Posted in

Wastra Nusantara Dalam Perayaan “SETENGAH DEKADE” Studio TUI

Melalui perpaduan busana berwastra tradisional, penampilan musik, dan malam apresiasi komunitas, Studio TUI menandai babak baru perjalanannya di industri fashion tanah air.

Brand mode lokal Studio TUI merayakan usia ke-5 melalui perhelatan khusus bertajuk “SETENGAH DEKADE” di Bengkel Space, Fairground SCBD, Jakarta Selatan. Acara ini diselenggarakan sebagai ajang apresiasi bagi komunitas Tui Babes, para pelanggan setia, influencers, serta para mitra yang telah mendukung pertumbuhan brand ini sejak awal didirikan.

Dengan semangat “Half a decade of creativity, passion, and unforgettable moments“, perayaan lima tahun Studio TUI menghadirkan atmosfer yang lebih dari fashion event semata. Para tamu akan diajak menikmati malam yang memadukan fashion, art, music, dan vibrant energy, sekaligus menjadi saksi perjalanan terbaru Studio TUI.

Berawal dari inisiatif dua pendirinya – Jos Acha dan Hani Kenisha, pada lima tahun lalu, Studio TUI kini telah berkembang menjadi sebuah ekosistem dan komunitas mode yang solid. Perayaan “SETENGAH DEKADE” dirancang untuk menegaskan dedikasi jenama terhadap dukungan komunitas yang konsisten.

Courtesy of Studio TUI

“Studio TUI mungkin dimulai dari dua orang, tetapi kami percaya kami tidak mungkin bisa sampai di titik ini tanpa dukungan dan campur tangan orang-orang yang berjalan bersama kami selama lima tahun. Malam ini adalah tentang merayakan mereka,” ujar Jos Acha, Co-Founder Studio TUI.

Hal senada diungkapkan oleh Hani Kenisha, Co-Founder Studio TUI, yang menegaskan bahwa pencapaian lima tahun ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari fase eksplorasi kreatif dan kolaborasi yang lebih luas di masa depan. Bagi keduanya, lima tahun bukan sekadar milestone sebuah brand fashion. Perjalanan ini juga merupakan cerita tentang sejumlah individu yang hadir, mendukung, dan tumbuh bersama Studio TUI sejak awal.

Highlight utama dari selebrasi tersebut adalah peragaan busana untuk koleksi terbaru bertajuk “SETENGAH DEKADE”. Koleksi ini mengangkat kekayaan wastra Nusantara dengan mengombinasikan beragam tekstil tradisional ke dalam siluet modern yang feminin dan adaptif bagi perempuan masa kini. Perpaduan berbagai jenis kain tradisional dari sejumlah daerah yang terinspirasi dari motif lurik Jawa, endek Bali, sutra Bugis, dan tenun Jepara yang diterjemahkan ke dalam siluet yang lebih modern, feminin, dan relevan dengan gaya perempuan masa kini, memberi gambaran bahwa keberagaman tidak harus menjadi sesuatu yang memisahkan – tetapi akan menjadi lebih indah apabila dirajut bersama.

Courtesy of Studio TUI

Perayaan malam apresiasi ini dikemas dengan memadukan unsur mode, seni, dan hiburan harian. Acara dipandu oleh pembawa acara Patricia Gouw dan Ankatama yang membawakan suasana dinamis sepanjang malam, serta ditutup dengan penampilan musik spesial dari penyanyi Raisa.

Melalui penyelenggaraan “SETENGAH DEKADE”, Studio TUI berkomitmen untuk terus berkembang tidak hanya sebagai merek pakaian, tetapi juga sebagai ruang komunal yang membawa dampak positif dan menginspirasi industri mode lokal Indonesia.