“JUMBO”: Kisah Hangat Keluarga dengan Sentuhan Imajinasi

Apakah Anda sudah merencanakan kegiatan bersama keluarga dan kerabat di Hari Raya Idul Fitri nanti? Apabila belum, menonton film animasi “JUMBO” dapat dijadikan tujuan utama dalam bucket list Hari Raya. Lebih dari sekadar film, “JUMBO” adalah sebuah surat cinta untuk semua penonton dari para kreatornya, film yang aman, nyaman, dan mengangkat nilai-nilai universal tentang keberanian, persahabatan, serta kasih sayang keluarga.

Film ini bercerita mengenai perjalanan seorang anak bernama Don yang sering diremehkan oleh teman-temannya. Untuk membuktikan kemampuannya, Ia menampilkan sandiwara panggung yang terinspirasi dari buku dongeng peninggalan kedua orang tuanya dalam sebuah kompetisi uji bakat. Namun, segalanya berubah ketika seorang perundung mencuri buku tersebut, dan Don bertemu dengan sosok anak kecil misterius yang meminta bantuannya. Hal ini mendorong Don untuk memulai petualangan penuh keajaiban yang mengajarkan arti kepercayaan diri, keberanian, dan persahabatan sejati.

Courtesy of Visinema

Menampilkan sejumlah pengisi suara seperti Prince Poetiray, Quinn Salman, Yusuf Ozkan, M. Adhiyat, Graciella Abigail, Ariel NOAH, Bunga Citra Lestari, Angga Yunanda, Cinta Laura Kiehl, Ratna Riantiarno, dan Ariyo Wahab, “JUMBO” mengingatkan kita kepada masa ketika bermain bersama teman-teman seusia dan mendengarkan dongeng di masa kanak-kanak yang menjadi memori kolektif oleh banyak orang.

Lewat petualangan Don bersama teman-temannya, “JUMBO” mengajak penonton melihat dunia dari sudut pandang anak-anak dan kembali memeluk inner child dalam diri kita, mengingatkan kita akan kenangan-kenangan hangat semasa kecil yang hanya dilalui sekali seumur hidup. “JUMBO adalah film yang lahir dari perjalanan panjang dan penuh cinta. Kami ingin menciptakan kisah yang bisa menghadirkan kehangatan dan membawa kita kembali ke masa kecil, ke momen-momen penuh imajinasi dan kebersamaan,” ujar Ryan Adriandhy, Head of Animation Development Visinema Studios sekaligus Penulis dan Sutradara “JUMBO”.

Courtesy of Visinema

Dikerjakan selama sekitar lima tahun dengan melibatkan lebih dari 400 kreator lokal, “JUMBO” menjadi salah satu film animasi Indonesia dengan skala produksi terbesar. Selain itu, film ini juga mencetak sejarah sebagai film animasi Indonesia pertama yang akan hadir secara global di 17 negara, dan kemungkinan akan bertambah.

“Lebaran adalah momen kebersamaan, dan film “JUMBO” bukan sekadar tontonan yang menghibur namun juga surat cinta untuk penontonnya dengan kisah yang hangat, penuh keajaiban, dan bisa menjadi teman bertumbuh untuk kita, anak dan keluarga Indonesia. Karena film ini dibuat untuk kita semua—untuk anak-anak kita, dan untuk anak – anak di dalam diri kita,” ujar Anggia Kharisma, Chief of Content Officer Visinema Studios sekaligus Produser “JUMBO”.

Courtesy of Poplicist Publicist

Selain melalui cerita yang lekat dengan masa kanak-kanak, nostalgia juga dihadirkan melalui lagu lintas generasi  “Kumpul Bocah” dari MALIQ & D’Essentials yang menjadi OST utama “JUMBO”. Soundtrack resmi film ini juga diisi oleh Poetiray, Quinn Salman, dan Bunga Citra Lestari dengan arahan musik dari Laleilmano.

Film animasi “JUMBO” dapat ditonton di bioskop mulai Lebaran 2025. Untuk informasi terbaru, ikuti akun media sosial resmi @visinemaid dan @jumbofilm_id.

You May Also Like

More From Author