“The Makers Project” Hadirkan Kolaborasi The Balvenie dan Studio Lianggono

3 min read

Sebagai mitra utama acara tahunan ternama di Bali – Jia CURATED 2025, The Balvenie dan seniman Lianggono dari Studio Lianggono berkolaborasi dalam “The Makers Project”. Kolaborasi ini menghasilkan instalasi seni Wang Sinawang”, yang terinspirasi dari keahlian The Balvenie, sekaligus merepresentasikan proses pembuatan whisky melalui kreativitas seni Indonesia.

The Balvenie melanjutkan komitmennya pada tradisi dan keahlian melalui kampanye “The Makers Project”, yang merayakan para perajin di balik “Five Rare Crafts”—proses unik yang meliputi hanya Home Grown Barley, Malting Floor, Copper Stills, Cooperage dan bimbingan dari Malt Master dan hanya diterapkan oleh distillery ini. Melalui kolaborasi di Bali, The Balvenie mengundang para tamu untuk kembali terhubung dengan nilai craftsmanship, menghargai nilai ketelitian dan ketulusan dalam setiap proses berkarya.

Courtesy of The Balvenie

“Wang Sinawang merupakan sebuah istilah Jawa yang bercerita akan keindahan waktu berproses. Mengajak kita untuk menunggu tanpa terburu, melihat, merasakan, dan mengapresiasi. Keindahan tidak hanya terletak pada apa yang diciptakan, tetapi juga pada bagaimana sesuatu itu dibuat—dibentuk oleh proses, oleh waktu, dan oleh keterampilan tangan manusia yang tidak dapat tergantikan oleh mesin. Melalui repetisi dan dedikasi, menjadi sebuah wujud cinta. Seperti whisky, seperti ingatan—beberapa hal terbentuk bukan karena kecepatan, tetapi karena kehadiran. Justru dengan menunggu, kita belajar untuk benar-benar melihat.” ungkap Lianggono dari Studio Lianggono, saat menceritakan karyanya untuk The Makers Project bersama The Balvenie.

Di instalasi ini, para tamu diajak untuk melambat sejenak dan meresapi lingkungan imersif yang dipenuhi tekstur alami, ritme suara, dan visual berlapis — setiap elemen menggemakan ritme berulang yang tenang, ketekunan, dan keterampilan yang membentuk setiap langkah dalam pembuatan whisky. Hadir di Bali Festival Park (14-18 Agustus), The Balvenie menyajikan pengalaman imersif melalui instalasi seni “Wang Sinawang”. Instalasi ini mengajak pengunjung dalam perjalanan sensorik yang merefleksikan nilai-nilai keahlian dan presisi, sambil menikmati pertunjukan dan whisky flight tasting yang dikurasi khusus.

Courtesy of The Balvenie

Untuk menandai peluncuran The Makers Project di Bali, The Balvenie menggelar sebuah whisky dinner eksklusif bagi tamu undangan. Acara ini menampilkan menu khas Nusantara karya Chef Wayan Kresna Yasa (Kaum Restaurant) yang dipadukan dengan serangkaian single malt terbaik seperti seperti The Balvenie DoubleWood 12 Year Old dan The Balvenie Caribbean Cask 14 Year Old, dipandu langsung oleh Brand Ambassador, Jyri Pylkkänen.

“Kami terus mencari kesempatan untuk berkolaborasi dengan individu yang memiliki semangat yang sama dalam menciptakan hal-hal luar biasa. Kolaborasi kami dengan Lianggono dari Studio Lianggono adalah contoh sempurna dari hal tersebut, karena nilai-nilai dalam karyanya selaras dengan nilai-nilai kami. Untuk The Makers Project tahun ini, kami bangga dapat menghadirkan kesempatan bagi para konsumen untuk memulai sebuah perjalanan unik dan merasakan langsung pengalaman dari distileri whisky yang dibuat dengan sepenuh hati ini,” ujar Jyri Pylkkänen, South East Asia Regional Malts Brand Ambassador dari William Grant & Sons.

Courtesy of The Balvenie

Kunjungi “The Makers Project: Wang Sinawang” persembahan The Balvenie berkolaborasi dengan Lianggono
dari Studio Lianggono di Jia CURATED 2025. Untuk informasi terbaru, ikuti @TheBalvenie di Instagram atau
kunjungi www.thebalvenie.com/en-id.

You May Also Like

More From Author