Sejak digagas pertama kali, Synchronize Festival berupaya membangun kesadaran masyarakat untuk merayakan musik tanah air untuk menjadi tuan rumah di Negeri sendiri. Tahun ini, Synchronize Fest kembali diadakan pada 4 – 6 Oktober di Gambir Expo, Kemayoran. Mengusung tema “Together Bersama”, festival musik ini akan merayakan budaya kreatif dan musik Indonesia dengan menghadirkan sederet musisi internasional yang mengangkat identitas musik Indonesia melalui karya mereka.
Kehadiran para musisi internasional ini juga memberi perspektif akan pengaruh musik Indonesia dalam komunitas musik global. “Synchronize Fest tahun ini dengan ‘Together Bersama’ sebagai tema besar menjadi amplifikasi kita semua untuk saling bergandengan tangan dan mendukung ekosistem kreatif di Indonesia, juga masyarakat dunia. ” jelas David Karto, Direktur Festival Synchronize Fest.

Semangat ‘Together Bersama’ sendiri diwujudkan melalui 160 penampil yang akan mengisi tujuh panggung. Lineup utama terdiri dari sejumlah musisi ternama Indonesia seperti Killing Me Inside RE:UNION X Pee Wee Gaskins, Bondan Prakoso & Fade2Black, Dewi Perssik feat. Aldi Taher, Guyon Waton, Maliq & D’Essentials, Wali dan Superman Is Dead. Sejumlah pertunjukkan istimewa seperti NIKE ARDILLA LIVE BERSAMA, ROCK OPERA KEN AROK: HARRY ROESLI dan 60 TAHUN ELVY SUKAESIH BERKARYA menjadi bentuk penghormatan kepada musisi pionir yang melahirkan sejumlah karya monumental di dunia musik Indonesia.
Menjadi bukti dari besarnya pengaruh musik Indonesia di kancah global, Synchronize Fest menghadirkan sederet musisi mancanegara dan diaspora Indonesia yang berkiprah di belahan dunia dengan membawakan musik Indonesia. Deretan musisi tersebut terdiri dari Koes Barat (Amerika Serikat), Nusantara Beat (Belanda), Sheila Majid & Tohpati (Malaysia – Indonesia), AK//47 (diaspora Indonesia di Amerika Serikat – Indonesia), Arrington De Dionyso & Singo embrono (Amerika Serikat – Indonesia), Eastern Margins (Asia Tenggara – Inggris), Island Vibes ReggaenParty (Jamaika – Indonesia) – Lutan Fyah, CTTZ, Alvons, Richard D’Gilis, S2B Family, Lawa, Kamga, Conrad Good Vibration.

“Synchronize Fest tahun ini melakukan penjelajahan seputar gagasan keberagaman dan kebersamaan di dalam musik Indonesia. Selain menyajikan 14 pertunjukan spesial, kami menghadirkan beberapa musisi luar negeri yang selama ini dikenal lewat karya-karya yang kental dengan narasi keindonesiaan. Kehadiran mereka diharap membawa sudut pandang yang lebih luas tentang musik Indonesia dan bagaimana pengaruhnya pada komunitas musik global,” kata David Tarigan, selaku Artist & Repertoire.
Synchronize Fest 2024 didukung penuh oleh sejumlah sponsor seperti Panggung Dynamic yang didukung Bank Saqu yang membagikan tiket gratis yang diadakan pada 4 September mendatang serta Orang Tua Group di Panggung District dan Bold Music di Forest Stage.

Tiket Synchronize Fest bisa Anda dapatkan melalui website resmi www.synchronizefestival.com.
