Andrye Setiawan: Manisnya Sebuah Kesuksesan

4 min read

Dalam sesi perbincangan hangat di suatu sore bersama pemilik Exquise Patisserie, Andrye Setiawan, The Societies teringat pada kutipan terkenal dari Mahatma Gandhi: “The best way to find yourself is to lose yourself in the service of others” yang secara sederhana bermakna bahwa jati diri sejati ditemukan melalui ketulusan dalam memberikan yang terbaik bagi sesama.

Kutipan tersebut seakan merangkum jawaban atas pertanyaan pembuka kami kepada Andrye mengenai awal mula berdirinya Exquise Patisserie pada tahun 2014 silam. Sebelum beralih menjadi pengusaha pastry dan cake, alumni Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (NHI) ini memiliki latar belakang bekerja di beberapa bank swasta ternama di Ibu kota. Dari sana, Ia menangkap peluang bisnis melalui gestur pemberian apresiasi kepada nasabah berupa kiriman kue di momen spesial.

“Saat bekerja di bank, saya mulai memikirkan bisnis yang bisa saya jalankan. Di divisi Priority Banking, saya sering melihat nasabah mendapat hadiah kue sebagai apresiasi. Dari sana, ide bisnis pastry muncul,” kenang Andrye. Beralih dari ‘banker’ menjadi ‘baker’ tentu penuh dengan tantangan. Meski latar belakangnya berbeda, ia berhasil mengatasinya dengan dedikasi dan kerja keras. “Dulu, saat pertama mendirikan Exquise Patisserie, saya masih bekerja di bank. Sangat menantang karena harus membagi waktu di antara kedua hal tersebut,” tambahnya.

Memilih nama ‘Exquise’ dari bahasa Prancis yang berarti ‘sangat indah’ atau ‘istimewa’, Andrye Setiawan secara kreatif menerjemahkannya melalui tampilan dan makna mendalam dari setiap pastry ciptaannya. Keistimewaan Exquise Patisserie tidak hanya terletak pada kualitas bahan premium, tetapi juga pada filosofi yang menginspirasi tiap kreasi. “Setiap pastry dan cake di Exquise Patisserie lahir dari proses pengembangan yang beragam, menghasilkan ide-ide inovatif. Salah satunya adalah rangkaian kue edisi khusus Hari Kemerdekaan RI yang mengangkat keunggulan bahan-bahan lokal,” paparnya.

Courtesy of Rici Linde

Berawal dari sebuah gerai sederhana di Jakarta Pusat, kini Exquise Patisserie telah mengembangkan jaringannya dengan sejumlah cabang di Jakarta (Gunawarman, Menteng, Kelapa Gading, Plaza Indonesia), Tangerang (Gading Serpong), serta sebuah dapur pusat di Gunung Sahari. Lebih dari sekadar ekspansi bisnis yang berhasil, dedikasi dan inovasi berkelanjutan dari Andrye Setiawan dan tim juga membuahkan pengakuan prestisius berupa penghargaan Jakarta Tourism Awards 2022 untuk kategori bakery terbaik, mengungguli sejumlah bisnis ternama di Ibu Kota.

Konsistensi dalam menyajikan pelayanan prima dan kualitas premium merupakan kunci keberhasilan Exquise Patisserie untuk tetap unggul dan bertahan di tengah persaingan bisnis pastry yang semakin ketat serta situasi sulit. “Mempertahankan kualitas produk adalah suatu keharusan. Namun, inovasi berkelanjutan dan mendengarkan umpan balik konsumen juga esensial agar bisnis ini dapat berkembang dengan baik,” ujar Andrye Setiawan.

Bukti inovasi Andrye adalah keberhasilan Exquise Patisserie bertahan bahkan berkembang saat pandemi COVID-19 menghantam bisnis kuliner. Dengan konsep delivery khasnya, permintaan buah tangan justru meningkat, seiring dengan tren di masa tersebut. Di samping inovasi, permintaan pasar juga penting bagi kemajuan bisnis ini. “Kebutuhan konsumen selalu kami perhatikan, contohnya melalui Healthy Cake Series yang baru saja dirilis. Kue ini hadir karena permintaan konsumen akan dessert sehat untuk berbagai kebutuhan diet. Sesuai tagline kami yaitu #manisnyapas,” tutur sang penggemar kue Pascale – yang juga merupakan salah satu menu signature di Exquise Patisserie.

Courtesy of Rici Linde

Andrye Setiawan memiliki visi besar untuk Exquise Patisserie, menjadikannya toko kue terbesar di Indonesia, dan mewujudkannya dengan terlibat langsung dalam setiap detail produksi. “Pengawasan saya meliputi seluruh lini bisnis. Kami memastikan setiap produksi konsisten dengan SOP,” tuturnya. Di era digital ini, ia juga memanfaatkan online feedback pelanggan sebagai kunci sukses. “Era digital memudahkan kami menjaga kualitas melalui feedback pelanggan. Kami rutin mengecek dan mencatat masukan untuk perbaikan,” terangnya.

Perhatian terhadap preferensi konsumen juga tercermin dalam perbedaan suasana yang ditawarkan di setiap cabang Exquise Patisserie. “Para tamu akan mendapatkan pengalaman yang berbeda saat mengunjungi masing-masing gerai kami. Contohnya, outlet Menteng menghadirkan atmosfer rumahan yang hangat, sementara outlet Gunawarman memancarkan nuansa modern dan trendi,” jelas Andrye.

Courtesy of Rici Linde

Lebih dari sekadar entitas bisnis, Andrye Setiawan memandang Exquise Patisserie sebagai sarana untuk merealisasikan aspirasinya dalam memberikan kontribusi signifikan kepada masyarakat. “Melalui kemajuan yang telah dicapai bisnis ini, saya memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang serta mendukung inisiatif-inisiatif positif di luar ranah bisnis, seperti dukungan saya terhadap Yayasan Anugerah Anak Sumba dalam proyek penyediaan taman baca dan gedung belajar,” ungkapnya.

Melalui obrolan satu jam dengan Andrye Setiawan, The Societies menyadari pentingnya aspek memberi dalam bisnis, yang ironisnya sering terabaikan di era yang mendewakan keuntungan dan kecepatan. Sesuai dengan definisi Exquise Patisserie (Delicious, Elegant, Affordable), visi jenama ini adalah menghadirkan pilihan kue dan pastry lezat yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“Melihat banyaknya pastry impor yang digemari di Indonesia, saya sebagai anak negeri tergerak untuk lebih mendukung produk lokal melalui Exquise Patisserie. Saya berharap brand ini dapat menghidupkan kembali gairah pastry lokal serta membangun potensi besar anak-anak bangsa di dunia bisnis,” tutup Andrye dengan penuh harapan.

You May Also Like

More From Author