Menjelang konser tunggalnya, “Suarasmara”, penyanyi ternama tanah air, Andien menggandeng Rekosistem dan Kitabisa Experience untuk menghadirkan sebuah inisiatif yang menyatukan gerak tubuh, kolaborasi sosial dan kepedulian terhadap bumi melalui kegiatan ‘Plogging’.
Plogging merupakan gabungan dari kegiatan ‘jogging’ dan memungut sampah (picking up litter). Istilah ini berasal dari gabungan kata dalam bahasa Inggris “jogging“ dan kata dalam bahasa Swedia “plocka upp“ yang berarti “mengumpulkan”. Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa olahraga dan gaya hidup sehat dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Berlangsung pada Sabtu (2/11), kegiatan ini menempuh rute yang dimulai dari Bundaran HI menuju Waste Station Rekosistem di Dukuh Atas. Sebanyak 75 peserta yang telah mendaftar melalui Kitabisa Experience terlihat berlari santai sambil mengumpulkan sampah di sepanjang rute tersebut. Sampah yang terkumpul kemudian akan diserahkan di fasilitas pengelolaan sampah milik Rekosistem. Langkah ini menjadi wujud nyata aksi keberlanjutan lingkungan, memastikan sampah yang dipungut diproses dengan benar.
“Melalui Konser Suarasmara, kami ingin menunjukkan bahwa konser bisa punya gema lebih luas dari sekadar panggung musik. Gerakan kecil seperti jogging sambil memungut sampah pun bisa menjadi bentuk nyata cinta pada bumi,” tutur Andien.

Kegiatan ini semakin diperkuat dengan dukungan dari Tuku dan Kotara – dua brand lokal yang konsisten mendukung gerakan gaya hidup berkelanjutan. Kolaborasi ini mencerminkan semangat Konser “Suarasmara”, yaitu mengajak masyarakat untuk tidak hanya bersenang-senang – tetapi juga bertindak dan menyuarakan perubahan untuk bumi lewat deretan langkah sederhana.
Melalui kegiatan plogging tersebut, Konser “Suarasmara” menegaskan bahwa acara musik dapat menghidupkan gerakan menuju kesadaran bahwa bumi membutuhkan kepedulian. Melalui kegiatan ini, publik diharapkan dapat menjadikan kegiatan ini sebagai kebiasaan sehari-hari di mana olahraga, gaya hidup sehat, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan secara beriringan.
