<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Petfest2026 Archives - The Societies</title>
	<atom:link href="https://thesocieties.id/tag/petfest2026/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thesocieties.id/tag/petfest2026/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 May 2026 00:04:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2025/04/cropped-the_s_ico-1-32x32.jpg</url>
	<title>Petfest2026 Archives - The Societies</title>
	<link>https://thesocieties.id/tag/petfest2026/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Ilustrasi Digital Menjadi Cultural Movement, &#8220;Tucing Berlari&#8221; Rayakan Komunitas dan Kreativitas Lokal</title>
		<link>https://thesocieties.id/dari-ilustrasi-digital-menjadi-cultural-movement-tucing-berlari-rayakan-komunitas-dan-kreativitas-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bella Rianda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 00:04:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Events & Societies]]></category>
		<category><![CDATA[#jointhesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[#thesocieties]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[event]]></category>
		<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[pet]]></category>
		<category><![CDATA[Petfest2026]]></category>
		<category><![CDATA[TucingBerlari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thesocieties.id/?p=4377</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah maraknya acara komunitas di Jakarta, jarang rasanya ada sebuah acara yang terasa begitu hangat, menyenangkan, sekaligus relevan dengan kultur kreatif <a href="https://thesocieties.id/dari-ilustrasi-digital-menjadi-cultural-movement-tucing-berlari-rayakan-komunitas-dan-kreativitas-lokal/" class="read-more-link">[read more...]</a></p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/dari-ilustrasi-digital-menjadi-cultural-movement-tucing-berlari-rayakan-komunitas-dan-kreativitas-lokal/">Dari Ilustrasi Digital Menjadi Cultural Movement, &#8220;Tucing Berlari&#8221; Rayakan Komunitas dan Kreativitas Lokal</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah maraknya acara komunitas di Jakarta, jarang rasanya ada sebuah acara yang terasa begitu hangat, menyenangkan, sekaligus relevan dengan kultur kreatif masa kini. Namun itulah yang membuat <em><strong>&#8220;Tucing Berlari&#8221;</strong> </em>berbeda. Bukan sekadar <em>fun walk</em> biasa, acara hasil kolaborasi antara <strong>TFR News</strong> dan IP lokal, <strong>Ibu Tucing</strong>, ini hadir sebagai ruang berkumpul baru bagi para pecinta hewan, ilustrasi lokal, hingga komunitas kreatif urban.</p>
<p>Digelar bersamaan dengan <strong>&#8220;PetFest 2026&#8221;</strong> pada tanggal<strong> 1–3 Mei 2026 di ICE BSD City</strong>, &#8220;Tucing Berlari&#8221; membawa konsep jalan santai ramah keluarga dan hewan peliharaan dengan suasana yang <em>playful</em>, <em>intimate</em>, dan penuh energi menyenangkan.</p>
<figure id="attachment_4379" aria-describedby="caption-attachment-4379" style="width: 755px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4379" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Poster-Tucing-Berlari-1.jpg" alt="" width="755" height="355" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Poster-Tucing-Berlari-1.jpg 755w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Poster-Tucing-Berlari-1-300x141.jpg 300w" sizes="(max-width: 755px) 100vw, 755px" /><figcaption id="caption-attachment-4379" class="wp-caption-text">Courtesy of Tucing Berlari</figcaption></figure>
<p>Karakter Ibu Tucing sendiri sudah lama memiliki tempat spesial di hati banyak orang &#8211; khususnya generasi muda yang dekat dengan kultur internet lokal. Dibuat oleh ilustrator <strong>Bia Maquilla</strong> sejak 2019, karakter kucing <em>calico</em> dengan kepribadian <em>sassy</em> dan ekspresif ini terinspirasi dari kucing peliharaannya sendiri bernama Tucing. Kini, semesta Ibu Tucing berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar dari sekadar ilustrasi digital: sebuah pengalaman yang hidup.</p>
<p>Yang membuat &#8220;Tucing Berlari&#8221; terasa menarik bukan hanya visualnya yang menggemaskan atau konsep berjalan santai bersama hewan peliharaan. Ada sesuatu yang lebih dalam dari acara ini — bagaimana <strong>IP lokal mulai berkembang menjadi bagian dari gaya hidup dan pengalaman kolektif</strong>, bukan hanya sebatas produk <em>merchandise</em>. “Selama tiga tahun terakhir, kami melihat banyak IP lokal yang memiliki potensi besar,” jelas <strong>Christine Laifa</strong>. “Melalui aktivitas seperti Tucing Berlari, harapan kami supaya IP lokal bisa memberikan pilihan lain selain merchandise dan membangun komunitas dengan fans mereka&#8221;.</p>
<p>Ada hal yang terasa segar melihat <em>intellectual property l</em>okal Indonesia berkembang ke arah <em>experiential lifestyle</em> seperti ini. Terlebih di tengah banyaknya acara kreatif yang sering kali terasa terlalu formal atau terlalu eksklusif. &#8220;Tucing Berlari&#8221; justru terasa hangat, dekat, dan penuh rasa kebersamaan.</p>
<figure id="attachment_4380" aria-describedby="caption-attachment-4380" style="width: 584px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4380" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-16-2-1.jpg" alt="" width="584" height="778" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-16-2-1.jpg 584w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-16-2-1-225x300.jpg 225w" sizes="(max-width: 584px) 100vw, 584px" /><figcaption id="caption-attachment-4380" class="wp-caption-text">Courtesy of Tucing Berlari</figcaption></figure>
<p>Mengusung tema <em><strong>“Petropolis; The City Where Pets Belong”</strong></em>, keseluruhan pengalaman di &#8220;PetFest 2026&#8221; dirancang sebagai ruang eksploratif bagi manusia dan hewan peliharaan mereka. Bukan hanya tentang berjalan santai sejauh dua kilometer, tetapi juga menciptakan ruang interaksi baru bagi komunitas pecinta hewan di Jakarta dan sekitarnya. Acara ini juga didukung berbagai <em>brand</em> dan komunitas yang membuat suasananya terasa semakin hidup. Mulai dari <strong>Azko</strong>, <strong>Montigo</strong>, hingga komunitas seperti <strong>Cat Sitter Indonesia</strong> dan <strong>Jakarta Ramah Hewan</strong>, semuanya hadir membawa semangat kolektif yang terasa hangat dan penuh antusiasme.</p>
<p>Menjelang acara utama, TFR News juga mengadakan sesi <strong>halal bihalal <em>intimate</em> </strong>di <strong>The Cat Cabin</strong> bersama media dan komunitas. Suasananya berlangsung santai dengan lomba membuat mainan kucing, sesi bermain bersama kucing-kucing rescue, hingga sesi <strong><em>giveaway </em></strong>dari berbagai <em>brand partner</em>.</p>
<figure id="attachment_4381" aria-describedby="caption-attachment-4381" style="width: 876px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4381" src="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-09-1-1.jpg" alt="" width="876" height="584" srcset="https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-09-1-1.jpg 876w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-09-1-1-300x200.jpg 300w, https://thesocieties.id/wp-content/uploads/2026/05/Tucing-Berlari-09-1-1-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 876px) 100vw, 876px" /><figcaption id="caption-attachment-4381" class="wp-caption-text">Courtesy of Tucing Berlari</figcaption></figure>
<p>Di saat banyak orang mulai mencari koneksi yang lebih personal melalui komunitas dan minat yang sama, &#8220;Tucing Berlari&#8221; terasa hadir di waktu yang tepat. Sebab pada akhirnya, acara seperti ini bukan hanya tentang hewan peliharaan atau olahraga santai semata, melainkan tentang <strong>bagaimana karya lokal mampu menciptakan ruang berkumpul yang hangat, menyenangkan, dan penuh rasa memiliki</strong>.</p>
<p>Dan mungkin, di situlah letak daya tarik terbesar &#8220;Tucing Berlari&#8221;: ketika <strong>kreativitas lokal berhasil berkembang menjadi bagian dari kultur dan gaya hidup masyarakat urban masa kini</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://thesocieties.id/dari-ilustrasi-digital-menjadi-cultural-movement-tucing-berlari-rayakan-komunitas-dan-kreativitas-lokal/">Dari Ilustrasi Digital Menjadi Cultural Movement, &#8220;Tucing Berlari&#8221; Rayakan Komunitas dan Kreativitas Lokal</a> appeared first on <a href="https://thesocieties.id">The Societies</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
