Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H, Hotel Tentrem Group meluncurkan program “Tentrem Ing Rasa Special 2026”. Program signature ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahun sebelumnya, yang kembali hadir untuk merayakan kekayaan kuliner Nusantara sebagai jembatan antara nilai tradisi dan semangat modernitas.
Dalam konferensi pers yang terhubung secara langsung di tiga kota (Yogyakarta, Semarang dan Jakarta), manajemen menegaskan bahwa program ini bukan sekadar jamuan makan, melainkan wujud nyata dari misi pelestarian budaya yang menjadi jiwa dari jenama Hotel Tentrem.

Christophorus Yulianto selaku Corporate General Manager Hotel Tentrem Group, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Yogyakarta, Semarang, dan Jakarta dilakukan untuk mengangkat nilai lokal dan nasional sebagai daya tarik utama. Setiap hotel akan membawakan tema kuliner yang berbeda, sesuai dengan karakteristik kota masing-masing seperti Hotel Tentrem Yogyakarta yang berfokus pada Menu Heritage yang merefleksikan filosofi Jawa dan kehangatan warisan leluhur, Hotel Tentrem Semarang yang mengangkat Menu Peranakan sebagai simbol akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa yang khas di wilayah pesisir serta Hotel Tentrem Jakarta yang menyajikan Menu Modern Fusion, mencerminkan dinamika kota kosmopolitan yang progresif.
Keistimewaan “Tentrem Ing Rasa” tahun ini terletak pada narasi di setiap hidangannya. Para chef andalan Hotel Tentrem Group mengurasi menu khusus dengan bahan-bahan unggulan (hero ingredients). Di Yogyakarta, tamu dapat mencicipi “Ayam Ron Jati” yang melambangkan kesederhanaan, hingga “Piyik Kasmaran” (semur burung dara) sebagai simbol kehalusan budi pekerti. Semarang menonjolkan harmoni lintas budaya melalui “Salmon Pindang” dan “Mie Kari Ayam Peranakan”. Sementara itu, Jakarta menghadirkan sentuhan global lewat “Iga Sapi Kari Rogan Josh” dan “Ikan Panggang Garam Mediterania“.

Selain pengalaman kuliner, Hotel Tentrem Group memperkuat sisi kemanusiaan melalui program CSR bertajuk “Tilem Ing Tentrem”. Sunu Prabowo selaku Corporate Director of Sales & Marketing, mengungkapkan bahwa jika pada tahun 2025 fokus bantuan diarahkan kepada penderita kanker, pada tahun 2026 fokus beralih kepada para pengasuh (caretakers). Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang berdedikasi merawat sesama di tengah tantangan kesehatan.
“Tentrem Ing Rasa Special 2026” bukan sekadar perayaan rasa, melainkan sebuah ruang bagi masyarakat untuk menemukan ketenangan, kepedulian dan kebersamaan dalam balutan kemewahan budaya Indonesia.
