Studio Billy: Listening Bar & Modern Bistro di Pusat Senopati

2 min read

Kawasan Senopati kembali memperkuat posisinya sebagai jantung gaya hidup Jakarta dengan hadirnya Studio Billy. Mengusung konsep listening bar dan modern bistro, tempat ini menawarkan pengalaman yang menggabungkan kualitas audio tinggi. Terletak di lantai dua gedung Billy’s Block, Studio Billy dirancang dengan estetika apartment-style hospitality yang memberikan kesan hangat layaknya apartemen seorang urban host – menciptakan ruang bagi pengunjung untuk menikmati musik secara mendalam sekaligus berbagi momen sosial tanpa kesan terburu-buru.

Di momen pembukaannya, Studio Billy menyelenggarakan acara bertajuk “A Night at Studio” – sebuah malam perkenalan intim yang mempertemukan berbagai pelaku industri kreatif dan gaya hidup di jantung kota Jakarta. Lahir dari visi Billy’s Block, Studio Billy terinspirasi dari tren listening bar dan city bistro global.

Courtesy of Studio Billy

Ghaniya Kartasasmita selaku Co-Founder Billy’s Block, menjelaskan bahwa fokus utama tempat ini adalah koneksi. “Kami ingin menciptakan tempat yang terasa seperti datang ke apartemen seorang teman yang penuh percakapan. Studio Billy bukan hanya soal makanan dan minuman, tapi tentang bagaimana orang merasa terkoneksi dengan musik, ruang, dan orang-orang di dalamnya,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Gupta Sitorus sebagai Co-Founder Billy’s Block, menambahkan bahwa Studio Billy merupakan bentuk evolusi dari ekosistem mereka yang berbasis komunitas. Menurutnya, keramahtamahan masa kini bukan lagi sekadar pengalaman bersantap, melainkan tentang membangun energi yang membuat orang ingin terus kembali. Dari aspek gastronomi, Studio Billy dipimpin oleh Chef Bayu Mahajaya. Berbekal pengalaman karier di Melbourne – Australia, Chef Bayu menghadirkan menu bersifat produce-driven dan sharing-style.

Courtesy of Studio Billy

“Menu di Studio Billy dirancang untuk dinikmati bersama. Kami mengeksplorasi comfort food dengan pendekatan yang lebih terkurasi dan fokus pada kualitas bahan baku. Pengaruh kultur dining Melbourne sangat terasa pada cara kami membangun rasa dan pengalaman bagi tamu,” jelas Chef Bayu. Melengkapi sajian, sektor bar dikelola oleh Mo Akbar, yang juga membawa keahlian dari industri bar di Melbourne. Program minuman di Studio Billy dirancang untuk selaras dengan program musik yang menjadi identitas utama ruangan dengan menghadirkan pilihan koktail yang dipikirkan secara matang namun tetap santai.

Lebih dari sekadar bistro, Studio Billy memposisikan diri sebagai titik temu baru bagi komunitas kreatif, pelaku industri media, musisi, hingga para tastemakers di Jakarta. Tempat ini juga diproyeksikan menjadi ruang bagi berbagai kegiatan pop-up yang relevan dengan kultur urban saat ini.

You May Also Like

More From Author