<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>indie Archives - The Societies</title>
	<atom:link href="https://thesocieties.id/tag/indie/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thesocieties.id/tag/indie/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Sep 2025 18:05:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/04/cropped-the_s_ico-1-32x32.jpg</url>
	<title>indie Archives - The Societies</title>
	<link>https://thesocieties.id/tag/indie/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>&#8220;Saling Silang&#8221;: Perayaan Satu Dekade Synchronize Festival</title>
		<link>https://thesocieties.id/saling-silang-perayaan-satu-dekade-synchronize-festival/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 17:44:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[art]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[concert]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[indie]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[synchronizefest]]></category>
		<category><![CDATA[synchronizefest2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=3237</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahun ini, Synchronize Festival genap berusia satu dekade. Selama sepuluh tahun terakhir, Synchronize Festival tumbuh bukan sekadar menjadi festival musik semata. Menembus <a href="https://thesocieties.id/saling-silang-perayaan-satu-dekade-synchronize-festival/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/saling-silang-perayaan-satu-dekade-synchronize-festival/">&#8220;Saling Silang&#8221;: Perayaan Satu Dekade Synchronize Festival</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun ini, <strong>Synchronize Festival</strong> genap berusia satu dekade. Selama sepuluh tahun terakhir, Synchronize Festival tumbuh bukan sekadar menjadi festival musik semata. Menembus batas-batas kreativitas dan lepas dari zona aman, festival ini berhasil menghadirkan <strong>700.000 penonton</strong>, lebih dari <strong>5.000 musisi</strong>, <strong>10.000</strong> lebih <strong>publikasi media</strong> dan <strong>30.000 lebih pekerja</strong> yang telah bahu-membahu mewujudkan sebuah festival yang sehat, berdaya, dan berpihak pada musik.</p>
<p>Manifestasi semangat kolaborasi tersebut diangkat dalam tema besar <strong>&#8220;Saling Silang&#8221;</strong> yang merupakan tema utama dari edisi satu dekade Synchronize Festival yang digelar di <strong>Gambir Expo Kemayoran</strong> pada <strong>3, 4, 5</strong> <strong>Oktober 2025</strong>. Tema ini lahir dari <strong>simbol sederhana angka romawi untuk sepuluh, “X”</strong> yang kemudian dimaknai juga sebagai tanda pertemuan <strong>lintas zaman</strong>, <strong>lintas <em>genre</em></strong>, <strong>lintas energi</strong>.</p>
<figure id="attachment_3241" aria-describedby="caption-attachment-3241" style="width: 679px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-3241 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/FINALLL-SF25-POSTER_FULL-LINEUP_IG-copy-1-1.jpg" alt="" width="679" height="848" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/FINALLL-SF25-POSTER_FULL-LINEUP_IG-copy-1-1.jpg 679w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/FINALLL-SF25-POSTER_FULL-LINEUP_IG-copy-1-1-240x300.jpg 240w" sizes="(max-width: 679px) 100vw, 679px" /><figcaption id="caption-attachment-3241" class="wp-caption-text">Courtesy of Synchronize Festival</figcaption></figure>
<p>Berpegang pada prinsip menjadi rumah bagi seluruh entitas musik Indonesia, dan mengesampingkan radar algoritma sebagai acuan utama, tahun ini Synchronize Fest menghadirkan deretan <em>lineup</em> menarik dan bermakna. Dengan subtema <strong>&#8220;Musik Indonesia Dulu, Kini, dan Nanti&#8221;</strong>, tahun ini Synchronize Fest diisi ratusan penampil yang menjadi representasi wajah musik Indonesia dan selingkar yang berada di sekitarnya.</p>
<p>Melalui panggung<em> signature <strong>&#8220;OLENG UPUK&#8221;</strong></em>, <em><strong>&#8220;PANGGUNG GETARRR&#8221;</strong></em>, dan <em><strong>&#8220;GIGS STAGE&#8221;</strong></em>, Synchronize Festival menghadirkan deretan musisi lokal dengan beragam <em>genre</em>. Penampilan spesial tahun ini mencakup <strong><em>&#8220;Centil Era&#8221;</em> (Astrid, Aura Kasih, Citra Scholastika, Shanty, She, Sinta dan Jojo, T2, Duo Maia, Naykilla &#8211; Music by Oomleo Berkaraoke)</strong>; <em><strong>&#8220;Jatiwangi Art Factory&#8221;</strong></em>,<em><strong>&#8220;Haddad Alwi &amp; Opick&#8221;</strong></em>, <em><strong>&#8220;Jakarta Movin &amp; RAPOT Present Putar Kembali Ost. Film Indonesia&#8221;</strong></em>, <em><strong>&#8220;Nasida Ria &amp; Mother Bank&#8221; </strong></em>dan <strong><em>&#8220;Riffmeister: The Legacy of Ricky Siahaan&#8221;</em> (Amerta, Burgerkill, Komunal, Stepforward, Host:Arian13, Sammy Bramantyo, Edy Khemod, Soleh Solihun, Jill Van Diest, Fadli Aat)</strong>.</p>
<p>“Para musisi menyadari pentingnya menghadirkan konsep spesial di sebuah festival. Banyak spesial program justru berangkat dari inisiasi musisinya, seperti <strong>&#8220;Tribute To Gusti Irwan Wibowo&#8221;</strong> datang dari <strong>Morad</strong> dan <strong>Pamungkas</strong>, <strong>The Adams</strong> yang tampil dengan <strong>Hornstar Big Band</strong>, kemudian konsep &#8220;<strong>Ambon Jazz Rock&#8221;</strong> gagasan <strong>Barry Likumahuwa</strong>, dan masih banyak lagi lainnya” ungkap <strong>Aldila Karina, Director of Communication Synchronize Fest</strong>.</p>
<figure id="attachment_3242" aria-describedby="caption-attachment-3242" style="width: 540px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3242" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Jakarta-Dessert-Week-25-2-1.jpg" alt="" width="540" height="675" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Jakarta-Dessert-Week-25-2-1.jpg 540w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Jakarta-Dessert-Week-25-2-1-240x300.jpg 240w" sizes="(max-width: 540px) 100vw, 540px" /><figcaption id="caption-attachment-3242" class="wp-caption-text">Courtesy of Synchronize Festival</figcaption></figure>
<p>Selain penampilan spesial, hadirnya &#8220;<strong>Guruh Gipsy&#8221; (Guruh Sukarno Putra, Keenan Nasution, Abadi Soesman, Bubi Sutomo, Yoes JF, Raidy Noor, Warman Nasution, Andy /Rif, Irang Arkad, Karisk, Daryl Nasution, Biko Nasution, Peter NL, Kompiang Raka, Gamelan Saraswati, Harry Murti)</strong> dan &#8220;<strong>Stadium All-Star&#8221; (Bobby Suryadi, Jacky, Zaldy Garcia)</strong> menjadi momentum untuk menyalakan mesin waktu dan menghidupi kembali sejarah yang punya jejak tebal dalam sirkuit musik nasional sampai hari ini.</p>
<p>Sebagai bagian dari <strong>perayaan ulang tahun ke-25 demajors</strong>, Synchronize Festival menggandeng kolektif seni kontemporer ruangrupa dalam sebuah kolaborasi yang mewujudkan semangat inklusivitas seni, di mana mereka menciptakan sebuah instalasi di <strong>Hall D2 JIEXPO</strong> yang memadukan musik dan seni rupa bersama puluhan perupa dari berbagai kota seperti <strong>ruangrupa (Jakarta)</strong>, <strong>Tepian Kolektif (Berau)</strong>, <strong>Taring Padi (Yogyakarta)</strong>, <strong>Jatiwangi Art Factory (Majalengka)</strong>,<strong>Katakerja (Makassar)</strong> dan <strong>Indonesia Art Movement (Jayapura)</strong>.</p>
<p>Selain itu, mewujud komitmen terhadap lingkungan, Synchronize Fest tidak hanya mengelola sampah secara terpadu &#8211; tetapi juga mendorong pengunjung untuk lebih peduli dengan menyediakan fasilitas isi ulang air minum. Langkah ini diambil untuk menekan penggunaan botol plastik sekali pakai dan mendukung keberlanjutan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-3239" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/NLA00949-1-1.jpeg" alt="" width="512" height="342" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/NLA00949-1-1.jpeg 512w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/09/NLA00949-1-1-300x200.jpeg 300w" sizes="(max-width: 512px) 100vw, 512px" /></p>
<p>Dalam kolaborasi terbaru, Synchronize Fest menggandeng <strong>Kredivo</strong> untuk menyediakan opsi pembayaran yang lebih mudah bagi pengunjung. Melalui program cicilan dan <em>paylater</em> Kredivo, pembeli tiket baru berhak mendapatkan diskon sebesar<strong> Rp150.000</strong>, sementara pengguna setia akan memperoleh <strong><em>cashback</em> senilai Rp120.000 Kredivo Poin</strong>. Seluruh transaksi tiket dilakukan secara eksklusif melalui<strong> www.synchronizefestival.com</strong>.</p>
<p>Synchronize Fest 2025 turut didukung oleh beberapa sponsor panggung &#8211; diantaranya <strong>Orang Tua Group</strong> pada <strong>&#8220;District Stage&#8221;</strong>, <strong>Djarum</strong> dengan produk <strong>LA Bold</strong> pada <strong>&#8220;Forest Stage&#8221;</strong>, dan <strong>Kredivo</strong> pada<strong> &#8220;Oleng Upuk&#8221;</strong>. Beberapa sponsor pendukung lainnya <strong>Chitato, Pop Mie, Indomie, Indomilk Susu Steril, Lion Parcel, Jose Cuervo</strong>, <strong>Caffino, Guinness, Extra Joss Ultimate, Kopi Kenangan, AHM</strong>, serta didukung penuh persembahan warna oleh <strong>Puffin Paint</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/saling-silang-perayaan-satu-dekade-synchronize-festival/">&#8220;Saling Silang&#8221;: Perayaan Satu Dekade Synchronize Festival</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Synchronize Fest 2025 Umumkan Line-up Awal</title>
		<link>https://thesocieties.id/synchronize-fest-2025-umumkan-line-up-awal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[The Societies Team]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 16:09:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[bernadya]]></category>
		<category><![CDATA[celebrity]]></category>
		<category><![CDATA[concerts]]></category>
		<category><![CDATA[entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[indie]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[realityclub]]></category>
		<category><![CDATA[synchronizefest]]></category>
		<category><![CDATA[synchronizefest2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=2563</guid>

					<description><![CDATA[<p>Synchronize Fest 2025 akan kembali meramaikan Gambir Expo, Kemayoran pada tanggal 3, 4, dan 5 Oktober 2025. Festival musik tahunan paling dinanti <a href="https://thesocieties.id/synchronize-fest-2025-umumkan-line-up-awal/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/synchronize-fest-2025-umumkan-line-up-awal/">Synchronize Fest 2025 Umumkan Line-up Awal</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Synchronize Fest 2025</strong> akan kembali meramaikan Gambir Expo, Kemayoran pada tanggal <strong>3, 4</strong>, dan <strong>5 Oktober 2025</strong>. Festival musik tahunan paling dinanti ini baru saja mengumumkan jajaran penampilnya yang siap memeriahkan panggung dengan tema<strong> #SalingSilang</strong> yang mengusung kurasi artis lintas era berkonsep autentik dan beragam. Berikut adalah sebagian jajaran nama penampil awal yang akan mengisi acara musik tahunan ternama ini:</p>
<p><strong>Asep Balon</strong></p>
<p><strong>Avhath &amp; Kuntari</strong></p>
<p><strong>Bernadya</strong></p>
<p><strong>Centil Era: Astrid, Aura Kasih, Citra Scholastika, Shanty, She, Sinta dan Jojo, T2, Duo Maia, Naykilla (Music by OOMLEO Berkaraoke)</strong></p>
<p><strong>Elvy Sukaesih X Tokyo Ska Paradise Orchestra</strong></p>
<p><strong>.FEAST</strong></p>
<p><strong>Gusti Irwan Wibowo</strong></p>
<p><strong>Hindia</strong></p>
<p><strong>HIVI!</strong></p>
<p><strong>JKT48</strong></p>
<p><strong>K3BI</strong></p>
<p><strong>Kenya</strong></p>
<p><strong>Kunto Aji X Yogyakarta Hadroh Clan</strong></p>
<p><strong>Lomba Sihir</strong></p>
<p><strong>Musik dari Rangga &amp; Cinta</strong></p>
<p><strong>NDX AKA</strong></p>
<p><strong>Orkes Shaggydog</strong></p>
<p><strong>PADI Reborn</strong></p>
<p><strong>Perunggu</strong></p>
<p><strong>Reality Club</strong></p>
<p><strong>Sal Priadi</strong></p>
<p><strong>Satu Per Empat</strong></p>
<p><strong>Skandal</strong></p>
<p><strong>Stadium All-Star (Bobby Suryadi, Jacky, Zaldy Gracia)</strong></p>
<p><strong>Superman Is Dead: 30 Tahun</strong></p>
<p><strong>Teenage Death Star: Thunder Boarding School</strong></p>
<p><strong>The Adams &amp; Hornstar Big Band</strong></p>
<p><strong>The City Crypts (Denisa, Pelteras, Morgensoll)</strong></p>
<p><strong>The Panturas</strong></p>
<p><strong>The Trees and the Wild</strong></p>
<p><strong>Tipe-X</strong></p>
<p><strong>Toxicdev!</strong></p>
<p><strong>Wali</strong></p>
<p><strong>White Chorus</strong></p>
<p><strong>Wijaya 80</strong></p>
<p>Synchronize Fest juga membuka penjualan tiket <strong>PRESALE 3 Day Pass seharga Rp550.000</strong> (sudah termasuk pajak dan biaya penanganan) di <strong>www.synchronizefestival.com</strong> khusus untuk &#8220;warga-wargi&#8221; (penggemar Synchronize Fest).</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/synchronize-fest-2025-umumkan-line-up-awal/">Synchronize Fest 2025 Umumkan Line-up Awal</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Jalaran Sadrah&#8221; : Perjalanan Penerimaan Diri Barasuara</title>
		<link>https://thesocieties.id/jalaran-sadrah-perjalanan-penerimaan-diri-persembahan-barasuara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adelia Ayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jun 2024 07:03:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Music & Concerts]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[band]]></category>
		<category><![CDATA[barasuara]]></category>
		<category><![CDATA[indie]]></category>
		<category><![CDATA[jalaransadrah]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[musikindonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=798</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Jalaran Sadrah artinya karena pasrah. Album ini terjadi, tertulis, terselesaikan karena pasrah&#8221;. Itulah pernyataan dari vokalis dan gitaris Barasuara, Iga Massardi mengenai <a href="https://thesocieties.id/jalaran-sadrah-perjalanan-penerimaan-diri-persembahan-barasuara/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/jalaran-sadrah-perjalanan-penerimaan-diri-persembahan-barasuara/">&#8220;Jalaran Sadrah&#8221; : Perjalanan Penerimaan Diri Barasuara</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>“Jalaran Sadrah artinya karena pasrah. Album ini terjadi, tertulis, terselesaikan karena<br />
pasrah&#8221;. Itulah pernyataan dari vokalis dan gitaris Barasuara, Iga Massardi mengenai album studio ketiga keluaran grup musik yang ia gawangi. &#8216;Jalaran Sadrah&#8217; tidak hanya sekadar menjadi bukti dari kekayaan Barasuara dalam meramu musik, tetapi juga mengakhiri masa hiatus Iga dan kawan-kawan selama dua tahun lamanya.</p>
<p>Layaknya arti sang album yang bermakna kepasrahaan dan penyerahan diri sepenuhnya, proses pengerjaan &#8216;Jalaran Sadrah&#8217; terbilang cukup <em>challenging</em> bagi para personilnya yang terdiri dari Iga Massardi, TJ Kusuma, Marco Steffiano, Asteriska, Gerald Situmorang dan Puti Chitara. Proses yang bermula pada bulan Januari 2021 lalu itu mengharuskan keenam anggota berkumpul di sebuah villa yang terletak di Puncak, Bogor untuk melakukan konsolidasi sebagai band di tengah kondisi pandemi dan tanpa manajer.</p>
<figure id="attachment_800" aria-describedby="caption-attachment-800" style="width: 862px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-800 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/BARASUARA_JS_main-artworks_1_1-1-1.jpg" alt="" width="862" height="862" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/BARASUARA_JS_main-artworks_1_1-1-1.jpg 862w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/BARASUARA_JS_main-artworks_1_1-1-1-300x300.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/BARASUARA_JS_main-artworks_1_1-1-1-150x150.jpg 150w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/BARASUARA_JS_main-artworks_1_1-1-1-768x768.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 862px) 100vw, 862px" /><figcaption id="caption-attachment-800" class="wp-caption-text">Courtesy of Barasuara</figcaption></figure>
<p>Dirilis sendiri oleh Barasuara melalui label Hu Shah Records pada 21 Juni, &#8216;Jalaran Sadrah&#8217; memuat sembilan buah lagu seperti &#8220;Terbuang dalam Waktu&#8221;, &#8220;Merayakan Fana&#8221; dan tentunya, &#8220;Fatalis&#8221; yang berhasil meraih piala AMI Awards 2023 untuk kategori Duo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik. Mendengarkan lagu &#8220;Fatalis&#8221; yang bertema pengecaman terhadap disinformasi di masa pandemi, <strong>The Societies</strong> melihat kepiawaian Iga Massardi dalam meramu lagu yang membalut isu sosial sensitif dalam alunan musik yang akrab didengar di telinga serta menjadi jawaban mengapa Barasuara tetap bertahan kuat di tengah industri musik yang sepertinya sedang dikuasai oleh musik populer media sosial beserta lirik-liriknya yang hanya membahas permukaan kehidupan.</p>
<p>Sinis, apatis dan kontemplatif &#8211; itulah yang mungkin terbesit di benak Anda pertama kali ketika mendengar &#8216;Jalaran Sadrah&#8217; melalui <em>track</em> seperti “Habis Terang” yang mengangkat topik konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Namun, layaknya kehidupan yang tidak selalu pahit, Barasuara juga menceritakan kisah manis seperti kepulangan rasa terhadap cinta yang sejati serta perjalanan dalam kehidupan, sehingga menghasilkan album yang paling eklektik dan kaya warna yang pernah dibuat oleh grup musik ini.</p>
<figure id="attachment_801" aria-describedby="caption-attachment-801" style="width: 768px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-801 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG_3882-1-1.jpg" alt="" width="768" height="768" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG_3882-1-1.jpg 768w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG_3882-1-1-300x300.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG_3882-1-1-150x150.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption id="caption-attachment-801" class="wp-caption-text">Courtesy of Barasuara</figcaption></figure>
<p>Selain warna baru, variasi penciptaan lagu menjadi hal teranyar yang dihadirkan Barasuara di album terbarunya. Dua musisi dan komposer legendaris, Erwin Gutawa dan Sujiwo Tejo pun turut menyumbangkan kreativitasnya di &#8216;Jalaran Sadrah&#8217;. Erwin lah sosok di balik aransemen orkestra di dalam beragam lagu seperti &#8220;Merayakan Fana&#8221;, &#8220;Terbuang dalam Waktu&#8221; dan &#8220;Hitam dan Biru&#8221; yang diterjemahkan sempurna ke dalam alunan melodi nan megah dari Czech Symphony Orchestra. Sedangkan Sujiwo Tejo bernyanyi dalam lirik tembang berbahasa Jawa dalam lagu &#8220;Biyang&#8221; yang menenangkan.</p>
<p>Variasi baru penciptaan lagu ini sekaligus menunjukan rasa saling percaya antar anggota Barasuara yang sudah terbangun selama satu dekade lebih. &#8220;Jalaran Sadrah merupakan album yang paling kolektif pengerjaannya, karena kami sudah sama-sama saling percaya dan tahu warna masing- masing,” ujar sang bassist, Gerald.</p>
<figure id="attachment_802" aria-describedby="caption-attachment-802" style="width: 768px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-802 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG_3883-1-1.jpg" alt="" width="768" height="768" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG_3883-1-1.jpg 768w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG_3883-1-1-300x300.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/IMG_3883-1-1-150x150.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption id="caption-attachment-802" class="wp-caption-text">Courtesy of Barasuara</figcaption></figure>
<p>Dua tahun lamanya Barasuara hiatus dari dunia musik, tetapi dua tahun juga grup musik ini belajar menerima keadaan, mempererat hubungan antara anggota dan memberikan setiap <em>pieces</em> terbaik dari masing-masing anggota yang bersatu di dalam sebuah album yang dapat dikatakan merupakan salah satu album paling personal yang pernah dibuat yang sekaligus menjadi pertanda bahwa api dan lentera Barasuara masih menyala setelah berjalan 12 tahun dan belum padam walau terhadang berbagai cobaan.</p>
<p>Boleh dikatakan, &#8216;Jalaran Sadrah&#8217; merupakan sebuah simbol kekuatan di dalam kepasrahan yang menjelma menjadi sebuah karya transformatif baik di dalam musik dan kehidupan. “Jalaran Sadrah adalah bentuk persembahan kami untuk para pendengar. Tanpa ada itikad menggurui atau merasa lebih besar, album ini kami serahkan sepenuhnya untuk mereka nikmati dan maknai dengan caranya masing-masing,&#8221; pungkas Iga Massardi.</p>
<figure id="attachment_803" aria-describedby="caption-attachment-803" style="width: 840px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-803 size-full" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/Barasaura-Profile-6-1-1.jpg" alt="" width="840" height="560" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/Barasaura-Profile-6-1-1.jpg 840w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/Barasaura-Profile-6-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2024/06/Barasaura-Profile-6-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px" /><figcaption id="caption-attachment-803" class="wp-caption-text">Courtesy of Barasuara</figcaption></figure>
<p>Album &#8216;Jalaran Sadrah&#8217; sudah tersedia dan dapat didengar di berbagai platform musik digital kesayangan Anda.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/jalaran-sadrah-perjalanan-penerimaan-diri-persembahan-barasuara/">&#8220;Jalaran Sadrah&#8221; : Perjalanan Penerimaan Diri Barasuara</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
