">Deretan Foto Behind the Scenes dan Official Poster Film &#8220;Pangku&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Levi&#8217;s Merilis Tiga Film Pendek dalam Rangka Kampanye Global &#8220;Icons&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/levis-merilis-tiga-film-pendek-dalam-rangka-kampanye-global-icons/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 13:20:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion News]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[501]]></category>
		<category><![CDATA[campaign]]></category>
		<category><![CDATA[celebrities]]></category>
		<category><![CDATA[denim]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Icon]]></category>
		<category><![CDATA[jacket]]></category>
		<category><![CDATA[jeans]]></category>
		<category><![CDATA[Levis]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[MattyMatheson]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[Shaboozey]]></category>
		<category><![CDATA[shirt]]></category>
		<category><![CDATA[shortmovie]]></category>
		<category><![CDATA[style]]></category>
		<category><![CDATA[trucker]]></category>
		<category><![CDATA[WesternSpirit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak sekedar merilis koleksi jeans lintas generasi, Levi&#8217;s telah menjadi ikon sekaligus simbol budaya yang tak lekang oleh waktu. Merayakan hal tersebut, <a href="https://thesocieties.id/levis-merilis-tiga-film-pendek-dalam-rangka-kampanye-global-icons/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/levis-merilis-tiga-film-pendek-dalam-rangka-kampanye-global-icons/">Levi&#8217;s Merilis Tiga Film Pendek dalam Rangka Kampanye Global &#8220;Icons&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak sekedar merilis koleksi jeans lintas generasi, <strong>Levi&#8217;s</strong> telah menjadi ikon sekaligus simbol budaya yang tak lekang oleh waktu. Merayakan hal tersebut, brand jeans ternama asal Amerika Serikat pada tahun 1873 ini meluncurkan kampanye global bertajuk <em><strong>&#8220;Icons&#8221;</strong> </em>yang menampilkan musisi peraih nominasi Grammy, <strong>Shaboozey</strong>, dan chef ternama, restaurateur, sekaligus bintang televisi peraih Emmy, <strong>Matty Matheson</strong>. Kampanye ini diwujudkan melalui tiga film sinematik yang merefleksikan kembali semangat <em><strong>&#8220;Western Spirit&#8221;</strong></em> sebagai representasi dari ketangguhan, kecerdasan, dan sentuhan keberanian yang menjadi identitas merek Levi&#8217;s.</p>
<p><strong>Disutradarai oleh Glenn Kitson</strong> dan <strong>sinematografer Galo Olivares</strong> (&#8220;Roma&#8221;, &#8220;Alien: Romulus&#8221;), tiga film ini menyoroti <strong>tiga ikon Levi’s</strong>: <strong>jeans 501® Original</strong>, <em><strong>Trucker Jacket</strong></em>, dan <em><strong>Western Shirt</strong></em>. Lebih dari sekadar estetika, kampanye ini menekankan semangat hidup yang penuh keberanian, percaya diri, dan humor yang mengubah keseharian menjadi kisah-kisah yang bermakna.</p>
<figure id="attachment_3198" aria-describedby="caption-attachment-3198" style="width: 750px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3198" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/25_H2_BigBets-Icons_OF-01_M_202A120-85650005_RGB-1-1.jpg" alt="" width="750" height="757" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/25_H2_BigBets-Icons_OF-01_M_202A120-85650005_RGB-1-1.jpg 750w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/25_H2_BigBets-Icons_OF-01_M_202A120-85650005_RGB-1-1-297x300.jpg 297w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/25_H2_BigBets-Icons_OF-01_M_202A120-85650005_RGB-1-1-150x150.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-3198" class="wp-caption-text">Courtesy of Levi&#8217;s</figcaption></figure>
<p>Tiga film pendek ini mengajak penonton mengenang kisah di balik setiap produk ikonik Levi&#8217;s®. Film <em><strong>&#8220;The Jean&#8221;</strong></em> menampilkan 501® Original dengan slogan <em><strong>&#8220;Stronger than most relationships. Since 1873,&#8221;</strong></em> menyoroti ketangguhannya yang melegenda selama lebih dari 150 tahun.<em> <strong>&#8220;The Jacket&#8221;</strong></em> memperkenalkan Trucker Jacket berslogan <em><strong>&#8220;Worn to be remembered. Since 1967,&#8221;</strong></em> sebagai perayaan perjalanan lintas generasi. Terakhir, <em><strong>&#8220;The Shirt&#8221;</strong> </em>menampilkan <em>Western Shirt</em> dengan<em><strong> &#8220;Putting the wild in West. Since 1926,&#8221;</strong></em> yang merefleksikan perpaduan sempurna antara ketangguhan dan gaya yang tak lekang oleh waktu.</p>
<p>“Levi’s selalu tentang lebih dari sekadar denim — ini tentang semangat orang-orang yang memakainya,” ujar <strong>Kenny Mitchell, Global Chief Marketing Officer Levi’s® di Levi Strauss &amp; Co.</strong> “Shaboozey membawa semangat nonkonformis penuh percaya diri yang sejalan dengan Levi’s, dan Matty punya jiwa mandiri penuh daya tarik yang sama. Kami ingin membayangkan dunia seperti apa yang akan mereka ciptakan — menghormati sejarah kami, bahkan iklannya, dengan cara Levi’s yang sangat khas .”</p>
<figure id="attachment_3199" aria-describedby="caption-attachment-3199" style="width: 763px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3199" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/25_H2_BigBets-Icons_OF-01_M_30135-25650030_RGB-1-1.jpg" alt="" width="763" height="527" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/25_H2_BigBets-Icons_OF-01_M_30135-25650030_RGB-1-1.jpg 763w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/25_H2_BigBets-Icons_OF-01_M_30135-25650030_RGB-1-1-300x207.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 763px) 100vw, 763px" /><figcaption id="caption-attachment-3199" class="wp-caption-text">Courtesy of Levi&#8217;s</figcaption></figure>
<p>“Lewat kampanye Icons ini, Levi’s® ingin menegaskan kembali bahwa ikon-ikon kami, seperti 501® Original, Trucker Jacket, dan Western Shirt, bukan hanya sekadar produk fashion, tetapi simbol ekspresi diri lintas generasi. Di Indonesia, kami melihat konsumen muda semakin mencari pakaian yang tidak hanya stylish, tetapi juga punya cerita dan nilai keaslian. Itulah yang membuat Levi’s® tetap relevan hingga hari ini,” tutur <strong>Stiffen Andika, Country Marketing Lead Levi’s® Indonesia</strong>.</p>
<p>Tiga film pendek ini telah tayang di seluruh platform digital dan media sosial sejak <strong>25 Agustus</strong>, yang disertai dengan kampanye cetak yang menyoroti daya tarik abadi dari koleksi ikonik Levi&#8217;s®.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/levis-merilis-tiga-film-pendek-dalam-rangka-kampanye-global-icons/">Levi&#8217;s Merilis Tiga Film Pendek dalam Rangka Kampanye Global &#8220;Icons&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dunia Wednesday di &#8220;Nevermore Academy cabang Indonesia&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/dunia-wednesday-di-nevermore-academy-cabang-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2025 16:04:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#netflix]]></category>
		<category><![CDATA[#netflixindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[NevermoreAcademy]]></category>
		<category><![CDATA[NevermoreAcademycabangIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<category><![CDATA[series]]></category>
		<category><![CDATA[TheAddams]]></category>
		<category><![CDATA[TheSpace]]></category>
		<category><![CDATA[Wednesday]]></category>
		<category><![CDATA[WednesdaySeason2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=2963</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menyambut penayangan perdana serial &#8220;Wednesday&#8221; musim kedua pada Rabu (6/8) mendatang, Netflix mengajak para penggemar untuk memasuki dunia kelam nan absurd dari <a href="https://thesocieties.id/dunia-wednesday-di-nevermore-academy-cabang-indonesia/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/dunia-wednesday-di-nevermore-academy-cabang-indonesia/">Dunia Wednesday di &#8220;Nevermore Academy cabang Indonesia&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambut penayangan perdana serial <strong>&#8220;Wednesday&#8221;</strong> musim kedua pada <strong>Rabu (6/8)</strong> mendatang, <strong>Netflix</strong> mengajak para penggemar untuk memasuki dunia kelam nan <em>absurd</em> dari Wednesday Addams melalui <strong>&#8220;Nevermore Academy cabang Indonesia&#8221;</strong>. Berlokasi di area <strong>The Space, Senayan City</strong>, Jakarta, cabang lokal dari sekolah sang tokoh utama ini terbuka untuk umum pada<strong> 2 hingga 7 Agustus</strong> selama<strong> pukul 10.00 hingga 21.00 WIB</strong>.</p>
<p>Mencerminkan suasana hati Wednesday yang muram, Nevermore Academy dihidupkan kembali dengan kastel kelam dan air mancur dengan pohon hitam. Pengunjung dapat mendaftar sebagai siswa baru, mendapatkan rapor dan kartu identitas, untuk kemudian menjelajahi berbagai lokasi ikonik serta mencoba beragam aktivitas.</p>
<figure id="attachment_2965" aria-describedby="caption-attachment-2965" style="width: 822px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2965" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/08/Selametan-Nevermore-Academy-Cabang-Indonesia-1-1.jpg" alt="" width="822" height="548" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/08/Selametan-Nevermore-Academy-Cabang-Indonesia-1-1.jpg 822w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/08/Selametan-Nevermore-Academy-Cabang-Indonesia-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/08/Selametan-Nevermore-Academy-Cabang-Indonesia-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 822px) 100vw, 822px" /><figcaption id="caption-attachment-2965" class="wp-caption-text">Courtesy of Netfix Indonesia</figcaption></figure>
<p>Beragam misteri menanti untuk disibak di setiap area Nevermore Academy, termasuk <strong>kamar asrama Wednesday dan Enid</strong> yang menampilkan kontras kepribadian mereka. Di sana, pernak-pernik ceria Enid berlawanan dengan meja gelap Wednesday yang ditemani <strong>mesin tik kuno dan cello-nya</strong>.</p>
<p>Di <strong>perpustakaan Nightshade</strong>, para siswa dapat memasuki ruang rahasia <strong>Nightshade Society</strong> hanya dengan menjentikkan jari sebagai kode rahasia. Begitu berhasil memasuki ruangan yang tersembunyi di balik patung tersebut, suasana mencekam dan penuh misteri dapat langsung dirasakan. Setelah itu, mereka juga dapat menguji kemampuan membidik (musuh) mereka di arena memanah, salah satu ekstrakurikuler paling populer di sekolah.</p>
<figure id="attachment_2966" aria-describedby="caption-attachment-2966" style="width: 840px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2966" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/08/Nightshade-Library-1-1.jpg" alt="" width="840" height="560" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/08/Nightshade-Library-1-1.jpg 840w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/08/Nightshade-Library-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/08/Nightshade-Library-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px" /><figcaption id="caption-attachment-2966" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix Indonesia</figcaption></figure>
<p>Menandai dibukanya pintu &#8220;Nevermore Academy cabang Indonesia&#8221;, acara <strong>&#8220;Selametan&#8221;</strong> atau Seleksi Pelajar Masuk Tahun Ajaran Nevermore Academy sukses digelar pada <strong>Jum&#8217;at (1/8)</strong>, Acara ini dihadiri oleh publik yang mendaftar dan figur ternama seperti <strong>Naura Ayu</strong>, <strong>Ify Alyssa</strong>, dan <strong>Jharna Bhagwani</strong>, serta <strong>Kak Kev</strong> yang berperan sebagai senior akademi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemutaran eksklusif episode pertama musim kedua &#8220;Wednesday&#8221; bagi sejumlah kreator konten, sebelum penayangan resminya di Netflix.</p>
<p>Musim terbaru serial fenomenal ini akan tayang dalam dua bagian: Part 1 pada 6 Agustus 2025, dan Part 2 pada 3 September 2025 di Netflix.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/dunia-wednesday-di-nevermore-academy-cabang-indonesia/">Dunia Wednesday di &#8220;Nevermore Academy cabang Indonesia&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar Para Pemain Film Terbaru Joko Anwar, &#8220;Ghost in The Cell&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/daftar-para-pemain-film-terbaru-joko-anwar-ghost-in-the-cell/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 16:10:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Celebrity News]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[AbimanaAryasatya]]></category>
		<category><![CDATA[BrontPalarae]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[ComeandSeePictures]]></category>
		<category><![CDATA[comedy]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[GhostintheCell]]></category>
		<category><![CDATA[horror]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[JokoAnwar]]></category>
		<category><![CDATA[LukmanSardi]]></category>
		<category><![CDATA[MorganOey]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=2894</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rumah Produksi Come and See Pictures selalu menarik perhatian publik setiap mengeluarkan proyek film terbaru. Setelah sukses dengan film bergenre thriller action <a href="https://thesocieties.id/daftar-para-pemain-film-terbaru-joko-anwar-ghost-in-the-cell/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/daftar-para-pemain-film-terbaru-joko-anwar-ghost-in-the-cell/">Daftar Para Pemain Film Terbaru Joko Anwar, &#8220;Ghost in The Cell&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rumah Produksi <strong>Come and See Pictures</strong> selalu menarik perhatian publik setiap mengeluarkan proyek film terbaru. Setelah sukses dengan film bergenre <em>thriller</em> action dewasa,<strong> &#8220;Pengepungan di Bukit Duri&#8221;</strong>, penulis dan sutradara Joko Anwar kini menggarap horor komedi berjudul &#8220;Ghost in the Cell (Hantu di Penjara)&#8221;. Film yang diproduseri Tia Hasibuan ini juga menjadi penanda kembalinya Joko ke genre komedi setelah dua dekade sejak debutnya melalui Janji Joni (2005).</p>
<p>“Komedi adalah cinta pertama saya. Saya masih menggilai horor. Jadi ini saatnya menggabungkan keduanya dalam satu film,” kata penulis dan sutradara Ghost in The Cell (Hantu di Penjara) Joko Anwar. Film ini mengisahkan dua geng yang bermusuhan, bertikai di penjara Jakarta yang padat. Konflik mereka diperparah ketika narapidana mulai tewas satu per satu, bukan karena ulah musuh, melainkan oleh sesosok hantu ganas. Mau tak mau, kedua geng ini harus bekerja sama untuk bertahan hidup.</p>
<p>Selain menghadirkan cerita yang menarik, film ini turut menghadirkan deretan aktor ternama serta seorang bintang baru di dunia perfilman. Berikut adalah daftar para pemain film &#8220;Ghost in The Cell (Hantu di Penjara)&#8221; yang diumumkan secara eksklusif pada acara <em><strong>&#8220;Cast Reveal&#8221;</strong></em> di <strong>Epicentrum XXI </strong>(25/7):</p>
<p><strong>Abimana Aryasatya</strong></p>
<figure id="attachment_2896" aria-describedby="caption-attachment-2896" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2896" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9334-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9334-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9334-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2896" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Bront Palarae</strong></p>
<figure id="attachment_2897" aria-describedby="caption-attachment-2897" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2897" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9342-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9342-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9342-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2897" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Lukman Sardi</strong></p>
<figure id="attachment_2898" aria-describedby="caption-attachment-2898" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2898" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9356-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9356-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9356-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2898" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Aming Sugandhi</strong></p>
<figure id="attachment_2899" aria-describedby="caption-attachment-2899" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2899" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9387-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9387-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9387-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2899" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Morgan Oey</strong></p>
<figure id="attachment_2900" aria-describedby="caption-attachment-2900" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2900" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9304-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9304-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9304-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2900" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Endy Arfian</strong></p>
<figure id="attachment_2901" aria-describedby="caption-attachment-2901" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2901" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9307-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9307-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9307-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2901" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Yoga Pratama</strong></p>
<figure id="attachment_2902" aria-describedby="caption-attachment-2902" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2902" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9574-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9574-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9574-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2902" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Danang Suryonegoro</strong></p>
<figure id="attachment_2903" aria-describedby="caption-attachment-2903" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2903" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9380-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9380-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9380-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2903" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Haydar Salishz</strong></p>
<figure id="attachment_2904" aria-describedby="caption-attachment-2904" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2904" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9583-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9583-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9583-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2904" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p><strong>Magistus Miftah</strong></p>
<figure id="attachment_2905" aria-describedby="caption-attachment-2905" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2905" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9319-1-1.jpg" alt="" width="500" height="750" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9319-1-1.jpg 500w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/YAH9319-1-1-200x300.jpg 200w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-2905" class="wp-caption-text">Courtesy of Yahya Poplicist</figcaption></figure>
<p>Film ini sekaligus menyatukan kembali trio komedi<strong> Lukman Sardi, Aming Sugandhi</strong>, dan <strong>Tora Sudiro (&#8220;Quickie Express&#8221;)</strong>, aktor <strong>&#8220;Pengepungan di Bukit Duri&#8221; (Morgan Oey, Endy Arfian, Dewa Dayana)</strong>, serta menandai kerja sama akting pertama <strong>Joko Anwar</strong> dan <strong>Bront Palarae</strong> di luar <strong>&#8220;Pengabdi Setan&#8221;</strong>, serta debut akting <strong>Jaisal Tanjung</strong>.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-2908" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Ghost-in-the-Cell-Cover.jpeg" alt="" width="640" height="390" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Ghost-in-the-Cell-Cover.jpeg 800w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Ghost-in-the-Cell-Cover-300x183.jpeg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Ghost-in-the-Cell-Cover-768x468.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ikuti terus perkembangan film &#8220;Ghost in The Cell (Hantu di Penjara)&#8221; di Instagram <strong>@comeandseepictures</strong> dan nantikan penayangannya di bioskop.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/daftar-para-pemain-film-terbaru-joko-anwar-ghost-in-the-cell/">Daftar Para Pemain Film Terbaru Joko Anwar, &#8220;Ghost in The Cell&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Normalisasi Kesehatan Mental Melalui &#8220;A Normal Woman&#8221;</title>
		<link>https://thesocieties.id/normalisasi-kesehatan-mental-melalui-a-normal-woman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adelia Ayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 17:19:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Movies & Cultures]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#netflix]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[ANormalWoman]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[DionWiyoko]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[MarissaAnita]]></category>
		<category><![CDATA[mentalhealth]]></category>
		<category><![CDATA[MentalHealthAwareness]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[womenempowerment]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=2888</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa arti dari kata &#8216;normal&#8217;? Menurut KBBI, normal berarti &#8216;sesuai dengan aturan atau pola yang umum; tidak menyimpang dari norma atau kaidah; <a href="https://thesocieties.id/normalisasi-kesehatan-mental-melalui-a-normal-woman/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/normalisasi-kesehatan-mental-melalui-a-normal-woman/">Normalisasi Kesehatan Mental Melalui &#8220;A Normal Woman&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apa arti dari kata <strong>&#8216;normal&#8217;</strong>? Menurut <strong>KBBI</strong>, normal berarti <strong>&#8216;sesuai dengan aturan atau pola yang umum; tidak menyimpang dari norma atau kaidah; sesuai dengan keadaan biasa; tanpa cacat; atau tidak ada kelainan&#8217;</strong>. Dengan pengertian yang sedemikian rupa, tentunya banyak individu yang berusaha menyesuaikan diri dengan keadaan sekitar agar terlihat wajar &#8211; atau dalam kata lain, normal, meski harus mengorbankan jati dirinya yang sejati.</p>
<p>Apabila kata &#8216;normal&#8217; mudah diartikan dengan pasti, hal sebaliknya justru berlaku ketika seseorang ditanyakan mengenai apa standar normal yang sesungguhnya. Melihat beragam karakteristik individu yang memiliki kekurangan dan kelebihan, pasti terasa sulit untuk menetapkan satu standar tertentu yang dapat dijadikan acuan hal normal tersebut.  Melihat betapa peliknya isu tersebut, film rilisan <strong>Netflix, &#8220;A Normal Woman&#8221;</strong> berhasil menambahkan satu buah elemen penting dan kompleks ketika berbicara mengenai siapa yang paling sering mengorbankan perasaan dan &#8216;menyembunyikan&#8217; dirinya &#8211; seorang perempuan.</p>
<figure id="attachment_2890" aria-describedby="caption-attachment-2890" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2890" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI02793_20290-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI02793_20290-1-1.jpg 876w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI02793_20290-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI02793_20290-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 876px) 100vw, 876px" /><figcaption id="caption-attachment-2890" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix </figcaption></figure>
<p>Di adegan pembuka film, karakter Milla yang diperankan oleh Marissa Anita, tampak memiliki hidup sempurna. Memiliki harta yang berlimpah, rumah mewah dan suami tampan &#8211; bisa dikatakan, hidupnya merupakan <em>life goals</em> yang sering digadang-gadang di media sosial. Dibalik pintu rumah yang megah, nampaknya kalimat bijak yang mengatakan<em> <strong>&#8216;You never know what someone is dealing with behind closed doors&#8217;</strong> </em>mulai tampak ketika sang mertua, <strong>Liliana (Widyawati)</strong> dan suami tercinta, <strong>Jonathan (Dion Wiyoko)</strong> menampakan sederet perilaku yang membuat penonton merasa gemas dan segera bersimpati dengan Milla.</p>
<p>Masalah terasa semakin rumit bagi Milla ketika dirinya tiba-tiba mengalami berbagai halusinasi dan ruam misterius di tubuhnya yang mengakibatkan <em>self-inflicted wound</em> di tubuhnya. Setelah itu, sang tokoh utama merasa ada yang salah dengan dirinya karena dirinya tidak sama dengan sekitar &#8211; atau normal, dan ironisnya, mendapat perlakuan buruk atas hal tersebut. Rangkaian adegan tersebut mengingatkan <strong><span style="text-decoration: underline;">The Societies</span> </strong>akan beberapa hal umum yang terjadi pada orang yang mengalami tekanan atau gangguan mental berupa: sakit fisik yang merupakan manifestasi dari batin yang terluka/terpendam serta stigma masyarakat yang menganggap penderita gangguan mental adalah aib atau disebabkan oleh kurangnya keimanan kepada Tuhan.</p>
<figure id="attachment_2891" aria-describedby="caption-attachment-2891" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2891" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI04608_12097-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI04608_12097-1-1.jpg 876w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI04608_12097-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI04608_12097-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 876px) 100vw, 876px" /><figcaption id="caption-attachment-2891" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix </figcaption></figure>
<p>Seiring berjalannya film, isu kesehatan mental tampak pada beberapa karakter perempuan yang tampak &#8216;normal&#8217; di sekitar Milla: sang mertua Liliana yang sukses namun <em>control freak</em> dan memiliki kecenderungan sebagai narsistik; ibu kandung Milla,<strong> Novi (Maya Hasan)</strong> yang kecanduan judi dan menjadikan anak investasi; sahabat masa kecil Milla, <strong>Erika (Gisella Anastasia)</strong> yang iri hati dan ingin merebut Jonathan; serta sang anak, <strong>Angel (Mima Shafa)</strong> yang ironisnya memahami Milla namun menjadi korban <em>cyber bullying</em> karena wajahnya yang berbeda.</p>
<p>Isu kesehatan mental yang dihadirkan secara detail tentunya tidak terlepas dari arahan sang sutradara, <strong>Lucky Kuswandi</strong> dan naskah yang ditulis oleh <strong>Andri Cung</strong>. &#8220;Kita semua pasti pernah ada di titik sebagian dari diri kita terhapus karena kita harus menjalankan sebuah atau berbagai peran, dan kita tidak menyadari bahwa ini tidaklah normal. Di saat ini yang paling cerdas adalah tubuh kita, yang kemudian memberi alarm bahwa sepertinya ada yang tidak normal dengan cara kita menjalani hidup, yang muncul dalam berbagai bentuk,&#8221;tutur Lucky dalam acara <strong>Konferensi Pers</strong> yang berlangsung di <strong>Plaza Senayan XXI</strong> pada <strong>Rabu (23/7)</strong>.</p>
<p>Selain isu kesehatan mental, hal lain yang membuat film &#8220;A Normal Woman&#8221; terasa istimewa adalah sentuhan budaya dan kehidupan keluarga <strong>Tionghoa</strong> di dalamnya. Cara Lucky Kuswandi menaruh berbagai referensi budaya Tionghoa seperti semangkuk hidangan tim ayam obat hangat (Ciak Po), panggilan &#8216;Koko&#8217; dan &#8216;Cici&#8217;, busana Cheongsam serta deretan aktor dan aktris beretnis/keturunan Tionghoa di dalamnya mengingatkan kami akan beragam film Hollywood besutan sutradara <strong>Jordan Peele (<em>&#8220;Get Out&#8221;</em>, <em>&#8220;Us&#8221;</em>)</strong> dan <strong>Ryan Coogler (<em>&#8220;Black Panther&#8221;</em>, <em>&#8220;Sinners&#8221;</em>)</strong> yang selalu mengangkat <em>black culture</em> &amp; <em>identity</em> di setiap filmnya.</p>
<figure id="attachment_2892" aria-describedby="caption-attachment-2892" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2892" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI06743_05362_Retouch-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI06743_05362_Retouch-1-1.jpg 876w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI06743_05362_Retouch-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/ANormalWoman_Netflix_TRI06743_05362_Retouch-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 876px) 100vw, 876px" /><figcaption id="caption-attachment-2892" class="wp-caption-text">A Normal Woman. Marissa Anita as Milla in A Normal Woman. Cr. Courtesy of Netflix © 2025</figcaption></figure>
<p>Menghadirkan atmosfer penuh ketegangan, drama, dan visual yang memikat, film ini menawarkan pengalaman menonton yang menggugah emosi. Melalui karakter dan dinamika yang kompleks, film ini mengajak penonton menyelami sisi kehidupan yang relevan, seperti ekspektasi rumah tangga ideal, tekanan sosial dan tuntutan reputasi, hingga pencarian jati diri dan luka masa lalu yang belum pulih.</p>
<p>Film &#8220;A Normal Woman&#8221; memang menampilkan karakter Milla dengan segala permasalahan mental dan lebih tepatnya &#8211; tekanan batin yang mengharuskanya mengurung jati dirinya di dalam &#8216;sangkar emas&#8217;. Usai menyaksikan film tersebut, <span style="text-decoration: underline;"><strong>The Societies</strong></span> rasa kalimat yang paling tepat menggambarkan film ini adalah petikan kalimat dari buku inspirasi dalam pembentukan tokoh Milla &#8211;  &#8220;<strong>The Myth of Normal&#8221; karya Gabor Maté dan Daniel Maté</strong> yang tertulis <em><strong>&#8220;Much of what passes for normal in our society is neither healthy nor normal&#8221; </strong></em>yang berarti <strong>&#8220;Sebagian besar dari apa yang dianggap normal dalam masyarakat kita, sejatinya tidak sehat pun tidak normal&#8221;</strong><em>.</em></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/normalisasi-kesehatan-mental-melalui-a-normal-woman/">Normalisasi Kesehatan Mental Melalui &#8220;A Normal Woman&#8221;</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perayaan &#8220;Sore: Istri dari Masa Depan&#8221; dengan Sheila Dara, Barasuara, dan Maya Hasan</title>
		<link>https://thesocieties.id/perayaan-sore-istri-dari-masa-depan-dengan-sheila-dara-barasuara-dan-maya-hasan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 15:45:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[barasuara]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[concerts]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[MayaHasan]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[sheiladara]]></category>
		<category><![CDATA[Sore]]></category>
		<category><![CDATA[SoreIstriDariMasaDepan]]></category>
		<category><![CDATA[soundtrack]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=2870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Film &#8220;Sore: Istri dari Masa Depan&#8221; telah sukses mencetak 1.393.072 penonton pada Minggu, 20 Juli 2025, hanya berselang 11 hari setelah tayang <a href="https://thesocieties.id/perayaan-sore-istri-dari-masa-depan-dengan-sheila-dara-barasuara-dan-maya-hasan/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/perayaan-sore-istri-dari-masa-depan-dengan-sheila-dara-barasuara-dan-maya-hasan/">Perayaan &#8220;Sore: Istri dari Masa Depan&#8221; dengan Sheila Dara, Barasuara, dan Maya Hasan</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Film<strong> &#8220;Sore: Istri dari Masa Depan&#8221;</strong> telah sukses mencetak <strong>1.393.072 penonton</strong> pada <strong>Minggu, 20 Juli 2025</strong>, hanya berselang 11 hari setelah tayang perdana pada 10 Juli 2025. Angka <strong>1 juta penonton</strong> bahkan telah berhasil diraih pada <strong>Sabtu, 19 Juli 2025</strong>, hanya dalam 10 hari penayangan. Hal ini menjadikan film ini sebagai film Indonesia ke-10 di tahun ini yang berhasil menembus angka 1 juta penonton lebih.</p>
<p>Kesuksesan film &#8220;Sore: Istri dari Masa Depan&#8221; juga melanjutkan jejak manis <strong>Yandy Laurens</strong> bersama produser <strong>Suryana Paramita</strong> dan <strong>Cerita Films</strong> di tahun 2025. Sebelumnya, mereka juga sukses merilis film &#8220;1 Kakak 7 Ponakan&#8221; bekerja sama dengan Mandela Pictures yang telah meraih 1.237.043 penonton. Kini, &#8220;Sore: Istri dari Masa Depan&#8221; bahkan telah melampaui capaian penonton film tersebut.</p>
<figure id="attachment_2873" aria-describedby="caption-attachment-2873" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2873" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/DIP01368-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" /><figcaption id="caption-attachment-2873" class="wp-caption-text">Courtesy of Diputra Antarjaya</figcaption></figure>
<p>Tak hanya sukses di bioskop, film ini juga sukses membuat <em>soundtrack</em>-nya populer. Lagu <strong>&#8220;Terbuang dalam Waktu&#8221;</strong> dari <strong>Barasuara</strong> berhasil masuk <strong>Top 1 Chart Viral 50 Indonesia Spotify</strong>.</p>
<p>Sebagai bentuk terima kasih kepada penonton, Cerita Films bersama <strong>Sheila Dara, Barasuara</strong>, dan <strong>Maya Hasan</strong> hadir di <strong>Main Atrium Street Gallery Pondok Indah Mall (PIM)</strong>, <strong>Jakarta Selatan</strong> pada <strong>Minggu, 20 Juli 2025</strong> mengadakan sebuah konser <em>surprise</em>. Mereka membawakan dua lagu<em> soundtrack</em> film &#8220;Sore: Istri dari Masa Depan&#8221;, yaitu <strong>&#8220;Terbuang dalam Waktu&#8221;</strong> dan <strong>&#8220;Pancarona&#8221;</strong>. Konser ini disambut antusiasme meriah dari pengunjung mal yang tampak memadati area Main Atrium Street Gallery PIM hingga ke lantai atas.</p>
<figure id="attachment_2874" aria-describedby="caption-attachment-2874" style="width: 960px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2874" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Untitled-design-1-1.png" alt="" width="960" height="382" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Untitled-design-1-1.png 960w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Untitled-design-1-1-300x119.png 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Untitled-design-1-1-768x306.png 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption id="caption-attachment-2874" class="wp-caption-text">Courtesy of Diputra Antarjaya</figcaption></figure>
<p>“Ini adalah pengalaman yang <em>surreal</em>. Perasaan senang yang sulit dicerna, saking besar dan tulusnya respons penonton. Senang sekali film ini menjadi milik bersama, dan terharu,” tutur sutradara film Sore: Istri dari Masa Depan <strong>Yandy Laurens</strong>. Bersaing dengan film Hollywood besar, Sore: Istri dari Masa Depan membuktikan kualitasnya. Meski awalnya tayang tak sampai 300 layar, kini jumlah layarnya terus bertambah berkat dukungan penonton Indonesia.</p>
<figure id="attachment_2872" aria-describedby="caption-attachment-2872" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2872" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/DIP01332-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" /><figcaption id="caption-attachment-2872" class="wp-caption-text">Courtesy of Diputra Antarjaya</figcaption></figure>
<p>Saksikan &#8220;SORE: Istri dari Masa Depan&#8221; di bioskop dan ikuti perkembangannya di Instagram resmi <strong>@cerita_films</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/perayaan-sore-istri-dari-masa-depan-dengan-sheila-dara-barasuara-dan-maya-hasan/">Perayaan &#8220;Sore: Istri dari Masa Depan&#8221; dengan Sheila Dara, Barasuara, dan Maya Hasan</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Netflix Rilis Trailer &#8220;Wednesday Season 2&#8221; Bagian Pertama</title>
		<link>https://thesocieties.id/netflix-rilis-trailer-wednesday-season-2-bagian-pertama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 15:45:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Movies & Cultures]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#netflix]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[horror]]></category>
		<category><![CDATA[JennaOrtega]]></category>
		<category><![CDATA[movies]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<category><![CDATA[series]]></category>
		<category><![CDATA[TheAddams]]></category>
		<category><![CDATA[thriller]]></category>
		<category><![CDATA[Wednesday]]></category>
		<category><![CDATA[Wednesday2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=2831</guid>

					<description><![CDATA[<p>Serial Netflix Populer, &#8220;Wednesday&#8221; akan segera kembali ke hadapan Anda! Menyambut penayangan musim keduanya, layanan streaming ternama ini merilis trailer resmi dari <a href="https://thesocieties.id/netflix-rilis-trailer-wednesday-season-2-bagian-pertama/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/netflix-rilis-trailer-wednesday-season-2-bagian-pertama/">Netflix Rilis Trailer &#8220;Wednesday Season 2&#8221; Bagian Pertama</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Serial <strong>Netflix</strong> Populer, &#8220;<strong>Wednesday&#8221;</strong> akan segera kembali ke hadapan Anda! Menyambut penayangan musim keduanya, layanan <em>streaming</em> ternama ini merilis <em>trailer</em> resmi dari serial yang akan tayang dalam dua bagian ini:<strong> &#8220;Part 1&#8221; </strong>pada <strong>6 Agustus 2025</strong> dan <strong>&#8220;Part 2&#8221;</strong> pada <strong>3 September 2025</strong>.</p>
<p>Video<em> trailer</em> yang diluncurkan memperlihatkan adegan yang dinantikan penonton berupa kembalinya Wednesday yang diperankan oleh aktris <strong>Jenna Ortega</strong> ke <strong>Nevermore Academy</strong>, ramalan mengerikan yang mengancam nyawa sahabatnya, hingga rahasia dari masa lalu <strong>Keluarga Addams</strong> yang dapat menyelamatkan sang sahabat. Di musim ini, Wednesday harus berhadapan dengan keluarga, teman, dan musuh lama yang mendorongnya memasuki tahun penuh kekacauan yang kelam dan aneh.</p>
<figure id="attachment_2833" aria-describedby="caption-attachment-2833" style="width: 768px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2833" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Wednesday-S2-6-1.jpg" alt="" width="768" height="414" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Wednesday-S2-6-1.jpg 768w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Wednesday-S2-6-1-300x162.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption id="caption-attachment-2833" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix</figcaption></figure>
<p>Dengan kecerdasan dan ekspresi datar khasnya, Wednesday akan menyelami misteri supernatural baru yang menegangkan. Kreator sekaligus <em>showrunner</em> <strong>Alfred Gough</strong> dan <strong>Miles Millar</strong> juga kembali untuk musim kedua ini  bersama produser eksekutif dan sutradara <strong>Tim Burton</strong>.</p>
<p>Selain itu, para pemeran Wednesday akan memulai petualangan global menjelang penayangan perdana musim kedua. Perjalanan ini akan membawa mereka ke <strong>Inggris, Polandia, Italia, Prancis, Rumania, Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan</strong>, dan <strong>Australia</strong> dimulai pada akhir Juli.</p>
<figure id="attachment_2834" aria-describedby="caption-attachment-2834" style="width: 768px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2834" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Wednesday-S2-3-1.jpg" alt="" width="768" height="512" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Wednesday-S2-3-1.jpg 768w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/07/Wednesday-S2-3-1-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption id="caption-attachment-2834" class="wp-caption-text">Courtesy of Netflix/ Helen Sloan</figcaption></figure>
<p>Serial &#8220;Wednesday&#8221; pertama kali ditayangkan pada <strong>23 November 2o22</strong> dan berhasil menjadi salah satu serial populer di Netflix. Musim pertama menghadirkan kisah Wednesday Addams saat ia menjadi murid baru di Nevermore Academy dengan cerita penuh elemen supernatural dan misteri serta kemampuan cenayangnya dan pengejaran terhadap monster pelaku pembunuhan berantai yang menghantui seisi kota.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/netflix-rilis-trailer-wednesday-season-2-bagian-pertama/">Netflix Rilis Trailer &#8220;Wednesday Season 2&#8221; Bagian Pertama</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
