“Padel Berkebaya” : Menghidupkan Budaya dalam Gaya Hidup Aktif Generasi Muda

3 min read

Kebaya kembali menunjukkan identitasnya sebagai simbol warisan budaya yang adaptif dan melintasi zaman. Melalui gerakan “Kita Berkebaya”, Indonesia Kaya menggelar acara bertajuk “Padel Berkebaya” di Bounce Social Club, Jakarta. Kegiatan unik ini mempertemukan keanggunan busana tradisional Indonesia dengan energi olahraga padel yang tengah digandrungi masyarakat urban, sekaligus mematahkan stigma bahwa kebaya hanya diperuntukkan bagi acara formal.

Inisiatif “Padel Berkebaya” sendiri merupakan kelanjutan dari komitmen Indonesia Kaya dalam melestarikan kebaya sebagai warisan budaya takbenda. Tidak hanya melihat kebaya sebagai simbol nostalgia, gerakan ini mengajak perempuan generasi muda untuk menjadikan kebaya sebagai bagian dari gaya hidup aktif, ekspresi diri, dan identitas yang relevan dengan rutinitas masa kini.

Courtesy of Indonesia Kaya

Renitasari Adrian selaku Program Director Indonesia Kaya, menegaskan bahwa membawa kebaya ke ruang olahraga adalah langkah strategis untuk mendekatkan budaya kepada anak muda. “Kami ingin menunjukkan bahwa kebaya bisa hadir di ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan generasi muda, termasuk dalam aktivitas yang aktif dan menyenangkan. Ketika kebaya semakin sering digunakan, ekosistem ekonomi kreatif—mulai dari perajin hingga UMKM—pun akan ikut bergerak dan memberikan manfaat luas,” ujarnya.

Tidak hanya menjadi ajang pamer busana, acara ini turut menjadi ruang interaksi sosial yang inklusif. “Padel Berkebaya” dimeriahkan oleh sejumlah figur publik yang dikenal dengan gaya hidup aktifnya, seperti Ririn Ekawati, Anastasia Siantar, Ola Harika, Noi Aswari, hingga Kushandari Arfanidewi.

Courtesy of Indonesia Kaya

Bagi peserta yang baru mengenal olahraga ini, tersedia sesi “coaching clinic” untuk memperkenalkan dasar-dasar bermain padel. Hal ini memastikan bahwa semangat kebersamaan tetap terjaga tanpa batasan kemampuan olahraga. Ririn Ekawati mengungkapkan kekagumannya terhadap fleksibilitas kebaya di lapangan. “Ternyata kebaya bisa tampil sporty, nyaman, dan tetap cantik. Ini pesan indah untuk generasi muda: kita bisa mencintai budaya dengan cara kita sendiri tanpa harus kehilangan gaya dan karakter,” ungkap sang aktris.

“Padel Berkebaya” turut menyuguhkan pengalaman holistik bagi para pengunjung. Selain kegiatan olahraga, acara ini menghadirkan beragam aktivitas seperti “Pasar Kebaya” yang menjadi ruang bagi UMKM untuk memasarkan kebaya dan perlengkapan pendukung lainnya serta hiburan musik berupa penampilan dari DJ Ninda dan DJ Neysa yang menciptakan atmosfer yang modern. Kehadiran musik kontemporer, olahraga, dan busana tradisional dalam satu ruang yang sama menjadi simbol kuat bagaimana budaya lokal dapat terus tumbuh dan bernafas di tengah keseharian masyarakat modern.

Courtesy of Indonesia Kaya

Melalui “Padel Berkebaya”, Indonesia Kaya berharap dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk merasa bangga dan percaya diri mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan. Karena pada akhirnya, budaya akan benar-benar hidup ketika ia dijalani dan digerakkan oleh masyarakatnya.

You May Also Like

More From Author