Sejak dahulu, masyarakat Indonesia memiliki tradisi panjang dengan hidangan manis. Makanan penutup tradisional seperti beragam kue basah, kolak, atau es campur sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan berbagai acara khusus. Hal ini berevolusi melalui tren dessert modern dengan memadukan cita rasa lokal dengan presentasi global seiring dengan terjangkaunya hidangan penutup dan kepopulerannya di platform visual.
Diselenggarakan sejak 2019, festival dessert dan pastry terbesar di Indonesia – Jakarta Dessert Week (JDW) konsisten menghadirkan tema tahunan yang unik serta menyatukan berbagai pelaku industri, mulai dari skala UMKM hingga restoran besar. Mengusung tema “A Tribute to Jakarta” pada tahun ini, JDW 2025 menghadirkan kolaborasi kuliner yang mempersembahkan penghormatan kepada Jakarta sebagai kota penuh inspirasi dan dinamika.
“Tahun ini dengan tema ‘A Tribute to Jakarta’, kami ingin merayakan kota ini sebagai pusat kreativitas. Melalui JDW, kami berharap dapat terus mendorong standar industri, memperluas peluang, dan membawa dessert Indonesia menuju panggung internasional. Ini adalah bagian dari perjalanan yang lebih besar, termasuk Medan Dessert Week dan Bandung Dessert Week,” tutur Gupta Sitorus selaku Founder Indonesia Dessert Week.

Dihadiri oleh lebih dari 300 pelaku industri, termasuk para chef ternama, pemilik bisnis kuliner, media, serta perwakilan pemerintah dari Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Pariwisata RI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di acara opening pada Minggu (24/8) di Central Park Mall, JDW 2025 kembali hadir dengan sejumlah rangkaian program kreatif dan istimewa.
Fokus pada budaya Jakarta, berbagai acara seperti Restaurant Week & Dessert Markt serta Golden Swirl Award dirancang untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi gastronomi regional sekaligus bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) yang diakui oleh Kementerian Pariwisata RI.
Tahun ini, Restaurant Week menampilkan lebih dari 50 brand ternama seperti FLOR (Ismaya Group), Knots (UNION Group), Braud, 7AM, AB Steak, Kempi Deli, Pipiltin Cocoa, Maiku, dan Billy’s Block. Setiap restoran menyajikan dessert edisi terbatas yang hanya tersedia pada 25 Agustus – 14 September 2025. Melalui konsep ini, konsumen dapat melakukan “dessert hopping” dan menikmati kurasi kreasi manis terbaik di Jakarta.

Sementara itu, Dessert Markt akan menghadirkan lebih dari 35 emerging brands dan brand baru yang meramaikan pop-up bazaar di Tribeca – Central Park Mall pada 4 – 14 September 2025. Beberapa di antaranya adalah Bagai Mendapat Durian Runtuh, Serabi Mawar, Terve, Itsuka Cola, DOSA, Maru, Tomaple, Doux Cookies, dan Kwasong. Sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepda para pelaku industri kuliner, Jakarta Dessert Week kembali menjadi inisiator penghargaan prestisius di industri dessert Indonesia – Golden Swirl Award yang memasuki edisi keduanya dan akan diselenggarakan pada 8 September 2025 di Plaza Indonesia.

Selain awarding dan exhibition, JDW 2025 juga meluncurkan aplikasi resmi Indonesia Dessert Week yang dikembangkan oleh Opaper sebagai bagian dari inisiatif digitalisasi seiring dengan tren dewasa ini. Aplikasi ini memudahkan pengunjung mengakses informasi program, mendaftar pop-up events, dan mengikuti dessert hopping dengan sistem cap digital.
Acara tahun ini terlaksana berkat dukungan berbagai mitra, antara lain Central Park, Tribeca, Neo Soho, dan Plaza Indonesia sebagai venue partners: Sango Hospitality sebagai tableware partner; serta berbagai merek terkemuka seperti KitchenAid, Nespresso, Cristel, HSBC, dan lainnya. Dukungan ini memperkuat posisi JDW sebagai acara yang didukung penuh oleh ekosistem industri kuliner dan gaya hidup.
