PERURI Bestari Festival 2025: Kolaborasi Inspiratif untuk Isu Lingkungan dan Sosial

3 min read

Bagi sebagian besar masyarakat, isu lingkungan dan sosial terkesan rumit dan cenderung membosankan ketika disampaikan dengan data ilmiah atau jargon yang berat. Sering dikaitkan dengan narasi yang menakutkan (fear-mongering), kedua isu tersebut justru bisa menimbulkan rasa apatis dan membuat masyarakat enggan bertindak, sehingga pendekatan ringan dan inspiratif menjadi solusi jitu untuk menyampaikannya.

Hal inilah yang diwujudkan dalam PERURI Bestari Festival 2025 yang merupakan hasil kolaborasi antara PERURI dan Bestari Festival yang berlangsung di Taman Kota PERURI, Jakarta Selatan, pada Sabtu (20/9). Bukan sekadar acara biasa, festival imersif ini menggabungkan refleksi, pembelajaran dan hiburan dalam satu pengalaman istimewa. Mengusung tema “Kembali ke Akar’, PERURI Bestari Festival 2025 mengajak publik untuk berhenti sejenak dari rutinitas untuk kembali ke akar diri masing-masing serta merespons beragam isu sosial dan lingkungan melalui cara yang ringan, relevan dan menyenangkan.

Courtesy of PERURI Bestari Festival

Tahun ini, PERURI Bestari Festival 2025 fokus pada tiga pilar utama berupa “Jaga”,“Serap” dan “Tumbuh”. Bukan sekadar jargon, filosofi ini merupakan ajakan untuk menjaga nilai diri, menyerap kebijaksanaan serta tumbuh dengan cara yang lebih berakar dan bekerlanjutan – selaras dengan tema festival.

Ketiga pilar tersebut diwujudkan dalam tiga buah zona yang terdiri dari “Zona Jaga” (Menjaga kehidupan) yang terinspirasi dari akar serabut yang kokoh, serta menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga nilai, identitas, dan hubungan manusia dengan alam. Diadaptasi dari akar rambut yang menyerap air dan nutrisi, “Zona Serap” (Menyerap makna) menghadirkan lebih dari 10 talkshow interaktif yang menghadirkan narasumber lintas bidang seperti praktisi mindfulness dan kesehatan mental-Adjie Santosoputro, science communicator-Riza Putranto, praktisi pendidikan-Najeela Shihab dan fireside chat yang diisi Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (2014-2024) Retno LP Marsudi dan Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya. Mewakili akar tunggang yang tumbuh kuat dan menancap dalam, Zona Tumbuh (Menyiapkan perjalanan) menjadi fondasi bagi pengunjung untuk tak hanya menikmati hiburan, tetapi juga pulang dengan semangat bertumbuh lebih kokoh, bijak, dan siap membawa perubahan nyata.

Courtesy of PERURI Bestari Festival

“PERURI Bestari Festival hadir bukan sekadar sebagai acara, melainkan ruang aman untuk refleksi dan keselarasan dalam hubungan. Di tengah derasnya distraksi hidup modern, kami ingin menghadirkan cara yang ringan, menyenangkan, namun tetap bermakna untuk membicarakan isu-isu besar seperti keberlanjutan, kesehatan mental, dan makna hidup,” ujar Co-founder Bestari Festival, Firza Daud.

Bagi Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, prinsip keberlanjutan adalah bagian dari DNA perusahaan. “Dukungan kami terhadap Bestari Festival merupakan wujud nyata komitmen dalam membangun kesadaran bersama, terutama generasi muda, untuk lebih peduli pada nilai sosial dan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor seperti ini penting agar kita tidak hanya bicara tentang perubahan, tetapi benar-benar menciptakan dampak yang dirasakan oleh masyarakat. Bagi kami, keberlanjutan tidak hanya soal tanggung jawab sosial, tetapi juga strategi bisnis jangka panjang yang memastikan PERURI tetap relevan, berdaya saing, dan menjadi mitra strategis baik bagi pemerintah maupun masyarakat,” tuturnya.

Courtesy of PERURI Bestari Festival

Selain mengangkat isu melalui berbagai zona interaktif, PERURI Bestari Festival 2025 menampilkan penampilan dari Kunto Aji dan Bilal Indrajaya. Kedua musisi ini sering mengangkat isu kehidupan dan sosial seperti kesehatan mental dan refleksi kehidupan yang sejalan dengan festival ini. Pengunjung juga berkesempatan untuk rehat sejenak untuk kembali ke ‘akar’ diri melalui sesi sound healing dari Ruang Tenang Sanustra.

Menggabungkan diskusi reflektif, penampilan musik dan seni, hingga aktivitas interaktif, festival ini menghadirkan pengalaman menyeluruh yang mengajak setiap orang untuk kembali ke akar, menemukan makna, dan membawa pulang semangat bertumbuh. Tidak hanya berbicara mengenai gagasan, PERURI Bestari Festival 2025 mengajak setiap individu untuk mempraktikannya dalam keseharian dan melangkah menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

You May Also Like

More From Author